Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Nasional » Gubernur Malut Dituntut 9 Tahun, Keluarga: Tangkap Bobby Nasution!

Gubernur Malut Dituntut 9 Tahun, Keluarga: Tangkap Bobby Nasution!

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 24 Agt 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MALUKU, detak24com – Keluarga mantan Gubernur Maluku Utara, Abdul Ghani Kasuba atau AGK menyinggung nama menantu Presiden Joko Widodo, Bobby Nasution.

Informasi dirangkum, Sabtu (24/04/28), sidang tuntutan atas terdakwa AGK digelar hari ini, Kamis (22/8/2024), di Pengadilan Negeri (PN) Ternate.

AGK didakwa dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi sejumlah infrastruktur di Maluku Utara.

AGK tiba di PN Ternate bersama ajudannya, Ramadhan Ibrahim, sekitar pukul 10.15 WIT dan dikawal ketat anggota Brimob Polda Malut.

Sidang kali ini beragendakan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari KPK, yang dipimpin majelis hakim dan diketuai Kadar Noh.

“iya, hari ini sidang tuntutan AGK mantan Bubernur Maluku Utara,” ucap jaksa dari KPK sebelum masuk ruang sidang.

Ada yang menarik saat sidang tuntutan yang berlangsung sekitar 1 jam tersebut berakhir.

Setelah sidang berakhir, AGK dikawal ketat oleh anggota Brimob Polda Malut diarahkan kembali masuk mobil tahanan dengan tangan terborgol.

Pada momen ini, terdengar teriakan ‘tangkap Bobby Nasution’ yang keluar dari mulut para keluarga AGK yang turut hadir dalam sidang tersebut.

Tangkap Bobby Nasution, jangan cuman (hanya) disini saja,” teriak salah satu keluarga dengan nada tegas.

Teriakan tersebut disambung oleh para keluarga lainnya, yang ikut menyuarakan hal yang sama.

“Tangkap Bobby di sana, mereka yang punya mau, jangan cuman disini,” ucap mereka.

Diketahui, nama Bobby Nasution yang diistilahkan ‘Blok M’ itu pertama kali mencuat saat persidangan lanjutan kasus suap dan gratifikasi AGK pada Rabu (31/07/24) 

Nama itu keluar dari mulut Kepala Dinas ESDM Maluku Utara, Suryanto Andili yang dipanggil sebagai saksi. 

Dituntut 9 Tahun Denda Rp 300 Juta

Mantan Gubernur Maluku Utara, Abdul Ghani Kasuba alias AGK dituntut 9 tahun penjara oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Selain tuntutan kurungan penjara, AGK juga dijatuhkan dengan denda ratusan juta rupiah.

Saksi hukum yang diberikan karena AGK terbukti sah melakukan tindak pidana penyalahgunaan uang negara alias Korupsi.

Jaksa KPK meminta Majelis Hakim mengadili dan menyatakan AGK terbukti secara sah dan meyakinkan menerima suap dan gratifikasi jual beli jabatan dan proyek infrastruktur mencapai Rp100 miliar lebih. 

Menuntut) menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana penjara selama sembilan tahun dan denda Rp 300 juta subsider enam bulan, “ujar seorang Jaksa KPK.

Selain itu, Jaksa meminta AGK dijatuhi pidana tambahan untuk membayar uang pengganti sejumlah Rp109 miliar lebih dan USD 90 ribu selambat-lambatnya satu bulan setelah putusan pengadilan memperoleh kekuatan hukum tetap.

“Jika dalam jangka waktu tersebut AGK tidak membayar uang pengganti, maka harta bendanya disita oleh Jaksa dan dilelang untuk menutupi uang pengganti tersebut.”

“Dalam hal AGK tidak mempunyai harta benda yang mencukupi untuk membayar uang pengganti, maka dipidana penjara selama 5 tahun, “tandasnya.

Terpisah Hakim Ketua, Kadar Noh mengaku, saudara terdakwa sudah dengar pada intinya saudara terbukti melakukan tindak pidana korupsi.

Sebagaimana didakwakan dalam dakwaan penuntut umum sidang hari ini dan saudara terdakwa dituntut agar dijauhi pidana dengan kurungan penjara.

Mantan Gubernur Malut itu juga dituntut penjara 9 tahun denda Rp 300 juta subsider 6 bulan penjara uang pengganti Rp 109 miliar dengan ketentuan.

Jika uang pengganti tidak dibayar maka dan juga 90 USD kalau saudara tidak mampu ganti maka harta kekayaan saudara disita KPK paling lambat 1 bulan untuk menutupi kerugian negara.

Apabila saudara terdakwa tidak sanggup bayar maka akan menjalani penjara tambahan 5 tahun.

Abdul Gani Kasuba terjaring operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pertengahan Desember 2023.

Selain mantan Gubernur Malut post Abdul Gani, KPK juga menetapkan tersangka Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Malut berinisial Adnan Hasanudin, Kepala Dinas PUPR berinisial Daud Ismail, Kepala BPPJ Malut berinisial Ridwan Arsan dan ajudan Abdul Gani bernama Ramadhan Ibrahim, serta Stevi Thomas dan Kristian Wuisan dari pihak swasta.

AGK Ramadhan dan Ridwan dijerat Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sementara itu, Adnan Hasanudin, Daud Ismail, Stevi Thomas, dan Kristian Wuisan dijerat dengan Pasal 5 ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 13 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP., dikutip detak24com dari Tribunnews. (*)

Editor : kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • JALIN Ukhuwah Islamiah, IKPS Bengkalis Gelar Halal Bihalal 

    JALIN Ukhuwah Islamiah, IKPS Bengkalis Gelar Halal Bihalal 

    • calendar_month Minggu, 11 Jun 2023
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 21Komentar

    DURI, detak24.com – Ikatan Keluarga Pesisir Selatan (IKPS) Kabupaten Bengkalis menggelar halal bihalal di Lapangan Angsana, Simpang Rangau, Kelurahan Pematang Pudu, Duri, Ahad (11/06/23) siang. Halal bihalal ini dilaksanakan dalam rangka menjalin silaturahmi sekaligus memperkuat ukhuwah Islamiah antar sesama pengurus dan  warga IKPS yang berada di Duri dan sekitarnya.  Puluhan warga Duri asal Pesisir Selatan, […]

  • GUBRI Syamsuar Tepungtawari CJH Asal IKM Rohil Pekanbaru

    GUBRI Syamsuar Tepungtawari CJH Asal IKM Rohil Pekanbaru

    • calendar_month Minggu, 21 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 48Komentar

    PEKANBARU, detak24com  – Gubernur Riau, H Syamsuar menepungtawari 16 Calon Jamaah Haji (CJH) asal Rohil di Hotel Aryaduta Pekanbaru, Ahad (21/05/23). Tepuk tepung tawar ini merupakan rangkaian kegiatan halal bihalal dan pengukuhan Ikatan Keluarga Masyarakat (IKM) Rohil Pekanbaru. Dalam kesempatan itu, Syamsuar berharap CJH Rohil yang akan menjalankan ibadah haji ke Tanah Suci tahun ini […]

  • Andre Pascal, kader PDIP Provinsi Babel. (: ist)

    Perihal KDRT Libatkan Pengurus DPD PDIP Babel, Komnas Perempuan Jangan Bikin Gaduh

    • calendar_month Sabtu, 19 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    BANGKABELITUNG, detak24com – Komisioner Komnas Perempuan diminta tak melibatkan kasus KDRT pengurus DPD PDIP Babel atas nama Imam Wahyudi dengan partai politik. Hal itu disampaikan Andre Pascal Posshumah atau dikenal Andre Politik yang juga aktivis pemuda sekaligus kader PDIP Provinsi Babel, Sabtu (29/10/24). “Kasus KDRT Imam Wahyudi murni bersifat pribadi, tak ada hubungan dengan PDIP. […]

  • LEO DANIEL Juara Thailand Masters, Ini Hadiah Khusus dari Presiden Jokowi!

    LEO DANIEL Juara Thailand Masters, Ini Hadiah Khusus dari Presiden Jokowi!

    • calendar_month Senin, 6 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    DETAK24.COM – Juara ganda putra Thailand Masters 2023, Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin dapat hadiah khusus dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Hadiah istimewanya berupa postingan foto kedua pebulutangkis itu saat memegang piala dalam unggahan akun instagram Presiden Jokowi, Ahad (05/02/23). Orang nomor satu Indonesia tersebut juga menuliskan ucapan selamat. “Dari Nimibutr Arena, Bangkok, Thailand, […]

  • KETUA DPRD Bengkalis Dipecat, Sofyan Pimpinan Sementara

    KETUA DPRD Bengkalis Dipecat, Sofyan Pimpinan Sementara

    • calendar_month Sabtu, 23 Sep 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    BENGKALIS, detak24com – Badan Kehormatan (BK) DPRD Bengkalis mengeluarkan rekomendasi menonaktifkan Ketua DPRD Bengkalis Khairul Umam dan Wakil Ketua I Syahrial, usai memproses mosi tidak percaya yang dilayangkan 37 legislator daerah tersebut. Rekomendasi ini sudah diparipurnakan beberapa waktu lalu dan memberhentikan Ketua dan Wakil I Ketua DPRD Bengkalis. Menurut Sofyan, Wakil Ketua DPRD Bengkalis dari […]

  • Dilanda Banjir Menahun Akibat Waduk PLTA Koto Panjang, Warga Pelalawan Ramai-ramai Berorasi di DPRD Riau

    Dilanda Banjir Menahun Akibat Waduk PLTA Koto Panjang, Warga Pelalawan Ramai-ramai Berorasi di DPRD Riau

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Ikatan Pelajar Mahasiswa Kecamatan Pelalawan (IPM-KP) melakukan aksi demonstrasi di depan gedung DPRD  Riau, Senin (10/02/25) petang. Demonstran meminta tindakan nyata dari pemerintah dan PT PLN (Persero) Koto Panjang untuk mengatasi masalah banjir yang acap melanda wilayah Kabupaten Pelalawan. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk keprihatinan terhadap dampak banjir yang terus menerus mengganggu […]

expand_less