Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Nasional » Kebijakan Aneh Sertifikasi Halal Truk Logistik, Pemerintah Cari Uang dengan Menghancurkan Rakyat!

Kebijakan Aneh Sertifikasi Halal Truk Logistik, Pemerintah Cari Uang dengan Menghancurkan Rakyat!

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 30 Agt 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, detak24com – Rencana pemerintah untuk menerapkan sertifikasi halal untuk truk logistik, terkesan mengada-ngada serta dapat menghancurkan ekonomi masyarakat. 

Pengamat Transportasi, Bambang Haryo Soekartono (BHS) menyatakan sektor transportasi logistik jalan raya tidak memungkinkan untuk diterapkan sertifikasi halal. Karena, komponennya sangat banyak yang perlu diawasi.

“Transportasi itu kan selalu bergerak. Arah dan tujuannya tidak bisa diketahui oleh Pemerintah. Karena setiap bergerak, transportasi logistik tidak wajib melaporkan kepada regulator atau pemerintah. Apakah perjalanan memenuhi ketentuan halal atau tidak, siapa yang tahu? Bahkan pemilik truk pun sulit mengetahui pergerakan yang dilakukan oleh pengemudi. Jadi walaupun bersertifikasi halal, tapi dalam perjalanannya tidak bisa dipastikan apakah tetap halal atau tidak. Sehingga, akan sulit menentukan, suatu alat transportasi masih memenuhi standar kehalalan atau tidak,” kata Bambang Haryo, dikutip Jumat (30/08/24).

Anggota DPR-RI terpilih 2024-2029 ini menyatakan, jika suatu alat transportasi truk harus disertifikasi halal, artinya pengemudi alat transportasi halal tersebut juga harus bersertifikasi halal. Masalahnya bagaimana penetapan standar halal untuk pengemudi alat transportasi tersebut.

“Kan bisa dalam perjalanan pengemudinya melakukan tindakan-tindakan yang tidak halal. Apakah BPJPH (Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal) selaku pemegang otoritas standar kehalalan sanggup untuk memantau 6 juta truk yang ada di seluruh Indonesia? Kalau iya, mereka harus menyiapkan 6 juta orang untuk ikut di setiap truk mengawasi perjalanan logistik dan tindakan dari supir truk. Bila BPJPH akan menjalankan hal tersebut, tentunya infrastruktur jalan raya yang dilewati oleh truk semuanya harus disertifikasi halal. Demikian juga kuli kuli yang mengangkut produk halal, tentunya juga harus bersertifikasi halal. Demikian juga crane crane yang ada di pelabuhan serta lapangan penumpukan, pelabuhan juga harus halal dong? Ini adalah suatu kebijakan yang aneh dan terkesan mengada ngada,” bebernya.

BHS menegaskan sektor transportasi ini berbeda dengan produk makanan atau minuman, yang produksinya di satu tempat dan bisa dipantau secara berkala.

Transportasi jalan raya sudah diatur dalam Undang Undang Nomor 22 tahun 2009, dimana tidak ada ketentuan sertifikasi halal di dalamnya. Yang ada hanyalah tentang standarisasi keselamatan, keamanan dan kenyamanan atau pelayanan minimum. Jadi sertifikasi halal terkesan mengada-ngada, BPJPH mencari uang untuk negara dengan mengorbankan kepentingan yang lebih luas. Tentu ini akan membuka celah baru untuk korupsi atau gratifikasi,” kata BHS.

Apalagi biaya sertifikasi dirasa pengusaha truk yang bergabung di Aptrindo sangat mahal. Ini bisa menambah beban yang besar bagi biaya logistik di Indonesia. Padahal pemerintah masih berupaya untuk menurunkan logistik perform index yang saat ini masih cukup tinggi yaitu sebesar 14 persen. Bila kebijakan ini dipaksakan, pemerintah berarti tidak konsisten. Ujung-ujungnya akan terjadi kenaikan biaya logistik.

“Jika alat transportasi logistik itu belum bersertifikat halal, apalagi bahkan tidak mau, berarti tidak bisa digunakan untuk mengangkut produk industri yang memiliki sertifikat halal tersebut. Maka tentu produk industri pun juga akan kesulitan untuk mendapatkan transportasi logistik yang bersertifikat halal. Maka tarif akan tinggi. Karena terjadi ketidakseimbangan antara supply dan demand. Tidak usah bicara 100 persen, 50 persen saja yang sanggup, maka logistik kita akan chaos. Kalau pun ada logistik yang diangkut oleh transportasi yang bersertifikat halal, harganya pun pasti akan naik. Ini akan mempengaruhi biaya logistik secara keseluruhan. Pihak industri tentu akan menyikapi dengan penyesuaian harga produk industri. Akhirnya siapa yang menerima dampaknya? Tentu masyarakat juga,” ujarnya.

Apalagi, kalau Astrindo (Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia) menyatakan akan melakukan mogok nasional, pasti ekonomi negara akan menjadi korban. Semua produk industri, pangan, dan lain lain akan kesulitan sampai ke pengguna maka akan terjadi kelangkaan barang. Akhirnya akan mengakibatkan harga barang tidak bisa dikendalikan.

“Saya selaku dewan penasihat Asosiasi Penyeberangan (GAPASDAP) juga akan bersikap sama bila pemerintah memaksakan kebijakan ini kepada dunia angkutan laut dan penyeberangan. Karena seperti angkutan logistik jalan raya (truk), semua angkutan transportasi di Indonesia cenderung highly regulated, begitu banyak aturan dan sertifikasi. Seperti halnya di angkutan penyeberangan ada sekitar 50 sertifikat yang harus diselesaikan oleh pengusaha, akibat adanya regulasi,” kata Ketua Harian Masyarakat Tranportasi Indonesia (MTI) Jawa Timur ini.

Ia menyatakan pengusaha transportasi sudah sedemikian pusing menghadapi kondisi infrastruktur yang ada di Indonesia. Apalagi jalan raya banyak yang rusak dan tidak memenuhi syarat, yang bisa menjadi beban biaya daripada transportasi. Juga dengan kondisi susahnya mendapatkan BBM subsidi. Bahkan di wilayah Kalimantan dan Sumatera, apalagi di Papua, harga BBM bisa naik di atas 50 persen dari harga yang sebenarnya. Itupun susah didapat.

“Coba kepala BPJPH sekali sekali ikut naik truk logistik dari Surabaya menuju ke Medan. Bagaimana susahnya operator angkutan logistik dalam menjamin keselamatan dan keamanan logistik yang diangkut. Itu adalah salah satu dari 6 juta truk yang harus dipantau oleh 6 juta aparat dari BPJPH. Ayo membuat kebijakan yang logis dong, yang tujuannya untuk menumbuhkan ekonomi, bukan malah menghancurkan ekonomi Indonesia,” tutupnya dikutip dari kedaipena.com. (*)

Editor : Kar 

 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kaki dan Mulut Dilakban, Daycare ESLC Pekanbaru Aniaya Balita 4 Tahun

    Kaki dan Mulut Dilakban, Daycare ESLC Pekanbaru Aniaya Balita 4 Tahun

    • calendar_month Kamis, 8 Agt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Bocah berusia empat tahun berinisial F diduga jadi korban penganiayaan di tempat penitipan anak atau daycare ESLC Pekanbaru. Kaki dan mulut korban diisolasi. Dugaan penganiyaan itu dilaporkan orang tua korban, Aya Sofia (41) ke Polresta Pekanbaru. Dia tidak terima anaknya dianiaya oleh pengasuh di daycare ESLC. “Dugaan penganiayaan di sebuah penitipan anak. […]

  • CEGAH Tragedi Anggota KPPS Tewas Massal, KPU Ubah Sistem Penghitungan Suara

    CEGAH Tragedi Anggota KPPS Tewas Massal, KPU Ubah Sistem Penghitungan Suara

    • calendar_month Jumat, 28 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • 14Komentar

    JAKARTA, detak24com – Peristiwa kelam tewasnya 894 petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) pada Pemilu Serentak 2019, diupayakan tidak terulang di Pemilu 2024. Yakni dengan mengubah aturan teknis pemungutan suara. Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Idham Holik, menjelaskan pihaknya melakukan revisi Peraturan KPU (PKPU) tentang Pemungutan, Penghitungan dan Rekapitulasi Suara. “Saat ini KPU RI […]

  • MANTAN Bos PT Pujud Karya Sawit Terciduk di Pontianak, Penggelapan Cangkang

    MANTAN Bos PT Pujud Karya Sawit Terciduk di Pontianak, Penggelapan Cangkang

    • calendar_month Senin, 4 Sep 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    ROHIL, detak24com – Mantan Manager PKS PT Pujud Karya Lestari berinisial KLN terciduk di Pontianak. Tersangka ditangkap dalam kasus penggelapan cangkang, di perusahaan yang ia pimpin. Kapolres Rohil AKBP Andrian Pramudianto SH SIK MSi melalui Kasubsi Pen Si Humas Polres Rohil Aipda Dewy Satria, Senin (04/09/23) mengatakan, tersangka ditangkap di Jalan Poros Rasau Jaya Desa […]

  • Tim gabungan memadamkan api Karhutla di Rohil

    Terpantau 33 Hotspot Siang Ini di Riau, Rohil Terbanyak

    • calendar_month Senin, 18 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • 14Komentar

    Pekanbaru, detak24.com – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat ada 33 hotspot (titik panas) di Provinsi Riau, Senin (18/07/22). Forecaster On Duty BMKG stasiun Pekanbaru Yasir Prayuna mengatakan, 33 titik panas tersebut tersebar sejumlah daerah di Bumi Lancang Kuning. Ia merincikan, 33 titik panas ini tersebar di 10 wilayah dengan sebaran terbanyak berada di […]

  • Sempat Mangkrak 10 Tahun, Jembatan Sipungguk Kampar Tuntas Dikerjakan

    Sempat Mangkrak 10 Tahun, Jembatan Sipungguk Kampar Tuntas Dikerjakan

    • calendar_month Sabtu, 3 Agt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAMPAR, detak24com – Pj Bupati Kampar Hambali mengapresiasi Gubri SF Hariyanto dalam menyelesaikan proyek jembatan Sipungguk yang mangkrak 10 tahun. Jembatan Sipungguk – Salo, Kecamatan Salo, Kabupaten Kampar yang baru diresmikannya Pj Gubri itu, sebelumnya sempat mangkrak sejak 2014 lalu. Pj Bupati Kampar, Hambali mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada Pj Gubernur Riau yang telah […]

  • Pegawai Kecamatan Pinggir Terlibat Sindikat Pemalsu Dokumen Negara 

    Pegawai Kecamatan Pinggir Terlibat Sindikat Pemalsu Dokumen Negara 

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Seorang pegawai bagian Dukcapil Kecamatan Pinggir, Bengkalis terciduk dalam kasus pemalsuan dokumen negara. Pegawai Kecamatan Pinggir tersebut berinisial SHP. Ia ditangkap di kantornya setelah terbukti menerbitkan NIK palsu, surat keterangan pindah (SKPWNI), dan menyuplai blanko KTP kosong kepada tersangka FHS. Baca juga : Gonjong Limo Mandau Gelar Halal Bihalal, Dihadiri Wako Payakumbuh […]

expand_less