80 WNA Rohingya Tinggal di Trotoar Jalan Pekanbaru: Kami Jarang Makan dan Sering Diganggu
PEKANBARU, detak24com – Sebanyak 80 WNA Rohingya masih bertahan di tenda trotoar jalan belakang purna MTQ, Pekanbaru. Mereka mengaku jarang makan dan acap diganggu.
Lebih kurang ada 82 WNA Rohingya berasal dari Aceh dan sudah 50 hari berada di Pekanbaru. Warga Rohingya ini terdiri dari sejumlah orang dewasa dan anak-anak bahkan ada beberapa bayi, mendirikan tenda di trotoar jalan tak jauh dari pintu masuk Rudenim.
Hasil komunikasi media dengan beberapa warga Rohingya yang bermukim di tenda mengungkapkan, mereka sudah lama mendirikan tenda karena tidak mendapatkan izin dan tempat untuk dihuni.
“Sepanjang hari kami di sini, bahkan malam. Saat hari hujan pun kami juga di sini. Untuk makanan juga kadang ada yang dapat nasi, kadang tidak, jadi ada yang tidak makan,” ujar Muhammad Arsya, salah seorang WNA Rohingya, Jumat (22/03/24).
“Kami juga sering diganggu oleh warga yang melintas. Kadang ada yang melempar petasan, ada juga yang tiap lewat menyentuh kami,” keluh Muhammad Arsya.
Hasil pantauan, anak-anak pengungsi Rohingya yang juga bermukim di tenda, tampak berkeliaran di pinggir jalan dan acap membahayakan para pengendara. Banyak kendaraan baik roda dua maupun roda 4 yang melaju dengan kecepatan tinggi terpaksa harus berhenti, dikutip detak24com dari CAKAPLAH. (*/Berita)
Editor : Kar
Terima kasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com
