Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » VIRAL » Pajak PBB Naik Capai 1.000 Persen, Warga Jombang Bawa Galon Berisi Duit Koin ke Bapenda 

Pajak PBB Naik Capai 1.000 Persen, Warga Jombang Bawa Galon Berisi Duit Koin ke Bapenda 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 12 Agt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JOMBANG, detak24com – Kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tidak hanya menimbulkan keresahan di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, tetapi juga dirasakan masyarakat di Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Bahkan, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jombang mengakui bahwa di sejumlah wilayah, kenaikan tersebut mencapai hingga seribu persen.

Salah satu warga yang terdampak, Joko Fattah Rochim memilih melunasi PBB menggunakan uang koin hasil tabungan anaknya. Dengan membawa galon berisi koin, ia mendatangi kantor Bapenda Jombang.

Menurutnya, tindakan tersebut tidak hanya sebagai bentuk pembayaran pajak, tetapi juga wujud protes terhadap lonjakan tarif yang memberatkan. Sebelumnya, nilai pajak yang ia bayarkan sekitar Rp 400 ribu per tahun, kini meningkat menjadi Rp 1,35 juta.

“Jika kenaikannya dari Rp 300 ribu menjadi Rp 400 ribu atau Rp 500 ribu masih wajar. Namun, jika naik hingga lebih dari Rp 1 juta, tentu memberatkan,” ujarnya dikutip, Selasa (12/08/25).

Ia menambahkan uang yang diberikan merupakan uang celengan dari anaknya. Hal tersebut disebabkan karena keterbatasan biaya untuk membayar pajak PBB.

“Koin ini adalah hasil celengan anak saya sejak duduk di bangku SMP hingga semester dua kuliah. Karena saya tidak memiliki cukup uang, saya meminta bupati untuk tegas membenahi aturan yang merugikan masyarakat,” paparnya.

Ketika berada di kantor Bapenda, sempat terjadi perdebatan antara Fattah dan Kepala Bapenda Jombang, Hartono. Setelah dilakukan perhitungan, jumlah koin yang dibawa mencapai Rp 1,3 juta, cukup untuk melunasi kewajiban pajaknya.

Dia membenarkan adanya kenaikan signifikan di beberapa wilayah.

Ia menjelaskan bahwa hal tersebut disebabkan oleh pembaruan data objek pajak yang sudah lama tidak dilakukan.

“Nilai pada Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) jumlahnya sangat banyak dan tersistem di aplikasi, sehingga tidak bisa diperiksa satu per satu. Tidak semua tarif naik, ada juga yang turun,” terangnya.

Lebih lanjut, Hartono menyatakan bahwa persentase kenaikan tidak dapat ditentukan secara pasti karena variatif.

“Memang ada beberapa yang naik hingga ribuan persen. Hal ini terjadi karena data objek pajak di Jombang sudah lama tidak diperbarui. Pada tahun 2024 dilakukan pembaruan, sehingga ditemukan banyak nilai objek pajak yang tidak sesuai. Akibatnya, sebagian mengalami kenaikan cukup signifikan,” pungkasnya dikutip dari kabarjombang.com. (red)

Editor : Kar

 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Viral! Bule AS Keluhkan Hotel Karantina COVID RI, Rp2 Juta Semalam Tapi Bobrok

    Viral! Bule AS Keluhkan Hotel Karantina COVID RI, Rp2 Juta Semalam Tapi Bobrok

    • calendar_month Senin, 10 Jan 2022
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    Jakarta (DETAK24.COM) – Seorang warga Amerika Serikat (AS) mengeluhkan kondisi hotel di Indonesia yang dipakai untuk karantina COVID-19 pelaku perjalanan luar negeri. Matthew J Martin atau akrab disebut Abah Omar menyebut fasilitas pada hotel sangat tidak sebanding dengan beban yang dikenakan. Seperti diketahui semua pelaku perjalanan luar negeri yang baru sampai ke Indonesia harus menjalani […]

  • KORBAN Mutilasi Sleman Ternyata Mahasiswa Asal Bangka Belitung, Potongan Tubuh Berserakan

    KORBAN Mutilasi Sleman Ternyata Mahasiswa Asal Bangka Belitung, Potongan Tubuh Berserakan

    • calendar_month Minggu, 16 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • 25Komentar

    Jogyakarta, detak24com – Polisi menangkap dua pelaku mutilasi Sleman, Yogyakarta. Aparat sampai saat ini masih mendalami motif pembunuhan tersebut. Dilansir dari detikJateng, kedua pelaku mutilasi Sleman yakni, W dan RD, ditangkap kemarin. Oleh karena itu, pihaknya membutuhkan waktu untuk mengungkap motif pelaku mutilasi Sleman tersebut. “(Motif pelaku mutilasi Sleman) belum ada. Kami mohon kerjasamanya rekan […]

  • POLISI Bekuk Pemasok Narkoba yang Tewaskan Briptu JD di Rohil

    POLISI Bekuk Pemasok Narkoba yang Tewaskan Briptu JD di Rohil

    • calendar_month Selasa, 13 Feb 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    ROHIL, detak24com – Polres Rohil membekuk pemasok narkoba yang dikonsumsi Briptu JD (polisi tewas over dosis) di kafe remang-remang Jalan Simpang Mayat, Kelurahan Banjar XII, Kecamatan Tanahputih, Rohil. Pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat tentang maraknya transaksi dan penyalahgunaan narkoba di kafe tersebut. Kemudian insiden tewasnya salah satu anggota Polres Rohil, berinisial Briptu JD karena […]

  • Pria Paruh Baya Tewas di Sungai Kuantan Desa Kampung Baru Gunung Toar, Tenggelam Saat Menjala

    Pria Paruh Baya Tewas di Sungai Kuantan Desa Kampung Baru Gunung Toar, Tenggelam Saat Menjala

    • calendar_month Sabtu, 28 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KUANSING, detak24com – Seorang warga Kecamatan Gunung Toar, Kuansing hilang di Sungai Kuantan, Jumat (27/06/25) petang. Dia tenggelam saat menjala ikan dan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Korban bernama Ardi Muklis (58), warga Desa Kampung Baru tenggelam sekitar pukul 17.00 WIB. Dia menjala ikan bersama temannya di Sungai Kuantan, tepatnya dekat Desa Seberang Gunung. “Korban […]

  • Belasan Tewas-Puluhan Orang Tertimbun, Banjarnegara dan Cilacap Dilanda Longsor 

    Belasan Tewas-Puluhan Orang Tertimbun, Banjarnegara dan Cilacap Dilanda Longsor 

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAWA TENGAH, detak24com – Sedikitnya 15 orang dilaporkan tewas serta puluhan warga hilang dalam bencana longsor yang melanda Banjarnegara dan Cilacap, Jawa Tengah. Kepala Kantor SAR/Basarnas Cilacap, Muhammad Abdullah mengatakan jumlah korban meninggal dunia akibat bencana tanah longsor di Desa Cibeunying, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, menjadi 13 orang. Sementara, 10 orang korban lainnya masih dalam […]

  • Modus Pinjam Jemput Pakaian, Si Gemuk Sikat Yamaha NMAX Majikan

    Modus Pinjam Jemput Pakaian, Si Gemuk Sikat Yamaha NMAX Majikan

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Seorang pria gemuk inisial YRMY terciduk usai menyikat Yamaha NMAX majikan di Lubuk Gaung, Dumai. Informasi dirangkum Ahad (26/04/26), Polsek Sungai Sembilan, Dumai berhasil mengungkap kasus penggelapan motor. Penggelapan itu terjadi pada Kamis, 12 Juni 2025 sekira pukul 19.00 WIB di depan rumah makan Jalan Cut Nyak Dien, Kelurahan Lubuk Gaung. Pelaku […]

expand_less