Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Sumbar » Diduga Terlibat Praktik Kartel Sawit, Lima Pabrik CPO di Pesisir Selatan Dilapor ke KPPU

Diduga Terlibat Praktik Kartel Sawit, Lima Pabrik CPO di Pesisir Selatan Dilapor ke KPPU

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PAINAN, detak24com – Anggota DPRD Kabupaten Pesisir Selata Novermal, melaporkan lima pabrik CPO yang beroperasi di wilayah tersebut kepada Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU). Laporan itu berkaitan dengan dugaan praktik penetapan harga dan potongan timbangan tandan buah segar (TBS) milik pekebun swadaya.

Novermal mengatakan laporan yang diajukan telah ditindaklanjuti KPPU. Hal itu dibuktikan dengan diterimanya surat pemanggilan untuk memberikan keterangan sebagai saksi.

“Melalui Surat Deputi Penegakan Hukum Nomor 1177/DH/P/IV/2026 tanggal 25 Juni 2026, saya dipanggil untuk memberikan keterangan sebagai saksi atas pengaduan yang tercatat sebagai Perkara Laporan Nomor 77-92/DH/KPPU-L/VI/2026,” katanya dalam keterangan resmi, Jumat (26/06/26).

Ia menjelaskan penyelidik KPPU dijadwalkan meminta keterangannya pada 2 Juli 2026 terkait dugaan pelanggaran Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat.

Menurut Novermal, laporan tersebut berkaitan dengan dugaan adanya kesepakatan di antara lima pabrik kelapa sawit dalam menetapkan harga pembelian TBS yang rendah serta menerapkan potongan timbangan yang tinggi terhadap hasil panen petani sawit swadaya.

Ia mengungkapkan, harga TBS kelapa sawit swadaya di Kabupaten Pesisir Selatan saat ini berkisar Rp1.400 per kilogram, atau jauh di bawah harga TBS kebun plasma yang ditetapkan pemerintah.

Selain itu, kata dia, harga TBS di Kabupaten Sijunjung juga tercatat lebih tinggi dibandingkan Pesisir Selatan. Perbedaan tersebut, menurutnya, juga diikuti besarnya potongan timbangan yang diterapkan.

“Potongan timbangan TBS di Pesisir Selatan mencapai sekitar 9 hingga 12 persen, sedangkan di Kabupaten Sijunjung hanya sekitar 4 hingga 5 persen,” ujarnya.

Novermal mengatakan pihak perusahaan selama ini beralasan harga rendah disebabkan rendemen TBS dari Pesisir Selatan dinilai rendah. Namun, menurutnya, tidak pernah ada pemeriksaan rendemen hamparan secara terbuka, begitu pula data rendemen di pabrik yang tidak dipublikasikan.

“Alasan lainnya, potongan timbangan tinggi karena mutu TBS rendah. Namun standar penilaiannya juga tidak pernah dijelaskan secara transparan,” katanya.

Ia menilai kondisi tersebut telah berlangsung cukup lama, sehingga harga TBS petani swadaya di Pesisir Selatan menjadi yang terendah, sementara potongan timbangannya termasuk yang tertinggi di Sumatera Barat.

Menurut perhitungannya, selisih harga sekitar Rp700 per kilogram dibandingkan Kabupaten Sijunjung berpotensi menyebabkan kerugian petani sawit swadaya di Pesisir Selatan yang memiliki luas kebun sekitar 44 ribu hektare hingga mencapai lebih dari Rp700 miliar setiap tahun.

Karena itu, Novermal meminta KPPU mengusut dugaan praktik persaingan usaha tidak sehat tersebut serta memastikan adanya mekanisme penetapan harga dan potongan timbangan yang transparan dan berkeadilan sesuai ketentuan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pembelian Tandan Buah Segar Kelapa Sawit Produksi Pekebun Mitra.

“Apabila lima pabrik tersebut terbukti melakukan praktik kartel dan persaingan usaha tidak sehat, saya berharap KPPU menjatuhkan sanksi yang tegas sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Adapun lima perusahaan yang dilaporkan ke KPPU yakni PT Incasi Raya Sudetan POM di Teluk Ampalu Inderapura, PT Sumatera Jaya Agro Lestari di Teluk Ampalu Inderapura, PT Transco Energi Utama di Tiga Sungai Inderapura, PT Kemilau Permata Sawit di Kubu Kecamatan Tapan, serta PT Muara Sawit Lestari di Lunang Selatan.

Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan resmi dari pihak perusahaan-perusahaan yang disebutkan terkait laporan tersebut, seperti diwartakan bisnis. (*)

Editor ; Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • PRIA KAMPAR Ditangkap Gegara Jual Chip Domino Higgs di Warung BRI Link

    PRIA KAMPAR Ditangkap Gegara Jual Chip Domino Higgs di Warung BRI Link

    • calendar_month Rabu, 7 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • 18Komentar

    KAMPAR, detak24.com – Aparat Polsek Tapung Hulu, Kampar menangkap seorang pria berinisial PS (43). Saat digerebek tersangka sedang menjual chip Domino Higgs di sebuah warung BRI Link Jalan Raya KM 96, Desa Sumber Sari. Kapolsek Tapung Hulu AKP Nurman mengatakan, pengungkapan tersebut dilakukan pada Selasa (6/12/2022) dimana berawal dari informasi masyarakat ada sebuah warung BRI […]

  • Kiyai Besar di Jawa Timur Terlibat Pencucian Uang Rp 20 Miliar 

    Kiyai Besar di Jawa Timur Terlibat Pencucian Uang Rp 20 Miliar 

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SEMARANG, detak24com –  Kejaksaan Agung dan Kejati Jateng menahan Ketua Yayasan Silmi Kaffah Rancamulya, Gus Yazid dalam kasus TPPU. Ia disebut menerima uang Rp 20 miliar dari kasus korupsi BUMD Cilacap. Dikutip Sabtu (27/12/25), Gus Yazid diperiksa penyidik di Kantor Kejati Jateng, Semarang Selatan sejak pagi dan selesai pukul 10.30 WIB. Ia keluar mengenakan rompi […]

  • PELAKU Curanmor di Lirik Inhu Terciduk Saat Hendak Jual Barang Curian

    PELAKU Curanmor di Lirik Inhu Terciduk Saat Hendak Jual Barang Curian

    • calendar_month Minggu, 4 Jun 2023
    • account_circle Redaksi
    • 20Komentar

    INHU, detak24com – Ternyata hukuman penjara tak mampu memberikan efek jera terhadap BH alias Boby (30), warga Desa Rejo Sari Kecamatan Lirik, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau. Masih hitungan hari menghirup udara bebas, pria tersebut kembali disikat jajaran Unit Reskrim Polsek Lirik, Resort Inhu atas kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) yang sebelumnya juga mengantarkan dirinya menginap […]

  • BPJS Ketenagakerjaan Cabang Duri Serahkan Santunan JKM 

    BPJS Ketenagakerjaan Cabang Duri Serahkan Santunan JKM 

    • calendar_month Minggu, 16 Jul 2023
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 9Komentar

    DURI, detak24.com – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) Kantor Cabang Duri, Ahad (16/07/23) menyerahkan santunan Jaminan Kematian (JKM) kepada ahli waris masyarakat yang dilindungi atas perpanjangan tangan perisai Yuliaro Zebua, masyakarat Nias di Desa Pematang Obo, Kecamatan Bathin Solapan.  Ada 4 santunan diserahkan langsung secara simbolis di Gereja Desa Pematang Obo, dan dihadiri […]

  • Emak emak Warga Mekarsari Dumai Terpergok Nginap dengan Pria Batam, Ternyata Sedang Gini!

    Emak emak Warga Mekarsari Dumai Terpergok Nginap dengan Pria Batam, Ternyata Sedang Gini!

    • calendar_month Sabtu, 20 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com –Tak disangka bejatnya kelaku emak emak warga Mekarsari Dumai ini. Ia terpergok nginap dengan pria Batam, ternyata keduanya pengedar ekstasi. Informasi dirangkum, Sabtu (20/07/24) emak emak warga Mekarsari itu berinisial DT (36). Ia terciduk bersama SH (49) di sebuah kamar kos kawasan STDI, Dumai Barat. Saat digerebek, polisi . menemukan pil ekstasi berlogo […]

  • Belum Sempat Mandi, Satpol PP Inhil Angkut Tiga Pasangan Mesum 

    Belum Sempat Mandi, Satpol PP Inhil Angkut Tiga Pasangan Mesum 

    • calendar_month Selasa, 31 Des 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    INHIL, detak24com – Satpol PP Inhil menggerebek sejumlah hotel dan penginapan di Tembilahan. Hasilnya, tiga pasangan mesum terjaring, Selasa (31/12/24) pagi. Aparat melakukan kegiatan penertiban, hasilnya tiga pasangan bukan suami istri berhasil diamankan sebagai tindak lanjut dari kegiatan non-yustisi. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan penginapan dan wisma di wilayah Inhil lebih selektif dalam menerima tamu, […]

expand_less