Ratusan Petani dan Anggota Koperasi se-Medang Kampai Demo DPRD Dumai
- account_circle Redaksi
- calendar_month Rabu, 3 Des 2025
- print Cetak

Massa dari gabungan sejumlah koperasi wilayah Medangkampai Dumai berorasi di DPRD. f : ist
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DUMAI, detak24com – Ratusan anggota koperasi dan petani berdemo di kantor walikota dan DPRD Dumai. Massa menuntut perusahaan pemegang HGU realisasikan kebun plasma 20 persen, Rabu (03/11/26).
Kegiatan Aksi demo dihadiri gabungan kelompok tani dan koperasi. Yakni, Koperasi Medang Kampai Sejahtera, Koperasi Pinter Tuah Negeri, serta Kelompok Tani Teluk Dalam Bersinar dan Kelompok Tani Al-Madani.
Baca juga : Kejari Dumai Ingatkan Bahaya TPPO: Selektif Ajakan Kerja ke Luar Negeri!
Peserta aksi yang jumlahnya hampir 250 orang menyuarakan aspirasi menuntut PT Agrinas dibubarkan. Jika kelompok tani masyarakat tidak dilibatkan dalam hal KSO (kerja sama operasional) atau mitra pengolahan kebun kelapa sawit sitaan satgas PKH, supaya lahan dikembalikan saja ke pemilik awal.
Selain dari tuntutan tersebut, ada juga beberapa yang disampaikan koordinator aksi, Rahmat dan Willy Chandra. “Perihal realisasi kebun plasma 20 persen untuk masyarakat tempatan, sampai sekarang belum terealisasi dari pemegang HGU,” ujarnya.
Kemudian, Penanggung jawab aksi, Rajali Hasibuan dalam orasinya menuntut hak masyarakat tersebut melalui Pemko dan DPRD Dumai. Supaya mendorong instansi terkait agar mengeluarkan hak masyarakat dari HGU dan KSO PT Agrinas.
Dalam orasi tersebut turut juga dihadiri Wakil Ketum MASPERA, Darwin Marpaung. Dalam kesempatan itu juga menekankan pentingnya pemerintah mengawal perkara agraria, serta hak masyarakat tentang pertanahan serta konflik dengan perusahaan.
Ia juga menyinggung terkait kebijakan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota dumai, dalam pelayanan di lapangan. Dalam pembentukan kelompok tani, kesannya sengaja diulur.
“Bantuan selama ini yang disalurkan ke masyarakat terpaksa diaudit, karena tak sesuai peruntukan,” tambah dia seperti dikutip dari mediapesisirnews.
Seorang unsur pimpinan DPRD Dumai, Edison SH yang menyambut berjanji akan menggelar RDP (rapat dengar pendapat), menyelesaikan segala tuntutan warga yang berasal Kecamatan Medangkampai tersebut. Sehingga, massa pun bubar secara tertib. (Red)
Editor : kar











