Pelalawan Dikepung Ratusan Titik Api, Pemprov Salurkan Masker
- account_circle Redaksi
- calendar_month 57 menit yang lalu
- print Cetak

Karhutla di K.abupaten Pelalawan. f : ist
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PELALAWAN, detak24com – Pemprov Riau memperkuat perlindungan kesehatan masyarakat di tengah meningkatnya ancaman asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Sebanyak 110 ribu masker telah disiapkan untuk didistribusikan ke wilayah yang terdampak, dengan Kabupaten Pelalawan menjadi salah satu daerah prioritas.
Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto memastikan persediaan tersebut mulai digerakkan untuk membantu masyarakat sekaligus personel yang masih berjibaku melakukan pemadaman karhutla.
“Stok masker kita ada 110 ribu. Sampai November nanti, kita harus cukup stok,” kata SF Hariyanto, Minggu (23/8/2026).
Distribusi bantuan dijadwalkan mulai Senin (24/08/26). Selain masker, Pemprov Riau juga akan mengirimkan obat-obatan dan sejumlah kebutuhan kesehatan lainnya ke daerah terdampak.
“Besok kita akan menyalurkan berbagai bantuan, termasuk masker dan obat-obatan untuk masyarakat dan tim pemadam yang bertugas di lapangan,” ujarnya.
SF Hariyanto menekankan distribusi masker tidak boleh dilakukan secara serampangan.
Bantuan harus segera diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan, tetapi persediaan tetap harus dihitung agar mencukupi kebutuhan apabila kondisi karhutla berlangsung hingga beberapa bulan mendatang.
Diskes Riau telah mengajukan tambahan bantuan kepada pemerintah pusat untuk memperkuat persediaan alat pelindung pernapasan dan kebutuhan kesehatan.
“Sampai November nanti, stok masker kita harus cukup. Ini Diskes sudah bersurat juga ke Kementerian untuk mengajukan bantuan, Alhamdulillah direspons baik,” ujarnya.
Pengadaan tambahan tersebut menjadi bagian dari langkah antisipasi pemerintah. Jika kebakaran meluas dan kualitas udara memburuk, kebutuhan masker serta obat-obatan berpotensi meningkat tajam.
Kondisi di lapangan menjadi salah satu alasan Pemprov Riau mempercepat distribusi bantuan. Berdasarkan data pemantauan BMKG yang diperbarui hingga pukul 23.00 WIB, terdapat 355 titik panas (hotspot) di Provinsi Riau.
Kabupaten Pelalawan menjadi daerah dengan konsentrasi hotspot tertinggi, mencapai 216 titik. (*)
Editor : Kar













