Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Inhil » MAHKAMAH Agung Bebaskan Mantan Bupati Inhil Indra Muchlis Adnan, Ini Sebabnya!

MAHKAMAH Agung Bebaskan Mantan Bupati Inhil Indra Muchlis Adnan, Ini Sebabnya!

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 28 Jan 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

lINHIL, detak24com – Mahkamah Agung membebaskan mantan Bupati Inhil, Indra Muchlis Adnan dari tuntutan jaksa. MA menilai penuntutan atas kasus korupsi yang didakwakan sudah daluwarsa.

Diketahui, Jaksa Penuntut Umum (JPU) mendakwa Indra Muchlis Adnan melakukan korupsi penyertaan modal dari Pemkab Inhil kepada PT Gemilang Citra Mandiri (GCM) yang merugikan negara sebesar Rp1,157 miliar pada tahun 2004.

JPU menuntut Indra Muchlis Adnan dengan pidana penjara selama 8 tahun, denda Rp300 juta atau subsidair 4 bulan kurungan. Ia juga dituntut membayar uang pengganti kerugian negara Rp797.955.695 atau subsidair 4 bulan kurungan.

Atas tuntutan itu, majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru pada Senin, (29/5/2023), menghukum Indra Muchlis Adnan dengan pidana penjara selama 7 tahun dan denda Rp200 juta atau subsidair 2 bulan kurungan badan.

Dalam putusan peradilan tingkat pertama itu, majelis hakim yang dipimpin Salomo Ginting, tidak membebankan Indra Muchlis tidak membayar uang pengganti kerugian negara, sebagaimana dalam tuntutan JPU.

Tidak terima, Indra Muchlis mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi (PT) Riau. Namun hakim tinggi menolak banding dan menguatkan putusan pengadilan tingkat pertama.

Indra Muchlis tidak putus asa. Ia mengajukan kasasi ke MA, begitu juga dengan JPU. Kali ini, permohonan Indra Muchlis dikabulkan, dan permohonan JPU ditolak. Ia diperintahkan dibebaskan dari penjara.

Putusan dibacakan majelis hakim MA yang diketuai Desnayeti dengan hakim anggota Agustinus Purnomo Hadi dan Yohanes Priyana pada Kamis, 14 Desember 2023. Hakim membatalkan putusan PT Riau yang menguatkan putusan Pengadilan Tipikor pada PN Pekanbaru.

“Menyatakan penuntutan Penuntut Umum tidak dapat diterima karena daluwarsa. Melepaskan terdakwa Indra Muchlis Adnan tersebut oleh karena itu dari segala tuntutan hukum,” isi putusan kasasi yang dikutip dari https://sipp.pn-pekanbaru.go.id.

Hakim MA dalam vonis kasasi itu juga meminta untuk memulihkan hak Indra Muchlis dalam kemampuan, kedudukan dan harkat serta martabatnya, serta memerintahkan agar Indra Muchlis dikeluarkan dari tahanan.

“Menetapkan agar seluruh barang bukti yang disita dalam perkara ini dikembalikan kepada orang atau kepada mereka dari siapa benda itu disita dan membebankan biaya perkara pada seluruh tingkat peradilan dan pada tingkat kasasi kepada negara,” perintah hakim MA.

Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, Bambang Heripurwanto, yang dikonfirmasi mengenai putusan MA itu mengaku belum mengetahuinya.

“Kita belum tahu. Belum ada pemberitahuan resmi dari Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Pekanbaru,” ujar Bambang, Ahad (28/1/2024).

Bambang menyatakan, pihaknya akan mengecek kebenaran putusan hakim MA tersebut. “Senin (29/1/2024), kita cek langsung ke pengadilan untuk memastikannya,” kata Bambang.

Sebelumnya, JPU dalam dakwaannya mengatakan perbuatan korupsi dilakukan Indra Muchlis bersama-sama dengan Zainul Ikhwan selaku Direktur Utama PT Gemilang Citra Mandiri. “Perbuatan terdakwa telah merugikan negara sebesar Rp1.157.280.695,” kata JPU.

Kerugian negara tersebut berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan Investigatif Badan Pemeriksaan Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) Dalam Rangka Penghitungan Kerugian Negara Atas Penyertaan Modal Pada BUMD Kabupaten Indragiri Hilir PT GCM Tahun 2004 sampai 2007 Nomor: 42/LHP/XXI/11/2022 tanggal 29 November 2022.

Dijelaskan, perbuatan berawal pada tahun 2004. Ketika itu Indra Muchlis yang menjabat sebagai Bupati Inhil menunjuk Zainul Ikhwan sebagai Direktur Utama PT GCM periode 2004 sampai 2008 berdasarkan Surat Keputusan Bupati Kabupaten Indragiri Hilir Nomor: KPTS.250/XI/HK-2004 tanggal 30 November 2004.

Dalam mengelola keuangan PT GCM, saksi Zainul tidak berdasarkan pada rencana kegiatan yang dibuat oleh PT GCM. Pengelolaan dilakukan berdasarkan arahan Indra Muchlis selaku Bupati Kabupaten Inhil sekaligus selaku pemegang saham terbesar PT GCM dengan melakukan kerja sama pihak ketiga.

Dari hasil kerja sama tersebut PT GCM tidak memperoleh manfaat sama sekali. Hal ini bertentangan dengan Pasal 12 Perda Nomor 26 Tahun 2004 tentang Pendirian Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Indragiri Hilir dan Kemendagri Nomo 20 Tahun 2000 tentang pedoman kerja sama perusahaan daerah dengan pihak ketiga.

Penyertaan modal yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Inhil ke PT GCM tidak sesuai dengan mekanisme investasi oleh pemerintah daerah yang mengatur bahwa penyertaan modal pemerintah daerah ditetapkan dengan Peraturan Daerah. Hal ini bertentangan dengan Pasal 41 ayat (3) UU No.1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara.

Pada Desember 2005, Zainul diperkenalkan oleh Indra Muchlis dengan saksi Kemas Ibnu A Sanjaya selaku Direktur CV Ram Jaya Industri di rumah dinas Bupati Kabupaten Inhil.

Perusahaan ini bekerja sama dengan PT GCM dalam mengembangkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) berupa pengolahan batang kelapa atau penggergajian batang kelapa untuk diambil kayunya.

Kerja sama itu tanpa adanya studi awal SWOT (analysis/atau analisa lain terhadap kekuatan, ancaman, kelemahan), tanpa ada proposal dan pra-studi kelayakan tentang prospek usaha yang menjadi objek kerja samanya. Kerja sama juga tidak melalui persetujuan Komisaris dan tanpa diikat kontrak pembiayaan menimbulkan kerugian negara, dikutip detak24com dari CAKAPLAH. (*/Berita)

Editor : Kar

 

Terima kasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden Copot Menkeu Sri Mulyani, Ini Sosok Penggantinya!

    Presiden Copot Menkeu Sri Mulyani, Ini Sosok Penggantinya!

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • 1Komentar

    JAKARTA, detak24com – Presiden Prabowo Subianto melantik Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan (Menkeu). Purbaya menggantikan Sri Mulyani. Pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (08/09/25). Ada 4 menteri dan 1 wakil menteri yang dilantik hari ini. Presiden Prabowo memandu pembacaan sumpah jabatan. Baca juga : Sri Mulyani ‘Biang Kerok’ Kabinet Prabowo, Kebijakan Pajak […]

  • Angin Puting Beliung ‘Mengamuk’ di Mundam Dumai, Atap Rumah Warga Berterbangan 

    Angin Puting Beliung ‘Mengamuk’ di Mundam Dumai, Atap Rumah Warga Berterbangan 

    • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Atap rumah beterbangan disapu angin puting beliung di Jalan Bandes, Kelurahan Mundam, Dumai. Warga panik dan berhamburan keluar. Bencana alam angin puting beliung yang datang tiba-tiba di Jalan Bandes RT 04, Kelurahan Mundam, Medang Kampai Kota Dumai membuat tiga rumah warga satu diantaranya warung pada bagian atap mengalami kerusakan berat. Kejadian yang […]

  • Anggota DPRD Bengkalis Sanusi Reses, Warga Sampaikan Sejumlah Usulan

    Anggota DPRD Bengkalis Sanusi Reses, Warga Sampaikan Sejumlah Usulan

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 0Komentar

    BATHIN SOLAPAN, detak24.com — Reses yang dilakukan Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bengkalis dari Partai PKS Sanusi SH MH, Ahad (09/11/25) di Jalan Sultan Syarif Kasim, Desa Tambusai Batang Dui, Kecamatan Bathin Solapan ramai dihadiri warga setempat. Sejumlah warga menyampaikan beberapa usulan agar diperjuangkan Sanusi di tingkat kabupaten diantaranya permohonan, bantuan mesin jahit, pengelolaan sampah, […]

  • DRIVER Ojol di Selatpanjang Gasak Kamera Wartawan, Duitnya Untuk Bayar Utang!

    DRIVER Ojol di Selatpanjang Gasak Kamera Wartawan, Duitnya Untuk Bayar Utang!

    • calendar_month Sabtu, 3 Feb 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SELATPANJANG, detak24com –  Unit Reskrim Polsek Tebingtinggi, Kepulauan Meranti menangkap maling dalam waktu 1 x 24 jam. Dua orang tersangka yang merupakan driver ojol diamankan di lokasi berbeda. Bergeraknya Unit Reskrim Polsek Tebingtinggi ini setelah adanya laporan dari Wan Fahmi, Kamis (01/02/24) siang. Fahmi merupakan salah satu wartawan di Kepulauan Meranti dari organisasi PWI. Menurut […]

  • Naas, Penumpang Avanza Satu Keluarga Kecelakaan di Tol Permai 

    Naas, Penumpang Avanza Satu Keluarga Kecelakaan di Tol Permai 

    • calendar_month Minggu, 29 Des 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Lakalantas  terjadi di ruas Tol Pekanbaru-Dumai, tepatnya di Kilometer 40+600 Kandis. Akibatnya, tiga orang minibus mengalami luka. Informasi dirangkum, Ahad (29/12/24), kecelakaan tersebut terjadi pada Sabtu (28/12/24). Seperti disampaikan Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Anom Karibianto, insiden terjadi sekitar pukul 11.10 WIB. Toyota Avanza  dengan nomor polisi B 1287 FRO dikendarai  […]

  • PERIHAL 9 Hakim MK Dipolisikan, DPR: Tak Perlu Pidana – Cukup Konfirmasi

    PERIHAL 9 Hakim MK Dipolisikan, DPR: Tak Perlu Pidana – Cukup Konfirmasi

    • calendar_month Jumat, 3 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • 11Komentar

    JAKARTA, detak24.com – Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Gerindra, Habiburokhman mengomentari perihal 9 hakim MK dipolisikan. Menurutnya itu hak warga negara, akan tetapi lebih baik tak dibawa ke ranah pidana. “Membuat laporan polisi tentu hak warga negara, kita persilakan saja. Tapi sebagai orang hukum, terus terang saya bingung apa argumentasi ilmiah laporan terhadap para […]

expand_less