Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Sumbar » Satgas Pemkab Kunjungi Tanah Kaum Malayu Kopong dan Malayu Pintu Rayo Eks HGU PT Danau Diatas di Alahan Panjang Resort

Satgas Pemkab Kunjungi Tanah Kaum Malayu Kopong dan Malayu Pintu Rayo Eks HGU PT Danau Diatas di Alahan Panjang Resort

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 28 Sep 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SOLOK, detak24com – Pemkab Solok menurunkan Satgas mengecek tanah kaum Malayu Kopong dan Malayu Pintu Rayo bekas HGU PT Danau Diatas di Alahan Panjang Resort, Sabtu (27/09/25).

Satgas yang diturunkan sesuai Surat Tugas Nomor : 800.1.11.1/…/ DPRKPP-2025 yakni, Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asisten II), Kepala Badan Keuangan Kabupaten Solok, Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Perumahan Solok, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Solok.

Baca juga : Tanggapi Maraknya Tambang Emas Ilegal di Solok, Kapolda: Sumbar Belum Miliki WPR!

Selanjutnya, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Solok, Camat Kecamatan Lembah Gumanti, serta Wali Nagari Alahan Panjang dan BPN Alahan Panjang.

Tiba di lokasi, yakni bekas HGU 1 PT Danau Diatas di Alahan Panjang Resort, Satgas disambut oleh ahli waris suku Malayu Kopong dan Malayu Pintu Rayo.

Satgas memperkenalkan diri bahwa mereka disuruh oleh Bupati Solok. Selanjutnya, menyampaikan ihwal kedatangan mereka ke lokasi bekas HGU tersebut.

“Kedatangan kami untuk mengecek batas-batas lokasi atau area yang telah diolah masyarakat. Ini sesuai arahan Pak Bupati,” ujar salah seorang tim Satgas.

Perwakilan suku Malayu Kopong, Harris kepada tim menyampaikan bahwa pihaknya baru sedikit mengolah lahan. Ia mengolah lahan eks HGU PT Danau Diatas tersebut sesuai ranji keluarga.

“Area yang kami olah baru sedikit dari keterangan orang tua serta sejarah yang kami terima pak, serta berdasarkan peta tahun 1986. Sementara, yang bukan pemilik asli atau bukan ahli waris yang ada dalam ranji keturunan kami sudah bermacam hal yang dibangunnya,” ungkap dia kepada Satgas.

Ia juga menyayangkan, perihal minimnya informasi tentang batas akhir HGU PT Danau Diatas. Sesuai dengan keterangan yang ia terima, bahwa HGU sudah berakhir pada tahun 2014 lalu, namun ahli waris tidak diberikan informasi.

Harusnya, sesuai dengan UUPA No 5 tahun 1960 Pasal 3 ayat 1 dan Pasal 21, serta UU No. 18 tahun 2004 Tentang perkebunan Pasal 17, jka HGU telah berakhir, tanah yang semula adalah milik masyarakat adat (kaum), tanah tersebut kembali ke masyarakat adat atau komunitas yang semula menguasainya.

“Tanah ini akan kami manfaatkan sebagaimana mestinya untuk kelangsungan hidup anak kemenakan kaum kami,” tegasnya.

Sesuai instruksi Bupati, tim meminta masyarakat menghentikan aktivitas di lokasi eks HGU PT Danau Diatas untuk sementara waktu. Masyarakat dengan senang hati menyanggupinya.

“Tapi, semua aktifitas di atas tanah ini juga harus dihentikan, seperti bangunan liar dan lokasi yang dipinjam oleh yang lain harus juga harus dihentikan. Ini sudah kami sampaikan kepada Bapak Bupati di rumah dinas beliau dulunya. Agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ungkap Harris.

Dengan pertemuan pendek tersebut, masyarakat kaum adat berharap pertemuan dan diskusi itu cepat waktunya. Agar tidak lagi ada kegelisahan dan permasalahan yang tidak jelas ujungnya ini. (Red)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rupiah Kian Jeblok, Ditutup Rp15.427 Per Dolar Amerika 

    Rupiah Kian Jeblok, Ditutup Rp15.427 Per Dolar Amerika 

    • calendar_month Sabtu, 15 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    NILAI tukar rupiah ditutup di level Rp15.427 per dolar AS pada Jumat (14/10). Mata uang Garuda melemah 66 poin atau minus 0,43 persen dari perdagangan sebelumnya. Sementara, kurs referensi Bank Indonesia (BI) Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) menempatkan rupiah melemah ke posisi Rp15.390 per dolar AS pada perdagangan sore ini. Mayoritas mata uang di […]

  • “Mengapa Kau Ganggu Pj Wako dengan Berita Banjir? Habisi Dia!”, Ngeri-Ini Pengakuan Wartawan Korban Kekerasan

    “Mengapa Kau Ganggu Pj Wako dengan Berita Banjir? Habisi Dia!”, Ngeri-Ini Pengakuan Wartawan Korban Kekerasan

    • calendar_month Minggu, 9 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 14Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Suasana duka menyayat hati dirasakan wartawan sekaligus Pimpinan Redaksi www.riauwicara.com. Luka robek dan lebam di sejumlah bagian tubuhnya terus memerih, kendati telah dalam perawatan medis. Selain mendapat penganiayaan dari sejumlah orang diduga suruhan oknum pejabat tertinggi di Pekanbaru, tak kalah bergidiknya korban juga mendapat intimidasi. “Mengapa kau ganggu Pj Wako dengan berita […]

  • PENGEDAR Sabu Transaksi di Pondok Kebun Semangka, Polisi Rohil Gulung 4 Tersangka

    PENGEDAR Sabu Transaksi di Pondok Kebun Semangka, Polisi Rohil Gulung 4 Tersangka

    • calendar_month Senin, 7 Agt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 24Komentar

    PUJUD, detak24com – Satresnarkoba Polres Rohil menggulung empat pengedar sabu. Dua tersangka terciduk di pondok kebun semangka, Jalan Kebun Sarif KM 8 Kepenghuluan Siarang-arang Pujud. Selain di gubuk kebun, polisi juga menangkap dua orang di salah satu wisma di Jalan Lintas Manggala-Pujud Kepenghuluan Manggala Sakti, Kecamatan Tanah Putih. Keempat tersangka yang diamankan polisi itu adalah […]

  • Jenazah di Kali Bekasi Diduga Remaja Tawuran Kabur Saat Razia Polisi 

    Jenazah di Kali Bekasi Diduga Remaja Tawuran Kabur Saat Razia Polisi 

    • calendar_month Senin, 23 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    BEKASI, detak24com – Sebanyak tujuh mayat ditemukan di Kali Bekasi, Jatirasa, Jatiasih pada Ahad 22 September 2024. Mereka diduga para remaja tawuran yang kabur saat razia polisi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi yang datang ke lokasi untuk mengevakuasi tujuh jenazah itu membawanya ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk diautopsi dan proses […]

  • Kebijakan Aneh Sertifikasi Halal Truk Logistik, Pemerintah Cari Uang dengan Menghancurkan Rakyat!

    Kebijakan Aneh Sertifikasi Halal Truk Logistik, Pemerintah Cari Uang dengan Menghancurkan Rakyat!

    • calendar_month Jumat, 30 Agt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, detak24com – Rencana pemerintah untuk menerapkan sertifikasi halal untuk truk logistik, terkesan mengada-ngada serta dapat menghancurkan ekonomi masyarakat.  Pengamat Transportasi, Bambang Haryo Soekartono (BHS) menyatakan sektor transportasi logistik jalan raya tidak memungkinkan untuk diterapkan sertifikasi halal. Karena, komponennya sangat banyak yang perlu diawasi. “Transportasi itu kan selalu bergerak. Arah dan tujuannya tidak bisa diketahui […]

  • Polisi Libas Pengedar Sabu Lintas Riau-Sumut di Bangko Pusako

    Polisi Libas Pengedar Sabu Lintas Riau-Sumut di Bangko Pusako

    • calendar_month Senin, 5 Agt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    ROHIL, detak24com – Polisi gerebek pengedar sabu di sebuah hotel jalan lintas Riau Sumut Km 16 Kepenghuluan Bangko Bakti, Kecamatan Bangko Pusako, Rohil. Informasi dirangkum, Senin (05/08/24), dalam operasi ini, seorang tersangka pengedar sabu berhasil diringkus. Penggerebekan tersebut dilakukan pada Rabu, 31 Juli 2024, sekitar pukul 15.50 WIB. Tersangka yang ditangkap adalah RP alias Riki […]

expand_less