Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Pekanbaru » Murid SD di Pekanbaru Dibuli Saat Belajar dalam Kelas hingga Tewas, Korban Sempat Lumpuh

Murid SD di Pekanbaru Dibuli Saat Belajar dalam Kelas hingga Tewas, Korban Sempat Lumpuh

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24com – MA (13), murid SDN 108 Pekanbaru korban perundungan di Pekanbaru dianiaya dalam kelas saat belajar. Ia sempat lumpuh hingga akhirnya meninggal dunia.

Satuan Reserse Kriminal Polresta Pekanbaru tengah menyelidiki kasus dugaan perundungan yang dialami MA, siswa kelas VI SDN 108 Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukit Raya.

Baca juga : Bocah SD di Pekanbaru Diduga Dibuli Sampai Meninggal, Wako dan Kadisdik Melayat 

Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Bery Juana Putra mengatakan, pihaknya telah menurunkan tim khusus untuk menangani laporan tersebut.

“Hari ini kami sudah menurunkan tim Unit PPA Satreskrim Polresta Pekanbaru bersama konselor sekolah serta menggandeng KPAI,” ujarnya, Senin (24/11/25).

Menurut dia, penyelidikan dilakukan dengan sangat hati-hati karena melibatkan anak di bawah umur dan harus mengikuti prosedur perlindungan anak.

Kasat memastikan penyidik akan bekerja profesional dalam menangani kasus ini. “Untuk kasus yang melibatkan anak, penanganannya memiliki kategori khusus,” ungkapnya

Ia juga menyatakan akan menyampaikan perkembangan kasus ini ke masyarakat. “Perkembangan penyelidikan akan kami sampaikan segera,” pungkas Kasat.

Informasi dihimpun, bullying terjadi pada Kamis (13/11/25), saat korban tengah belajar kelompok bersama teman–temannya dalam kelas. Korban mendapat kekerasan dari F.

Tindakan itu telah dilaporkan seorang teman korban berinisial A kepada wali kelas yang berada dalam ruangan. Namun, wali kelas disebut hanya menanggapi dengan ucapan singkat, “Iya, tunggu”.

Setibanya di rumah, korban menangis dan mengeluh kepada ibunya bahwa ia tidak ingin lagi pergi ke sekolah. Keadaan korban memburuk pada keesokan harinya. Ia mengalami kelumpuhan dan bercerita, kepalanya ditendang.

Keluarga membawa korban berobat alternatif karena keterbatasan biaya. Kemudian disarankan agar korban segera dibawa ke rumah sakit.

Korban kemudian dibawa ke puskesmas, namun pelayanan tidak tersedia karena hari itu adalah Sabtu, sehingga ia kembali dirawat di rumah. Selama mengalami kelumpuhan, korban beberapa kali mengingat dan menceritakan kembali kejadian yang dialaminya.

Menurut keluarga, sebelum meninggal korban sempat meminta untuk dimandikan dan agar tikar digelar, sambil berkata bahwa rumah akan ramai dikunjungi orang.

Pada Ahad (23/11/25) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB, korban mengembuskan napas terakhir saat keluarganya tertidur.

Perundungan terhadap korban MA ternyata bukan pertama kali terjadi. Pada Oktober 2025, korban juga acap mendapat perlakuan kasar dari murid lain berinisial S, yang disebut sering memukul dada korban.

Akibat insiden itu, korban bahkan sempat dirawat selama satu minggu di Rumah Sakit PMC Pekanbaru. Pihak sekolah telah memanggil orangtua kedua belah pihak, dan orangtua pelaku saat itu meminta maaf kepada keluarga korban.

Korban Dikenal Anak Baik

Korban dikenal sebagai anak yang baik dan rajin menunaikan salat berjemaah di masjid dekat rumahnya, yakni Perumahan Kesadaran Indah, Blok A–10, Jalan Kesadaran, Pekanbaru.

Beberapa jemaah masjid bahkan menyebut almarhum sebagai “anak masjid”. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga tetapi juga warga sekitar, dikutip dari cakaplah. (Red)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Alamak! Perkantoran Pemda Pelalawan Jadi Tempat Mabuk-mabukan, Begini Kejadiannya

    Alamak! Perkantoran Pemda Pelalawan Jadi Tempat Mabuk-mabukan, Begini Kejadiannya

    • calendar_month Senin, 26 Agt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PELALAWAN, detak24.com – Satpol PP Pelalawan mengamankan enam orang saat mabuk-mabukan di kompleks perkantoran Pemda setempat, Sabtu (24/08/24) malam minggu. Malam itu juga keenamnya langsung digiring ke Mako Satpol PP untuk diinterogasi. Setelah diberi arahan serta meneken surat pernyataan, keenamnya dibolehkan pulang. Satpol PP Pelalawan kembali menggelar patroli rutin, Sabtu (24/8/2024) malam. Kali ini, Satpol […]

  • Permigastara Tanam 1000 Mangrove di Pulau Rampang

    Permigastara Tanam 1000 Mangrove di Pulau Rampang

    • calendar_month Rabu, 12 Jan 2022
    • account_circle Redaksi
    • 8Komentar

    BENGKALIS  (DETAK24.COM) – Mengawali genda kerja di awal tahun 2022, Perkumpulan Pengusaha Migas, Energi Baru dan Terbarukan Nusantara (Permigastara) Kabupaten Bengkalis menggelar aksi peduli lingkungan. Yakni penanaman mangrove di Pulau Rampang, Kabupaten Bengkalis sebagai pulau terluar Indonesia. Permigastara Kabupaten Bengkalis melakukan ekspedisi peduli bahari ke Pulau Rampang bersama aktivis Pecinta Alam Bahari (PAB)  pada  Ahad […]

  • HENDRA DIVONIS Tiga Tahun Penjara, Anak Histeris di Persidangan

    HENDRA DIVONIS Tiga Tahun Penjara, Anak Histeris di Persidangan

    • calendar_month Senin, 27 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • 22Komentar

    JAKARTA, detak24.com.- Hendra divonis 3 tahun penjara oleh majelis hakim PN Jakarta Selatan. Sang anak yang rutin mengikuti persidangan langsung histeris. Mantan Karo Paminal Propam Polri Hendra Kurniawan divonis 3 tahun dan denda Rp 10 juta subsider 3 bulan kurungan dalam kasus perusakan CCTV sehingga membuat penyelidikan pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat terhambat. Mendengar vonis tersebut, […]

  • Biadab! Kakek dan Paman Cabuli Dua Bocah Malang di Siak

    Biadab! Kakek dan Paman Cabuli Dua Bocah Malang di Siak

    • calendar_month Jumat, 16 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 14Komentar

    SIAK, detak24.com – Nasib tragis menimpa dua orang bocah berusia 3 dan 6 tahun di Kabupaten Siak, Provinsi Riau. Bocah malang tersebut dicabuli oleh kakek dan pamannya sendiri. Kapolsek Siak, AKBP Ronald Sumaja, mengatakan peristiwa itu terjadi saat orang tua korban inisial NP bekerja di Batam, Provinsi Kepulauan Riau. Aksi bejat pelaku itu diduga terjadi […]

  • EMAK-EMAK Cantik Warga Kuala Alam Bengkalis Ternyata Bos Narkoba

    EMAK-EMAK Cantik Warga Kuala Alam Bengkalis Ternyata Bos Narkoba

    • calendar_month Sabtu, 4 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • 15Komentar

    BENGKALIS, detak24.com – Satresnarkoba Polres Bengkalis menangkap emak-emak cantik berinisial IN (32) di Desa Kuala Alam, Kecamatan Bengkalis. Aparat berhasil menyita 17 paket sabu dari pelaku. Penangkapan IRT berinisial IN itu merupakan hasil pengembangan setelah penangkapan tersangka M yang mengaku mendapat sabu dari perempuan muda itu.yang kemudian diciduk pada Rabu (1/3/2023) sekira pukul 04.00 WIB. […]

  • HAKIM PN Pekanbaru Bebaskan Notaris Pemalsu Surat Jul Beli Rumah

    HAKIM PN Pekanbaru Bebaskan Notaris Pemalsu Surat Jul Beli Rumah

    • calendar_month Selasa, 20 Jun 2023
    • account_circle Redaksi
    • 15Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Poppyn Prawita, seorang notaris yang terjerat perkara pemalsuan tanda tangan, dinyatakan tak bersalah oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru yang menyidangkan perkaranya.. Poppyn yang didakwa melakukan pemalsuan pada pembelian satu unit rumah yang dilaporkan oleh korbannya Merry Pamadya, Akhirnya menghirup nafas lega atas putusan majelis hakim tersebut. “Menyatakan terdakwa tidak terbukti […]

expand_less