Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Hukrim » Emak emak Tewas Dirampok di Desa Tambang Kampar, Perhiasan dan Uang Lesap 

Emak emak Tewas Dirampok di Desa Tambang Kampar, Perhiasan dan Uang Lesap 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 4 Jul 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAMPAR, detak24com – Teka teki pembunuhan emak emak warga Desa Tambang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar terungkap. Dua pelaku terciduk polisi.

Setelah empat bulan penyelidikan, Satuan Reserse Kriminal Polres Kampar bersama Polda Riau mengungkap kasus perampokan disertai pembunuhan terhadap emak emak bernama Lisma Donna Riasta (43).

Korban ditemukan tewas di dapur rumahnya Dusun Kampung Lintang RT/RW 001/001, Desa Tambang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Ahad (23/2/2025) sekitar pukul 10.30 WIB. Pelaku merampok uang Rp 50 juta dan perhiasan korban.

“Pelaku berinisial ZA alias SL (38) dan MI alias I (39) diringkus di kediaman masing-masing pada Ahad (29/06/25),” ujar Direktur Reserse Kriminal Umum (Ditreskrumum) Polda Riau, Kombes Pol Asep Darmawan, Jumat (04/07/25).

Kedua pelaku merupakan tetangga yang sering nongkrong di rumah panggung yang berada tak jauh dari kediaman korban. Ironisnya, rumah itu milik nenek korban, yang ditinggal kosong.

Lokasi tersebut kerap dijadikan tempat pesta minuman keras dan narkoba. Bahkan saat penangkapan, salah satu pelaku berinisial MI diketahui positif menggunakan narkoba.

Asep menjelaskan, pelaku diduga sudah lama mengamati kebiasaan korban, termasuk waktu berangkat ke pasar dan aktivitas hariannya.
Korban juga diketahui baru menerima arisan Rp40 juta,

“Korban tinggal sendiri, dan pelaku tahu betul rutinitasnya.,” ujar Asep didampingj Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Anom Karibianto dan Kasatreskrim Polres Kampar, AKP Gian Wiatma Jonimandala.

Diduga pelaku masuk melalui pintu samping rumah korban. Namun pintu tidak rusak. “Patut diduga karena sudah kenal, maka korban membuka pintu ketika pelaku datang,” ucap Asep.

Asep mengakui proses pengungkapan kasus ini memakan waktu karena minimnya saksi dan dukungan warga sekitar. Kendati begitu, polisi tetap melakukan penyelidikan.

Melalui pendekatan ilmiah atau scientific crime investigation, seperti penggunaan lie detector, rekonstruksi TKP, dan analisis forensik, penyidik berhasil menguatkan bukti keterlibatan kedua pelaku.

“Pembuktian dilakukan secara hati-hati. Lebih baik kami melepas seratus orang yang tidak bersalah daripada menangkap satu yang tidak bersalah,” tutur Asep.

Dari lokasi, polisi turut mengamankan tabung gas, obeng, dan barang-barang milik korban yang diduga diambil pelaku. Saat ditemukan korban berpakaian rapi dan siap berangkat ke pasar.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan kematian dan jo Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan.

“Kedua pelaku terancam hukuman 20 tahun penjara,” kata Asep.

Diberitakan sebelumnya, korban ditemukan bersimbah darah dalam keadaan tidak bernyawa oleh anak korban Rani (17) di dapur rumahnya. Barang berharga miliknya raib.

Berawal ketika telepon selular korban tidak bisa dihubungi oleh salah satu kerabat. Hal itu diberitahukan kepada anaknya.

Si anak bersama sejumlah tetangga berupaya mencari ke rumah korban. Mereka mendapati pintu rumah terbuka.

Setelah memasuki rumah, mereka menemukan korban tergeletak di dapur dalam keadaan telentang. Kepala korban berdarah. Di sekitar tubuhnya ditemukan dua tabung gas LPG 3 kilogram.

Korban kemudian dibawa ke Aulia Hospital untuk mendapatkan pertolongan pertama. Namun pihak rumah sakit menyatakan bahwa korban telah meninggal dunia.

Jenazah korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bayangkara untuk dilakukan autopsi guna mengetahui penyebab pasti kematian.

“Hasil autopsi mengungkapkan bahwa korban meninggal akibat kekerasan benda tumpul di kepala yang menyebabkan cedera batang otak,” ungkap Asep.

Peristiwa itu dilaporkan ke aparat kepolisian dan petugas langsung turun ke lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). (Red)

Editor : kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tantang Kodam Sriwijaya Kasus Polisi Gugur di Arena Sabung Ayam, Kapolda: Saya Minta Bukti Polsek Negara Batin Terima Setoran! 

    Tantang Kodam Sriwijaya Kasus Polisi Gugur di Arena Sabung Ayam, Kapolda: Saya Minta Bukti Polsek Negara Batin Terima Setoran! 

    • calendar_month Sabtu, 22 Mar 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    LAMPUNG, detak24com – Kapolda Lampung, Irjen Pol Helmy Santika merespons keras pernyataan Kodam Sriwijaya, soal Polsek Negara Batin terima setoran sabung ayam di Way Kanan. Helmy meminta bukti atas rumor dan pernyataan tersebut. Dia pun bersedia anak buahnya diperiksa jika memang benar ada keterlibatan. Baca juga : Insiden Tiga Anggota Polri Gugur di Arena Sabung Ayam, […]

  • Keracunan MBG Tembus 10.482 Anak, JPPI Serukan Tutup Dapur SPPG 

    Keracunan MBG Tembus 10.482 Anak, JPPI Serukan Tutup Dapur SPPG 

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, detak24com – Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) mencatat keracunan MBG (Makan Bergizi Gratis) pada 29 September-3 Oktober 2025 mencapai 1.883 anak. Dengan tambahan jumlah tersebut, total korban keracunan MBG hingga 4 Oktober 2025 telah menembus angka 10.482 siswa. JPPI menggarisbawahi, periode tersebut sepekan pasca penutupan sebagian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Angka pekan itu […]

  • Polisi Cokok Pengedar Sabu di Pinggir Jalan Sudirman Bengkalis Kota

    Polisi Cokok Pengedar Sabu di Pinggir Jalan Sudirman Bengkalis Kota

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle Redaksi
    • 2Komentar

    BENGKALIS, detak24com – Seorang pengedar terciduk di pinggiran Jalan Jenderal Sudirman, Bengkalis Kota. Bersama tersangka disita barang bukti sabu 17,89 gram. Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bengkalis kembali menorehkan prestasi dalam perang melawan narkotika. Seorang pria berinisial A (26) berhasil ditangkap bersama barang bukti sabu seberat 17,89 gram dalam sebuah operasi pengembangan pada Sabtu (14/03/26) […]

  • ANTISIPASI Kenakalan Remaja, Polres Dumai Tertibkan Sahur On The Road

    ANTISIPASI Kenakalan Remaja, Polres Dumai Tertibkan Sahur On The Road

    • calendar_month Jumat, 24 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    DUMAI, detak24com – Sebagai antisipasi kenakalan remaja, Polres Dumai melaksanakan patroli Subuh menertibkan Sahur On The Road di sejumlah titik jalan protokol. Giat bertajuk Operasi Tertib Ramadan Lancang Kuning 2023, dipimpin langsung oleh Kapolres Dumai AKBP Nurhadi Ismanto. Didampingi Wakapolres Kompol Josina Lambiombir, Kabag Ops Kompol Yohannes Basri SPi, Kasat Lantas AKP Akira Ceria serta  […]

  • Makin Culun, Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf

    Makin Culun, Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf

    • calendar_month Sabtu, 5 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PRESENTER Ruben Onsu membagikan momen perayaan Hari Raya Idul Fitri pertamanya sebagai seorang Mantan suami Sarwendah itu kelihatan lebih culun. Setelah di hari pertama merayakan dengan sahabat dekatnya, Ivan Gunawan, kini Ruben juga quality time dengan keluarga barunya. Melalui akun sosial medianya, Ruben Onsu membagikan beberapa potret bersama orangtua angkatnya. “Selamat Idul Fitri 1446 H,” […]

  • TAJIR Melintir, Primus Yustisio Biasa Naik Kereta Api

    TAJIR Melintir, Primus Yustisio Biasa Naik Kereta Api

    • calendar_month Selasa, 5 Mar 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DETAK24COM – Mantan raja sinetron Indonesia, Primus Yustisio baru-baru ini ramai menjadi sorotan. Hal itu karena ia terciduk naik kereta api saat berangkat bekerja. Aktor Primus Yustisio namanya sangat melambung di era 90-an hingga 2000-an awal. Lantaran sinetron demi sinetron yang ia bintangi sangat lah sukses. Namun, kini ia menepi dari dunia hiburan dan memilih untuk terjun […]

expand_less