Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Bupati Meranti Panen Raya Kakap Putih, Bersama Dirjen Perikanan

Bupati Meranti Panen Raya Kakap Putih, Bersama Dirjen Perikanan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 28 Feb 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MERANTI, detak24.com – Bupati Meranti H Muhammad Adil SH MH menghadiri acara panen kakap putih yang diselenggarakan Dirjen Perikanan di keramba jaring apung Desa Sialang Pasung, Ahad (27/02/2022)

Turut hadir dalam acara tersebut Siane Indriani, Asisten Menteri Kelautan dan Perikanan, Direktur Perbenihan Nono Hartanto, Ujang Komarudin, Kapolres Meranti diWakili, Danposal Selatpanjang Letda Laut S Jery Hendra, Ketua DPRD Ardiansyah, Kepala Desa Sialang Pasung Rudianto, Asisten Khusus RI Rahmat Hidayat, Kemendes, Bapedda Riau Hardison, serta seluruh Kepala OPD Pemkab Meranti.

Acara dimulai dengan penyerahan bantuan benih ikan kakap 310.000, kerambah jairng apung sebanyak 26 unit, kesprizer sebanyak 2 unit, 5 unit blower, gumbang senilai sekitar Rp1 miliar alokasi APBN 2022.

Bupati Meranti H Muhammad Adil SH MM dalam sambutannya mengatakan, tanpa sinergitas tidak akan ada budidaya ikan kakap putih ini. Kemudian kearifan lokal, artinya Meranti punya perairan yang tidak terbatas. “Jadi kunci utama adalah masyarakat bagaimana mengembangkannya secara mandiri. Sehingga target kedepan bisa dikembangkan oleh komuniti yang lain,” ujar Bupati.

“Saya ingatkan kepada pihak provinsi maupun kabupaten, bahwa ada PR yang harus dikerjakan. Yaitu pemasarannya kemana arahnya. Jadi harus ada teamwork terbaik untuk memikirkan bagaimana mengembang pasar-pasar berikutnya,” ungkapnya.

Lanjutnya, secara geografis Merant memiliki potensi wilayah pesisir dan kelautan yang besar dan dimanfaatkan secara optimal. “Potensi yang kita miliki saat ini dari perikanan laut yaitu seluas t 1.350 Ha, perikanan air payau untuk pengembangan tambak seluas t 1.770 H dan perikanan air tawar t 2.000 Ha,” jelasnya.

Dari Rancangan Peraturan Daerah Provinsi Riau tentang RZWP3K tahun 2020 – 2040 Kabupaten Kepulauan Meranti memiliki potensi untuk pengembangan Perikanan laut seluas 438,3 Ha, dimana Dokumen RZWP3K ini merupakan amanah dari undang-undang Nomor 1 Tahun 2014 Perkembangan sektor perikanan pada 2 tahun terakhir tumbuh dengan pesat, dengan adanya intervensi dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Riau dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dalam memberikan bantuan-bantuan ke kelompok pembudidaya, hal tersebut menjadi pendukung dalam pengembangan kegiatan budidaya di masyarakat.

Pada tahun 2020 jumlah produksi perikanan budidaya sebesar 107,18 ton meliputi perikanan air tawar, perikanan air payau dan perikanan laut dan pada tahun 2021 jumlah produksi perikanan budidaya meningkat menjadi 137,09 ton.

Seiring hal tersebut jumlah pembudidaya juga meningkat dimana pada tahun 2020 sebanyak 618 jiwa pada tahun 2021 menjadi 707 jiwa. Begitu juga penambahan sarana dan prasarana untuk budidaya laut, dimana pada tahun 2020 sebanyak 320 kantong dan pada tahun 2021 menjadi 500 kantong.

Dalam kesempatan ini Pemerintah Daerah berterima kasih dengan adanya intervensi dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi untuk pengembangan perikanan budidaya di Kepulauan Meranti. Pada tahun 2021 Kementerian Kelautan dan Perikanan, Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya melalui Direktorat Perbenihan memberikan bantuan KJA HDPE sebanyak 25 unit atau senilai Rp. 4.190.800.000,-dan melalui BPBL Batam bantuan benih kakap sebanyak 243.400 ekor.

Dan pada tahun 2022 akan memberikan bantuan benih sebanyak 310.000 ekor, memberikan 2 paket Unit Pembenihan Rakyat / HSRT senilai 1,3 M dan Mesin pakan mandiri dan bahan baku senilai 105 juta. Dari Pemerintah Provinsi melalui Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Riau pada tahun 2021 juga memberikan bantuan sarana dan prasarana untuk kelompok pembudidaya senilai Rp.1.576.939.000- dan pada tahun 2022 akan memberikan bantuan sarana dan prasarana untuk kelompok pembudidaya senilai Rp.1.291.788.000,-

Komitmen Pemerintah Daerah untuk pengembangan perikanan budidaya juga dilakukan melalui Dinas Perikanan pada tahun anggaran 2021 dengan membangun sarana dan prasarana kelompok pembudidayaair tawar, bantuan KJA untuk kelompok pembudidaya laut, pengembangan sarana dan prasarana BBIP Selatpanjang dan pendederan kakap putih di tambak.

Untuk tahun anggaran 2022 Pemerintah Daerah melalui Dinas Perikanan kembali memberikan bantuan KJA dan Sarana pendukung lainnya untuk kelompok pembudidaya. Dan Pemerintah Daerah juga memberikan dukungan untuk pengembangan kampung kakap di Kepulauan Meranti melalui

bantuan anggaran dan dukungan lahan seluas t 5 H untuk pembangunan Instalasi Balai Benih Ikan dalam menunjang produksi benih kakap.

Perlu diketahui kerjasama untuk pengembangan perikanan di Kabupaten Kepulauan Meranti telah dimulai sejak tahun 2019. Adanya Nota Kesepakatan antara Dirjen Budidaya KKP RI, Pemerintah Provinsi Riau dan Pemerintah Sinergi Kabupaten Kepulauan Meranti tentang Sinergi Dalam Perencanaan dan Pembangunan Pengembangan Sentra Kawasan Perikanan Budidaya di Kabupaten Kepulauan Meranti ditandatangani tanggal 23 November 2019.

Dan melalui Perjanjian Kerjasama antara Balai Perikanan Budidaya (BPBL) Laut Batam, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Riau dan Dinas Perikanan tentang Pengembangan Sentra Kawasan Perikanan Budidaya di Kabupaten Kepulauan Meranti yang ditandatangani tanggal 13 Maret 2020.

Dengan adanya 3 program terobosan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI salah satunya melalui “Pembangunan Kampung-kampung Perikanan Budidaya Berbasis Kearifan Lokal”. Dimana sejalan dengan visi Kabupaten Kepulauan Meranti yaitu “Menjadikan Kabupaten Kepulauan Meranti Maju, Cerdas, dan Bermartabat di Provinsi Riau Indonesia, dengan 7 program strategis point keempat Menciptakan 9500 usahawan, 2500 peternak sapi, kambing, ayam pedaging, ayam petelor serta 500 petani dan 500 nelayan/pembudidaya dan Balai Latihan Kerja (BLK) untuk mewujudkan ketersedian lapangan kerja.

“Kami berharap dengan adanya Kampung ini, Kakap di Kabupaten Kepulauan Meranti ini, merupakan salah satu upaya dalam percepatan pembangunan kawasan pesisir, terkelolanya potensi perikanan dengan baik dari sektor hulu dan hilir sehingga tecipta produktivitas perekonomian masyarakat sehingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.(rsl/kar)

 

Editor : Kar

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Komentar (13)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Ozil Bakal ‘Merumput ‘di Indonesia

      Ozil Bakal ‘Merumput ‘di Indonesia

      • calendar_month Senin, 10 Jan 2022
      • account_circle Redaksi
      • 15Komentar

      JAKARTA (DETAK24.COM) – Kabar Mesut Ozil yang mau dibeli bos RANC Cilegon, Raffi Ahmad jadi rumor panas. Ozil sendiri, sebenarnya sudah cukup ‘akrab’ dengan Indonesia. Semua itu berawal dari kunjungan Rans Entertainment, kanal hiburan milik Raffi Ahmad-Nagita Slavina, yang mengunjungi Fenerbahce pada 2021. Saat itu dijajaki berbagai poin-poin kerja sama antara RANS Cilegon FC dan […]

    • Bupati Alfedri Lantik 10 Pejabat Eselon II, Berikut Nama dan Jabatannya!

      Bupati Alfedri Lantik 10 Pejabat Eselon II, Berikut Nama dan Jabatannya!

      • calendar_month Selasa, 18 Okt 2022
      • account_circle Redaksi
      • 23Komentar

      SIAK, detak24.com – Bupati Siak Alfedri melantik pejabat eselon II untuk mengisi 10 kursi kosong pimpinan OPD, serta 125 orang pejabat eselon III dan IV, Senin (17/10/22). Pelantikan 10 pejabat eselon II itu tertuang dalam SK Bupati Siak Nomor: 584/HK/KPTS/2022 tentang pemberhentian dan pengangkatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama. Bupati Siak mengatakan pengisian jabatan dilakukan sesuai […]

    • SEPULUH Tahanan Polisi Pekanbaru Masih Bebas Berkeliaran, Cek Inisial dan Kasusnya!

      SEPULUH Tahanan Polisi Pekanbaru Masih Bebas Berkeliaran, Cek Inisial dan Kasusnya!

      • calendar_month Kamis, 21 Sep 2023
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      PEKANBARU, detak24com – Sekitar pukul 02.30 wib dini hari tadi, 17 tahanan Polsek Tenayan Raya Pekanbaru melarikan diri dari sel. Dimana, 7 orang berhasil ditangkap. Sementara, 10 orang lainnya masih bebas berkeliaran. Ke tujuh tahanan yang sudah ditangkap yakni, WT dengan kasus pencurian dan pertolongan jahat, RWA kasus narkotika, FF kasus pencurian, KK kasus pencurian, […]

    • Incar Posisi Penting di BPM Aceh, Makmun dan Fahrudin Menghadap Menteri Bahlil

      Incar Posisi Penting di BPM Aceh, Makmun dan Fahrudin Menghadap Menteri Bahlil

      • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      BANDA ACEH, detak24com – Dua petinggi BPMA menghadap Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia. Mereka dituding incar jabatan penting di tubuh institusi pelat merah tersebut. Setelah beredar surat pengunduran diri Afrul Wahyuni sebagai Deputi Keuangan dan Monetisasi Badan Pengelolaan Migas Aceh (BPMA), kini beredar pula foto Muhammad Makmun, Deputi Dukungan Bisnis BPMA dan Ketua Pengurus Besar HMI […]

    • POLISI Tangkap Dua Warga Simalinyang Kampar, Ocu Diburu ke Pekanbaru

      POLISI Tangkap Dua Warga Simalinyang Kampar, Ocu Diburu ke Pekanbaru

      • calendar_month Jumat, 10 Mar 2023
      • account_circle Redaksi
      • 19Komentar

      KAMPAR, detak24.com – Satresnarkoba Polres Kampar memburu Ocu yang diduga tinggal di Pekanbaru. Sebelumnya, aparat telah menangkap dua warga Simalinyang,  Kecamatan Kamparkiri Tengah dalam kasus narkoba. Kapolres Kampar AKBP Didik Priyo Sambodo SIK melalui Kasat Narkoba AKP Aprinaldi SH, dikutip Jumat (10/03/23) membenarkan penangkapan kedua warga Desa Simalinyang. Baca juga : https://detak24.com/tiga-warga-kampar-tewas-di-gerbang-tol-pikap-ayam-tabrak-tronton-parkir/ “Tim berhasil mengamankan […]

    • Patut Dicontoh! Bikin SIM di Bengkalis Dapat Dibayar Pakai Sampah 

      Patut Dicontoh! Bikin SIM di Bengkalis Dapat Dibayar Pakai Sampah 

      • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      BENGKALIS, detak24com – Sebuah program jitu yang diterapkan Polres Bengkalis, yakni warga yang membuat SIM dapat membayarnya dengan sampah. Guna memotivasi masyarakat mencintai lingkungan, Polres Bengkalis meluncurkan program Green Service SIM. Sebuah inisiatif yang menggabungkan pelayanan publik dengan aksi nyata pelestarian lingkungan. Baca juga : Viral Bokep Sahroni dengan Nafa Urbach, Fakta atau Akal-akalan Netizen? […]

    expand_less