Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Pekanbaru » Aksi Preman Berkedok Petugas Kebersihan di Pekanbaru, Tersangka Raup 5 Juta Per Bulan 

Aksi Preman Berkedok Petugas Kebersihan di Pekanbaru, Tersangka Raup 5 Juta Per Bulan 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 10 Mei 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24com – Polresta Pekanbaru menangkap dua preman berkedok petugas kebersihan. Tersangka tertangkap tangan saat mengutip retribusi di Jalan SM Amin Kecamatan Binawidya.

Keduanya inisial KH alias Irul dan AP alias Aprizal merupakan mantan tenaga harian lepas (THL) Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Pekanbaru.

Informasi dirangkum Sabtu (10/05/25), mereka ini tertangkap tangan saat mengutip retribusi kebersihan di sebuah badan usaha di Jalan SM Amin Kecamatan Binawidy pada Rabu (07/05/25).

Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Bery Juana Putra menyebut bahwa badan usaha di Binawidya merupakan wilayah yang dipegangnya.

Sebelumnya pernah menjadi THL namun sudah diberhentikan, akan tetapi mereka masih melalukan penarikan tunai,” ujarnya saat ekspos perkara dirilis, Sabtu (10/05/25).

Ternyata, keduanya beraksi telah lama hampir 6 bulan terakhir. Keduanya diberhentikan semenjak Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memberlakukan retribusi nontunai.

“Untuk lama beraksi itu sejak diberhentikan tahun 2024, ketika sistem pembayaran online diberlakukan, hampir 6 bulan lah,” jelasnya.

Dalam satu bulan, keduanya mampu meraup keuntungan mencapai Rp 5 juta dan dengan retribusi bervariasi ke setiap badan usaha. Paling besar mencapai Rp 250 ribu per bulan dan terkecil Rp 60 ribu per bulan.

Dalam beraksi, keduanya tak segan-segan melakukan pengancaman jika badan usaha tidak membayarkan retribusi kepadanya.

“Kita sudah cek, tersangka juga melakukan pengancaman ke badan usaha apabila tidak setor tunai maka akan ada perbuatan yang tidak menyenangkan dibuatnya,” paparnya.

Kompol Bery mengingatkan badan usaha untuk tidak melakukan retribusi tunai terkait dengan uang kebersihan, sebab sudah melalui non tunai.

“Saya peringatkan oknum yang masih berani pungut retribusi. Saat ini tidak ada lagi retribusi tunai, sudah non tunai,” tukasnya.

Dari tangan keduanya, penyidik menyita uang tunai senilai Rp 1,2 juta serta dua bundel kuitansi kosong DLHK Pekanbaru, satu rangkap SKRD dan 10 kuitansi kosong DLHK Pekanbaru. (Rls)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Indonesia Vs Thailand Jangan Sampai Adu Pinalti, Tonton Kamis Besok

    Indonesia Vs Thailand Jangan Sampai Adu Pinalti, Tonton Kamis Besok

    • calendar_month Rabu, 18 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • 19Komentar

    Jakarta, detak24. com — Pelatih Shin Tae Yong dan Mano Polking tidak ingin duel Indonesia vs Thailand di semifinal SEA Games 2021 berlanjut hingga adu penalti. Indonesia melawan Thailand di semifinal SEA Games yang berlangsung di Stadion Thien Truong, Kamis (19/05/22) petang. Jadwal itu mengalami perubahan dari sebelumnya, dimana laga tersebut semestinya digelar malam hari.Garuda […]

  • UPDATE Sidang Muhammad Adil : Cari Aman, Terdakwa Simpan Uang Setoran OPD di Rekening Ajudan

    UPDATE Sidang Muhammad Adil : Cari Aman, Terdakwa Simpan Uang Setoran OPD di Rekening Ajudan

    • calendar_month Kamis, 9 Nov 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Upaya mencari aman, Bupati Kepulauan Meranti nonaktif Muhammad Adil menyimpan uang setoran OPD dalam rekening ajudan.  Ia memerintahkan ajudannya bernama Restu Prayogi untuk membuka sejumlah rekening bank. Rekening itu untuk menyimpan potongan 10 persen dari UP dan GU sebagai uang setoran OPD. Mengenai trik Muhammad Adil menyimpan uang setoran OPD, diungkapkan Yogi […]

  • Perumahan Kubang Indah Regency Jadi Markas Bos Sabu, Dua Pria Ditangkap 

    Perumahan Kubang Indah Regency Jadi Markas Bos Sabu, Dua Pria Ditangkap 

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • 1Komentar

    KAMPAR, detak24com – Polisi meringkus dua pengedar sabu di sebuah rumah Jalan H Usman, Perumahan Kubang Indah Regency Blok A Nomor 2, Desa Kubang Jaya, Kecamatan Siak Hulu, Kampar. Informasi dirangkum Kamis (17/04/25), kedua pria pengedar sabu itu berinisial JR (40) dan NS (32), ditangkap pada Rabu (16/04/25) sekitar pukul 23.15 WIB malam. Baca juga : […]

  • Api Mengganas, Lima Rumah Warga di Merdeka Baru Dumai Ludes Terbakar

    Api Mengganas, Lima Rumah Warga di Merdeka Baru Dumai Ludes Terbakar

    • calendar_month Rabu, 24 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Kebakaran hebat meludeskan lima unit rumah warga di Jalan Merdeka Baru Dumai, Rabu (24/07/24) sekitar pukul 06.30 WIB. Peristiwa naas tersebut terjadi persis di depan Gedung Pinang Kampai RT 020 Kelurahan Teluk Binjai, Kecamatan Dumai Timur. Pantauan di lapangan, api dalam sekejap meratakan lima rumah warga yang merupakan bangunan semi permanen tersebut. […]

  • Presiden Jokowi Putuskan Lepas Masker

    Presiden Jokowi Putuskan Lepas Masker

    • calendar_month Selasa, 17 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • 11Komentar

    Jakarta, detak24. com – Kendati dinilai terlambat, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) akhirnya memutuskan untuk melepas masker. Kebijakan itu diambil menyikapi kian terkontrolnya penanganan covid-19 di Indonesia. “Aktifitas di luar ruangan boleh melepas masker. Untuk kegiatan di ruangan tertutup dan transport publik tetap harus gunakan masker,” ujar Jokowi dalam pernyataan pers yang disampaikan di Istana Kepresidenan […]

  • Sejoli Pengedar Ekstasi Terciduk di Pinggir Jalan Ratu Sima Dumai

    Sejoli Pengedar Ekstasi Terciduk di Pinggir Jalan Ratu Sima Dumai

    • calendar_month Selasa, 30 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – RM (25) dan seorang perempuan SR (20) terciduk di pinggir Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Ratu Sima Dumai. Keduanya diduga sejoli pengedar ekstasi. Informasi dirangkum, Selasa (30/07/25), pengedar ekstasi itu dibekuk lalu dilakukan penggeledahan dan tidak ditemukan barang bukti narkotika. Namun polisi menemukan 8 butir pil ekstasi dalam sebuah kamar kos di Kelurahan […]

expand_less