Berangkat Sekolah, Anak-anak Tanjungbelit Selatan Kampar Tiap Hari Seberangi Sungai
- account_circle Redaksi
- calendar_month Minggu, 18 Agt 2024
- print Cetak

Oplus_131072
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KAMPAR, detak24com – Anak-anak di Desa Tanjung Belit Kampar hingga kini masih menyeberang sungai setiap berangkat sekolah. Jika kondisi banjir, alhasil mereka kesusahan.
Hal itu terungkap saat aksi yang penuh kebaikan dan kepedulian, tim Satuan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) bantu anak-anak Desa Tanjung Belit Selatan menyeberangi sungai saat hendak mengikuti upacara HUT RI ke 79, Sabtu (17/08/24).
Tindakan ini merupakan bentuk nyata dari kasih sayang dan kepedulian tim Satgas TMMD terhadap generasi muda dan pendidikan di desa.
Diketahui anak-anak sekolah ini juga setiap hari di desa ini menyeberangi sungai untuk mencapai tempat sekolah mereka. Dalam kondisi sungai yang mungkin berarus deras atau sulit dilalui oleh anak-anak, tim Satgas TMMD tampak dengan penuh kesabaran dan kehangatan turut serta membantu menyeberangi sungai dengan aman dan nyaman.
Tindakan ini tidak hanya membantu mereka mencapai sekolah dengan lebih mudah, tetapi juga memberikan rasa aman dan perhatian yang hangat dari para anggota Satgas TMMD.
Menyadari kesulitan yang dialami anak-anak saat musim banjir, salah seorang warga Tanjung Belit Selatan, Susi mengungkapkan bahwa musim banjir sering membuat perjalanan anak-anak sekolah menyeberangi sungai menjadi sangat sulit dan berbahaya.
“Keberadaan Satgas TMMD yang membantu anak-anak kami adalah anugerah yang sangat kami hargai. Mereka tidak hanya membantu menyeberangkan anak-anak, tetapi juga memberikan perasaan aman dan tenang bagi kami, para orangtua.” ujarnya terharu.
Ia juga mengatakan bahwa kehadiran Satgas TMMD dalam membantu anak-anak sekolah menyeberangi sungai mencerminkan semangat kepemimpinan yang berbasis kasih sayang, kebersamaan.
Serta kepedulian terhadap pendidikan dan kesejahteraan generasi muda. Tindakan ini menjadi inspirasi bagi masyarakat desa untuk saling mendukung dan menjaga keamanan serta keselamatan anak-anak dalam menempuh pendidikan, dikutip detak24com dari riauterkini. (*)
Editor : Kar











