Tanjung Kapal Rupat Dilanda Karhutla, Tim Berjibaku Padamkan Api
- account_circle Redaksi
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 13
- comment 0 komentar
- print Cetak

Timbl berjibaku padamkan api di Tanjung Kapal, Rupat. f : ist
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
RUPAT, detak24com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Tanjung Kapal, Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis masih menjadi perhatian serius tim gabungan. Hingga Kamis malam (04/06/26), api dilaporkan masih aktif di sejumlah titik, sehingga upaya pemadaman dan penyekatan terus dilakukan secara intensif.
Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera Ferdian Krisnanto, mengatakan penanganan karhutla di Tanjung Kapal melibatkan berbagai unsur yang bekerja bersama di lapangan.
“Lokasi kebakaran di Tanjung Kapal Rupat, api aktif masih ada, proses penyekatan dibantu alat berat, kerjasama yang baik Manggala Agni-Kepolisian-TNI-BPBD dan pihak perusahaan,” ujarnya.
Untuk mempercepat pengendalian api, Manggala Agni juga akan menambah kekuatan personel dari beberapa daerah. Tambahan tim tersebut dijadwalkan tiba pada Jumat (5/6/2026).
“Tambahan tim Manggala Agni besok akan masuk 1 tim dari Daops Siak, 1 tim dari Kota Jambi dan 1 tim dari Muara Tebo Jambi,” katanya.
Di lapangan, operasi pemadaman tidak hanya mengandalkan personel, tetapi juga dukungan alat berat yang digunakan untuk membuat embung sebagai sumber air bagi petugas. Embung tersebut diharapkan dapat mempermudah pemadaman langsung pada titik-titik api yang masih aktif.
Alat berat juga diarahkan untuk membuat embung-embung berjarak 50 meter untuk membantu pemadam darat maju memukul kepala api. Heli water bombing BNPB tadi juga membantu proses pemadaman,” jelasnya.
Sementara itu, perkembangan positif terjadi di wilayah Sokoi, Kabupaten Pelalawan. Lokasi yang sebelumnya terbakar kini memasuki tahap mopping up atau pendinginan guna memastikan tidak ada bara api yang tersisa. Kondisi tersebut turut terbantu oleh turunnya hujan ringan.
“Lokasi Sokoi mopping up terus dilakukan dan tadi terinfo sempat turun hujan intensitas ringan. Target kami besok bisa tuntas padam semua,” ujarnya.
Penanganan karhutla juga terus berlangsung di Rantau Bais, Kabupaten Rokan Hilir. Tim Manggala Agni Daops Dumai bersama BPBD, TNI, dan Polri masih melakukan pemadaman dengan target memasuki tahap mopping up pada hari berikutnya.
Di wilayah Sungai Besar Pekaitan, Kabupaten Rokan Hilir, petugas menghadapi tantangan yang lebih berat. Luasnya area terbakar dan angin kencang pada siang hari membuat asap semakin pekat sehingga menyulitkan proses pemadaman.
“Pemadaman di Sungai Besar Pekaitan, Rohil masih berlangsung sampai sore tadi. Kesulitan masih terjadi karena luas dan angin kencang di siang hari sehingga asap lumayan pekat. Besok akan masuk tambahan tim dari Daops Manggala Agni Pekanbaru menambah kekuatan satgas,” kata Ferdian dikutip dari MCRiau.
Menurut dia, seluruh unsur yang tergabung dalam satuan tugas karhutla terus bekerja maksimal untuk menekan penyebaran api di berbagai wilayah Riau. Penguatan personel, dukungan alat berat, hingga operasi water bombing diharapkan mampu mempercepat pengendalian kebakaran sehingga karhutla tidak meluas ke area yang lebih besar. (*)
Editor : Kar











