Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Pekanbaru » Korupsi SPPD Fiktif, Mantan Sekwan DPRD Riau Diganjar 6 Tahun Penjara

Korupsi SPPD Fiktif, Mantan Sekwan DPRD Riau Diganjar 6 Tahun Penjara

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 18 Nov 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24com – Eks Plt Sekretaris DPRD Riau, Tengku Fauzan Tambusai divonis 6 tahun penjara. Terdakwa terbukti korupsi SPPD fiktif sebesar Rp 2,3 miliar.

Vonis dibacakan majelis hakim Tipikor pada PN Pekanbaru yang diketuai Jimmi Maruli pada persidangan, Senin (18/11/24).

Majelis hakim menyatakan Tengku Fauzan bersalah sebagaimana Pasal 2 ayat (1) juncto Pasal 18 Undang-Undang (UU) Nomor 20 tahun 2021 atas perubahan UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

“Menyatakan terdakwa Tengku Fauzan Tambusai bersalah melakukan tindak pidana korupsi. Menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa selama 6 tahun, dipotong masa penahanan yang telah dijalankan,” ujar Jimmi.

Selain penjara, hakim juga menghukum Tengku Fauzan membayar denda Rp200 juta. Dengan ketentuan jika tidak dibayar diganti kurungan selama 2 bulan.

Tidak hanya itu, Tengku Fauzan diberi hukuman tambahan membayar uang pengganti kerugian negara sebesar Rp2.353.826.140.

“Satu bulan setelah putusan berkekuatan hukum tetap, harta benda terdakwa disita dan dilelang
untuk mengganti kerugian negara. Jika tidak mencukupi diganti pidana penjara selama 2 tahun 10 bulan,” jelas Jimmi.

Atas vonis hakim itu, Tengku Fauzan melalui penasehat hukumnya menyatakan pikir-pikir. Hal yang sama juga disampaikan Jaksa penuntut umum (JPU) Dewi Shinta Dame dan Yuliana.

Hukuman dari hakim itu lebih ringan dari tuntutan JPU. Sebelumnya, terdakwa dituntut 8 tahun penjara, denda Rp 300 juta atau diganti kurungan selama 6 bulan.

Selain itu, Tengku Fauzan diwajibkan membayar uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 2.353.826.140. Dengan ketentuan jika dibayar diganti penjara selama 4 tahun.

Diberitakan sebelumnya, Tengku Fauzan ditetapkan sebagai tersangka pada 15 Mei 2024 oleh Tim Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Riau. Pada hari yang sama, ia langsung ditahan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Pekanbaru.

Selama menjabat sebagai Plt Sekretaris DPRD Riau pada September hingga November 2022, Tengku Fauzan memerintahkan bawahannya untuk memalsukan dokumen perjalanan dinas, termasuk Surat Perintah Tugas (SPT), Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD), kwitansi, tiket transportasi, dan dokumen lainnya.

Dokumen-dokumen itu digunakan untuk mencairkan anggaran perjalanan dinas yang sebenarnya tidak pernah dilaksanakan. Sebagai Pengguna Anggaran (PA), Tengku Fauzan meneken dokumen pertanggungjawaban.

Selanjutnya, dia menginstruksikan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dan bendahara pengeluaran untuk mencairkan dana ke Bank Riau tanpa melalui prosedur verifikasi yang seharusnya.

Setelah uang kegiatan perjalanan dinas masuk ke rekening pegawai yang namanya dicatut atau dipakai dalam perjalanan dinas fiktif tersebut, setiap pencairan dilakukan pemotongan sebesar Rp 1,5 juta dan diberikan kepada nama-nama pegawai yang dimaksud, sebagai upah tanda tangan.

Pencairan uang perjalanan dinas fiktif tersebut Rp2,8 miliar lebih. Setelah diberikan Rp1,5 miliar kepada nama-nama yang dicatut, sisanya Rp2,3 miliar lebih, digunaan Fauzan digunakan untuk kepentingan pribadi tersangka. Hasil audit, kerugian negara akibat perbuatan itu sebesar Rp 2.332.826.140.

Tindakan Tengku Fauzan bertentangan dengan ketentuan dalam Permendagri Nomor 77 Tahun 2020, yang mengatur Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah, dan menunjukkan penyalahgunaan wewenang dalam pengelolaan anggaran daerah, dikutip detak24com dari cakaplah. (*)

Editor : Kar 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • WARGA Johor Malaysia Ditemukan Jadi Mayat di Pantai Rupat

    WARGA Johor Malaysia Ditemukan Jadi Mayat di Pantai Rupat

    • calendar_month Sabtu, 18 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • 23Komentar

    RUPAT, detak24com – Akhirnya terkuak identitas mayat yang ditemukan di Pantai Ketapang, Rupat. Korban berstatus Warga Negara Asing (WNA) asal Johor Malaysia, Sabtu (18/03/23). Informasi dirangkum, ternyata jasad tersebut merupakan warga negara Malaysia.Adapun identitas lengkapnya, nama Lim Boon Leong, beralamat di PKB 42 Parit Tarom, Jalan Abdul Rahmat Parit Jawa, Johor, Malaysia. Pengungkapan identitas mayat […]

  • Lima Warga AS Tewas Ditembak, Saat Konvoi Hari Kemerdekaan

    Lima Warga AS Tewas Ditembak, Saat Konvoi Hari Kemerdekaan

    • calendar_month Selasa, 5 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • 24Komentar

    CHICAGO, detak24.com — Setidaknya lima orang tewas dan 19 orang dilarikan ke rumah sakit karena aksi penembakan saat parade Hari Kemerdekaan AS di Highland Park, pinggir Kota Chicago, Negara Bagian Illinois, pada Senin (04/07/22), waktu setempat.       Berdasarkan laporan Chicago Sun-Times yang dilansir Associated Press, parade tersebut dimulai pukul 10 pagi. Namun, selang 10 […]

  • TIM PEKAT POLRES DUMAI Jaring Puluhan Kendaraan Knalpot Brong

    TIM PEKAT POLRES DUMAI Jaring Puluhan Kendaraan Knalpot Brong

    • calendar_month Minggu, 18 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    DUMAI, detak24.com – Setelah menyasar lokasi hiburan malam, warung remang-remang, hotel dan wisma serta rumah kos, kali ini tim operasi penyakit masyarakat (Pekat) Polres Dumai melakukan penertiban pengguna jalan raya. Sabtu (17/12/22) malam, tim gabungan yang dipimpin Kasat Lantas Polres Dumai AKP Akira Ceria mengamakan puluhan kendaraan roda dua yang tidak menggunakan knalpot standar (knalpot […]

  • Jaksa Agung Tegaskan Hasil Audit BPK Kunci Bukti Korupsi 

    Jaksa Agung Tegaskan Hasil Audit BPK Kunci Bukti Korupsi 

    • calendar_month Sabtu, 24 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Jaksa Agung menegaskan hasil audit BPK merupakan kunci bukti praktik korupsi. Itu dipakai JPU untuk menguatkan dakwaan selama persidangan. Jaksa Agung Republik Indonesia, ST Burhanuddin menegaskan peran vital hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam proses pembuktian dan perhitungan kerugian negara akibat tindak pidana korupsi. Baca juga : Defisit APBD Dumai 2024 […]

  • BUPATI Kepulauan Meranti OTT KPK, Ternyata Adil Dililit Kasus Korupsi hingga Miliaran

    BUPATI Kepulauan Meranti OTT KPK, Ternyata Adil Dililit Kasus Korupsi hingga Miliaran

    • calendar_month Sabtu, 8 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • 13Komentar

    JAKARTA, detak24com – Pasca Bupati Kepulauan Meranti kena OTT KPK, lembaga anti korupsi itu mulai melakukan pemeriksaan secara maraton. KPK pun mulai membeberkan sejumlah kasus korupsi yang melilit Bupati Kepulauan Meranti M Adil. Mulai dari suap auditor BPK, terima fee proyek dari SKPD, suap pengadaan jasa umroh hingga pemotongan sejumlah anggaran. Wakil Ketua Komisi Pemberantasan […]

  • MAHASISWA Kedokteran PTBMMKI Wilayah I Salurkan Logistik Korban Banjir Pelalawan

    MAHASISWA Kedokteran PTBMMKI Wilayah I Salurkan Logistik Korban Banjir Pelalawan

    • calendar_month Sabtu, 20 Jan 2024
    • account_circle Redaksi
    • 2Komentar

    PELALAWAN, detak24com – Perhimpunan Tim Bantuan Medis Mahasiswa Kedokteran Indonesia IPTBMMKI) Wilayah 1 meninjau bencana banjir Pelalawan, sekaligus menyalurkan logistik untuk warga berdampak. Sesuai rilis yang diterima redaksi detak24com, Sabtu (20/01/23), PTBMMKI bersama Tim Bantuan Medis Kedokteran Abdurrab melakukan peninjauan bencana banjir di Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau, Rabu (17/01/23). Sekitar 200 Kartu keluarga (KK) terdampak […]

expand_less