DETAK24COM

Cepat Lugas dan Akurat

Jumpa Harimau di Kebun Karet Jarak 5 Meter, Hasibuan Lari Pontang Panting 

Terkait keberadaan harimau sumatera di perkebunan warga Desa Pudun Jae, perangkat desa bersama warga dan TNI-Polri melakukan musyawarah. f : ist

PADANGSIDIMPUAN, detak24comSeorang petani karet di Desa Pudun Jae, Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua lari pontang-panting usai melihat harimau sumatera di ladangnya dengan jarak sekitar 5 meter, Jumat (30/05/25) sekitar pukul 14.00 WIB siang.

‎Dimana, petani bernama Holid Hasibuan (38) bersama anaknya Hamka yang masih masih berusia 11 tahun atau kelas 4 SD ini berjalan kaki ke ladangnya dari Pudun Jae sejauh 3 kilometer atau 2 jam guna menderes karet.

‎Setibanya di kebun karet daerah Tor Maronjak, Saba Siminjak, ia langsung melakukan aktivitas menderes karet.

‎”Sesampai di ladang saya letakkan hadangan (tas terbuat dari anyaman) dan mulai mangguris (menderes). Di situ ada anak anjing orang datang ke saya dan selalu menempel di kakiku,” ungkapnya.

‎Tidak curiga dengan tingkah anjing tersebut yang tidak seperti bisanya, ia terus saja menderes pohon karet.

‎”Jadi, anjing ini menumpahkan air minum saya. Sedangkan anak kusuruh ke tempat istirahat di kebun untuk menunggu. Saat mangguris pohon ke sepuluh anjing itu lari ke semak-semak dan tergeletak menatapku,” ucapnya.

‎Pada pohon karet ke sepuluh inilah dia dikagetkan sang raja hutan. ‎”Lagi asik menderes. “Saya lihat sekitar lima meter di balik pohon kesepuluh ini ada badan harimau sebesar sapi duduk berbelang kuning. Sayapun langsung kaget,” ucapnya.

‎Dengan perasaan penasaran dan jantung yang berdegup kencang, petani itu makin shock dikarenakan harimau inipun mengeluarkan auman yang keras.

‎”Saya lihat badannya dari belakang besar sekali. Tiba-tiba dia mengaum sangat kuat sekali,” kata pria beranak empat ini.

‎Dengan wajah pucat, petani inipun panik.

‎”Saya gemetar dan lari. Saat berlari saya serukan anak saya agar juga lari. Kami menerobos semak-semak, sendal dan tas tinggal di sana. Nggak tau menceritakan kejadian itu gimana pertama kali dalam hidupku melihat itu langsung di depan mataku,” ungkap Holil bergidik mengenang peristiwa tersebut.

‎Selain petani karet ini, salah seorang warga di Desa Pudun Jae juga melapor mendengar auman dari arah kejadian pada Jumat pagi pukul 09.00 WIB.

‎”Tadi juga warga melapor mendengar auman harimau yang keras pada pagi hari,” ucap Kadus Pudun Jae.

‎Di tempat terpisah, Kades Pudun Jae, Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua, Rizki Ibrahim Siregar sudah mengeluarkan peringatan dini kepada warga untuk waspada dan jangan ke ladang.

‎”Untuk warga Pudun Jae untuk berhati-hati kalau mau ke kebun karena harimau sumatera sedang berkeliaran. Saat ini sudah berkoordinasi dengan pihak Polmas dan Babinsa,” kata Rizki Ibrahim.

‎Warga berharap harimau sumatera tersebut segera diamankan dari lokasi petani. Dikhawatirkan, memangsa manusia atau terkena jebakan babi, dikutip dari hariantabagsel.com. (red)

Editor :  Kar