Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Hukrim » Ini Tampang Bidan yang Salah Potong Kemaluan Bocah Saat Sunatan di Pelalawan 

Ini Tampang Bidan yang Salah Potong Kemaluan Bocah Saat Sunatan di Pelalawan 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PELALAWAN, detak24com – Entah apa yang ada di benak Bidan Ev (49). Saat mengkhitan seorang bocah, justeru yang terpotong kepala burung korban. Akibat kealpaan itu, kini ia terpaksa mendekam dalam penjara.

Setelah sempat mangkir dari panggilan pertama, bidan desa berinisial Ev (49) akhirnya memenuhi panggilan penyidik pada pemeriksaan kedua dan resmi ditahan oleh tim Pidum Satreskrim Polres Pelalawan.

Baca juga : Ngeri! Kemaluan Bocah Terpotong Saat Sunatan di Pelalawan, Begini Kejadiannya 

Penahanan dilakukan pada Jumat (21/11/2025) sore usai pemeriksaan terhadap tersangka kasus dugaan malpraktik sunat yang menyebabkan kepala kemaluan seorang bocah SD terpotong.

Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara melalui Kasat Reskrim AKP I Gede Eka Yoga Pranata mengatakan bahwa Ev langsung ditahan setelah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka. “Ia dijebloskan ke sel tahanan Polres Pelalawan untuk proses hukum lebih lanjut,” ujar Kasat dirilis, Ahad (23/11/25).

Menurut keterangan Kasat Reskrim, Ev dijerat pasal berlapis, yakni Pasal 360 ayat 1 KUHP tentang kelalaian yang menyebabkan orang lain sakit atau terluka berat, serta Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman hingga lima tahun penjara. Berkas perkara saat ini tengah dirampungkan untuk kemudian dilimpahkan ke Kejaksaan.

Ev diketahui merupakan bidan desa yang membuka praktik mandiri di Pulau Muda, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Riau. Dari banyak pasien yang datang berobat atau menjalani sunat, seorang bocah SD berinisial AS (9) menjadi korban setelah kepala kemaluannya terputus dalam prosedur sunat yang dilakukan pada Juni 2025.

Keluarga korban sempat menempuh upaya mediasi, namun tidak menemukan titik temu. Mereka juga harus menanggung sendiri biaya pengobatan AS ke rumah sakit, setelah hampir sebulan sang anak mengalami kesulitan buang air kecil akibat luka yang dialami. Tidak puas dengan kondisi tersebut, keluarga akhirnya melapor ke Polres Pelalawan.

Proses penyelidikan berjalan panjang. Polisi memeriksa sejumlah saksi, termasuk pelapor, terlapor, perwakilan Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Dinas Kesehatan, Kepala Puskesmas, hingga saksi ahli. Usai rangkaian pemeriksaan tersebut, Ev yang sebelumnya mangkir pada panggilan pertama akhirnya ditahan setelah pemeriksaan kedua, seperti dikutip dari klikmx. (Red)

Editor : Kar

 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penangkapan Narkoba Terbaru : Bekuk Dua Tersangka, Polres Kampar Amankan 15,5 Kg Ganja 

    Penangkapan Narkoba Terbaru : Bekuk Dua Tersangka, Polres Kampar Amankan 15,5 Kg Ganja 

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • 1Komentar

    KAMPAR, detak24com – Polisi menangkap dua tersangka kepemilikan 15,57 Kg ganja di jalan lintas Padang Sidempuan-Penyabungan, Desa Huraba I, Kecamatan Siabu, Madina. Polres Kampar mengungkap jaringan peredaran narkoba antar provinsi yang tergolong besar. Dua orang tersangka pengedar narkotika jenis daun ganja kering berhasil diamankan di Sumatera Utara dengan barang bukti 15,5 kilogram. Baca juga : […]

  • Jumpa Harimau di Kebun Karet Jarak 5 Meter, Hasibuan Lari Pontang Panting 

    Jumpa Harimau di Kebun Karet Jarak 5 Meter, Hasibuan Lari Pontang Panting 

    • calendar_month Minggu, 1 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PADANGSIDIMPUAN, detak24com – Seorang petani karet di Desa Pudun Jae, Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua lari pontang-panting usai melihat harimau sumatera di ladangnya dengan jarak sekitar 5 meter, Jumat (30/05/25) sekitar pukul 14.00 WIB siang. ‎Dimana, petani bernama Holid Hasibuan (38) bersama anaknya Hamka yang masih masih berusia 11 tahun atau kelas 4 SD ini berjalan kaki […]

  • JADWAL Final SEA Games 2023 dan Top Skorer Sementara

    JADWAL Final SEA Games 2023 dan Top Skorer Sementara

    • calendar_month Minggu, 14 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 15Komentar

    BERIKUT jadwal final SEA Games 2023 serta peraihan top skorer sementara. Timnas Indonesia U-22 berhasil mengamankan satu tiket untuk memperebutkan medali emas di pesta olahraga antar negara ASEAN. Timnas Indonesia U-22 berhasil menembus babak semifinal dengan raihan cemerlang. Garuda Muda menyapu bersih empat kemenangan, sehingga mereka finishing sebagai juara grup A SEA Games 2023. Berkat hasil […]

  • Sabu 15 Kg dan Puluhan Ribu Ekstasi Masuk Lewat Jangkang Bengkalis, Pelaku Terciduk di Rumbai 

    Sabu 15 Kg dan Puluhan Ribu Ekstasi Masuk Lewat Jangkang Bengkalis, Pelaku Terciduk di Rumbai 

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Lagi dan lagi, sabu dan ekstasi dalam jumlah besar masuk lewat Bengkalis. Kali ini melalui Jangkang, Kecamatan Bantan. Tak tanggung-tanggung, sabu hampir 15 kg dan pil ekstasi 40.146 butir tanpa hambatan mulus lewat Bengkalis. Berkat kesigapan aparat, dua pelaku serta barang haram ditaksir senilai Rp 31 miliar itu berhasil diamankan di Rumbai, […]

  • PANIK Ditinggal Istri Ayah Bunuh Anak di Gresik, Korban Ditusuk 24 Kali Saat Tidur Lelap

    PANIK Ditinggal Istri Ayah Bunuh Anak di Gresik, Korban Ditusuk 24 Kali Saat Tidur Lelap

    • calendar_month Selasa, 2 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 11Komentar

    JAWA TIMUR, detak24com – Motif ayah bunuh anak di Gresik, Jawa Timur menjadi tanda tanya. Usai melenyapkan nyawa buah hatinya, tersangka langsung menyerahkan diri ke polisi. Dilansir detikJatim, Selasa (02/04/23) pembunuhan itu terjadi pada Sabtu (29/4/2023) sekitar pukul 04.30 WIB. Pelaku bernama Muhammad Qodad Afalul membunuh anak kandungnya dengan menusuk punggung korban menggunakan pisau sebanyak 24 […]

  • Eddy M Yatim. F. :. IST

    Gubri harus Serius Bersihkan Dinas Pendidikan, Banyak Persoalan Tiap Tahun

    • calendar_month Minggu, 24 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • 22Komentar

    Pekanbaru, detak24.com – Setiap tahun persoalan pendidikan di Riau masih saja terjadi. Terutama saat penerimaan peserta didik baru atau PPDB. Mulai persoalan sistem sampai persoalan tidak tertampungnya ribuan lulusan SLTP. Anggota DPRD Riau Eddy A Mohd Yatim menilai, Pemerintah Provinsi (Pemprov) belum serius melakukan pembenahan di tubuh dinas. “Kalau serius, Gubri Syamsuar harus tegas dan […]

expand_less