Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Nasional » Menu Bau Rokok, Ratusan Murid SD Keracunan MBG di Cakung Jakarta Timur 

Menu Bau Rokok, Ratusan Murid SD Keracunan MBG di Cakung Jakarta Timur 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, detak24com – Kasus keracunan MBG kembali menyeret perhatian publik di Jakarta Timur (Jaktim). Sebanyak 252 murid SD kawasan Cakung dilaporkan mengalami gejala mual dan pusing setelah mengonsumsi makanan tersebut.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kini masih menunggu hasil uji laboratorium untuk memastikan penyebab pasti insiden itu. Hanya saja, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, memilih irit bicara terkait kasus tersebut, dan menyerahkan penjelasan teknis kepada dinas terkait.

“Yang MBG sudah tertangani, nanti Kepala Dinas Pendidikan akan menyampaikan,” katanya di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (11/05/26).

Insiden itu dialami murid SDN Cakung Timur 01, Ujung Menteng 02, dan Ujung Menteng 03 setelah menyantap menu MBG. Mayoritas korban kini telah membaik, namun sebelumnya sebanyak 26 siswa sempat menjalani perawatan intensif hingga Sabtu (09/05/26).

Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta bergerak cepat melakukan penyelidikan terhadap dugaan keracunan tersebut. Sampel makanan yang dikonsumsi para murid SD telah diperiksa di laboratorium, dengan hasil yang diperkirakan keluar pekan depan.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ani Ruspitawati, mengungkapkan bahwa dugaan sementara mengarah pada menu pangsit isi tahu yang disajikan kepada para siswa. Makanan itu disebut memiliki rasa tidak normal.

“Diduga dari pangsit isi tahu, karena rasanya masam. Pemeriksaan laboratorium baru keluar paling cepat Selasa depan,” ucap Ani terpisah saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (9/5/2026).

Di tengah penyelidikan, terungkap pula bahwa SPPG sebagai penyuplai makanan masih dalam proses memenuhi persyaratan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi. SPPG Pulogebang diketahui baru mulai beroperasi sejak 31 Maret 2026.

“Inspeksi kesehatan lingkungan sudah dilakukan, dan saat ini SPPG dalam proses perbaikan serta pelatihan bagi penjamah makanannya,” imbuhnya.

Informasi beredar, menu MBG yang disantap ratusan murid di Cakung berbau rokok. Namun, kepastian penyebab keracunan MBG tersebut masih menunggu hasil uji lab, seperti diwartakan indopos. (*)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wako Pekanbaru Alokasikan Rp 10 M untuk Smartphone RT/RW di Tengah Tunda Bayar Kegiatan 2024

    Wako Pekanbaru Alokasikan Rp 10 M untuk Smartphone RT/RW di Tengah Tunda Bayar Kegiatan 2024

    • calendar_month Jumat, 21 Mar 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Ratusan perusahaan media di Pekanbaru masih menunggu realisasi tunda bayar jasa publikasi tahun  2024. Sementara, Wako Agung Nugroho justru mengalokasikan Rp 10 miliar untuk membeli smartphone canggih bagi Ketua RT dan RW se Pekanbaru. Tunda bayar yang terjadi di Sekretariat DPRD Pekanbaru ini seharusnya sudah diselesaikan pada akhir 2024 lalu. Namun, lemahnya […]

  • Tujuan Cirebon, Kapal Terbakar di Selatpanjang Sedang Muat Sagu

    Tujuan Cirebon, Kapal Terbakar di Selatpanjang Sedang Muat Sagu

    • calendar_month Senin, 29 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    MERANTI, detak24com – Tim SAR evakuasi ABK kapal kargo sagu yang terbakar di Pelabuhan Tanjung Harapan Selatpanjang, Senin (29/07/24) petang. Api berhasil dipadamkan petang tadi. Evakuasi ABK KM Lintas Bahari tersebut juga tuntas dilakukan. Tidak ada korban jiwa akibat terbakarnya kapal kargo sagu tujuan Cirebon tersebut. Baca juga : Baru Saja, Kapal Kargo Terbakar di […]

  • Penangkapan Narkoba Terbaru : Baru Keluar Penjara 2 Bulan, Dua Warga Pekanbaru Ditangkap Polisi Pelalawan

    Penangkapan Narkoba Terbaru : Baru Keluar Penjara 2 Bulan, Dua Warga Pekanbaru Ditangkap Polisi Pelalawan

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PELALAWAN, detak24com – Dua pemasok narkoba jenis sabu dari Kota Pekanbaru polisi di Jalan Lintas Timur, Km 55, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Kamis (20/11/2025) dini hari sekitar pukul 00.10 WIB. Kedua tersangka berinisial FAP (32) warga Jalan Cemara, Kecamatan Sail, Kota Pekanbaru dan DA (30) warga Jalan Kelapa, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru yang […]

  • POLISI Cokok Pencuri Pertalite dan Jaring Ikan di Jalan Perniagaan Bagansiapiapi

    POLISI Cokok Pencuri Pertalite dan Jaring Ikan di Jalan Perniagaan Bagansiapiapi

    • calendar_month Selasa, 26 Sep 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    ROHIL, detak24com – Unit Reskrim Polsek Bangko mencokok seorang pria inisial YK alias Rian (22) di rumahnya Jalan Gajahmada Kelurahan Bagan Barat Kecamatan Bangko, Rohil. Kapolres Rohil AKBP Andrian Pramudianto, SH SIK MSi, Selasa (26/09/23) melalui Kasubsi Pen Si Humas Polres Rohil Aipda Dewy Satria, mengatakan tersangka ditangkap pada Ahad (24/09/23) pukul 01.00 WIB dinihari. […]

  • Warga Koto Taluk Kuansing Simpan Sabu dalam Tupperware, Terancam Hukuman Mati 

    Warga Koto Taluk Kuansing Simpan Sabu dalam Tupperware, Terancam Hukuman Mati 

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KUANSING, detak24com – Tak sadar usia, pria inisial ESL (41) warga Koto Taluk Kuansing nekat dagang sabu. Polisi menemukan barang bukti narkoba dalam kotak Tupperware saat dilakukan penggeledahan. Polisi terus memerangi peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba) di Kuansing. Kali ini, polisi berhasil menangkap seorang warga Koto Taluk, Kuantan Tengah. Ia duga terlibat mengedarkan sabu […]

  • KENALI Ciri WhatsApp Disadap, Segera Lakukan Antisipasi!

    KENALI Ciri WhatsApp Disadap, Segera Lakukan Antisipasi!

    • calendar_month Rabu, 16 Agt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 24Komentar

    DAMPAK penyadapan WhatsApp tentunya sangat merugikan pengguna. Pembajakan akun WhatsApp bisa berujung rekening habis terkuras serta bobolnya file rahasia di ponsel. Peretas juga dapat mengawasi aktivitas di Whatsapp anda seperti pesan pribadi, hingga isi kontak. Cara peretas untuk melakukan pembajakan dan memata-matai ada banyak. Seperti memasang aplikasi pihak ketiga, memanfaatkan WhatsApp Web, hingga mengirimkan malware […]

expand_less