DETAK24COM

Cepat Lugas dan Akurat

Gegara Tak Dapat Bansos, Emak-emak Warga Pangean Pagar Jalan Umum dengan Kawat Berduri 

Tangkapan layar video emak emak warga Pangean pagar jalan umum. f : ist

KUANSING, detak24com – Seorang emak-emak nekat memagar jalan umum dengan kawat berduri. Hal tersebut dikarenakan tak dapat bansos.

Warga Kuansing Riau memagar jalan dengan alasan tidak mendapatkan bantuan sosial (bansos). Aksi memagar jalan tersebut direkam dan viral di media sosial.

Baca juga : Gegara Kritik Menu MBG, Murid PAUD Dikeluarkan dari Sekolah 

Hasil penelusuran wartawan, Rabu (31/12/25), emak emak tersebut bernama Megawati, warga Desa Tanah Bekali, Kecamatan Pangean. Dia melakukan pemagaran jalan pada Selasa (30/12/25).

Dalam video tersebut, Megawati secara terang-terangan melampiaskan kekecewaannya kepada kepala desa dan perangkat desa yang dinilai tidak memasukkan namanya sebagai penerima bansos.

Baca juga : Bokep Pejabat Batam Viral Medsos, Video Call Pamer Mr P ke Cewek 

Emak emak berhijab itu mengakui bahwa ia memiliki mobil dan kendaraan lainnya. Dia juga terlihat mengenakan cincin emas di jarinya. Kendati orang kaya, dia juga menginginkan bansos, sama seperti warga lainnya.

Bahkan, dalam video tersebut dia meminta pertolongan Presiden RI Prabowo Subianto hingga Jokowi, agar mendapatkan bansos.

Menanggapi video viral tersebut, Kades Tanah Bekali, Roni Aprialis menyatakan jalan tersebut sudah berfungsi kembali.

“Hari ini kawat berduri tersebut sudah dibuka. Tadi Pak Dusun yang datang ke sana dan sudah dibuka,” kata Roni kepada GoRiau.com, Rabu (31/12/25) siang di Teluk Kuantan.

Ia menyatakan, Megawati termasuk orang mampu di desanya. Dia memiliki mobil baru dan punya usaha serta kebun kelapa sawit.

“Dia punya Rush baru, dulu ada juga L300. Dia juga punya dompeng dan emasnya menguning,” ungkapnya.

Dikatakan Roni, warga tersebut diduga kesal karena tidak mendapatkan bansos kesra yang disalurkan melalui Kantor Pos. Sementara, tetangganya mendapatkan bantuan senilai Rp 900 ribu tersebut.

“Sebenarnya, tadi malam kami sudah menunggu kehadiran dari warga tersebut di kantor desa. Hingga pukul 10 malam, dia tak datang, padahal dia yang minta diselesaikan,” imbuhnya dikutip dari goriau. (Red)

Editor : kar