Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Meranti » ISTRI Muhammad Adil Menangis Bacakan Pledoi, Fitria: Karir PNS Saya Habis di Sini!

ISTRI Muhammad Adil Menangis Bacakan Pledoi, Fitria: Karir PNS Saya Habis di Sini!

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 18 Agt 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24com – Kepala BPKAD Fitria Nengsih menangis membacakan pledoi di Pengadilan Tipikor PN Pekanbaru, Jumat (18/08/23). Ia mengaku karirnya hancur karena kasus suap yang menjeratnya.

Fitria Nengsih memberikan suap kepada Bupati Kepulauan Meranti nonaktif, Muhammad Adil, sebesar Rp 750 juta. Uang itu diberikan karena M Adil telah memenangkan PT Tanur
Muthmainah Tour sebagai rekanan perjalanan umrah gratis yang merupakan program Pemkab Kepulauan Meranti.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntut Fitria Nengsih dengan pidana penjara selama 3 tahun. Istri siri M Adil itu juga dituntut membayar denda sebesar Rp 200 juta, dengan ketentuan bila tidak dibayar dapat mengganti dengan penjara selama 6 bulan.

JPU menyatakan Fitria terbukti melanggar Pasal 5 Ayat (1) huruf a Undang-Undang (UU) RI Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Fitria Nengsih yang mengikuti persidangan dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Pekanbaru menangis membacakan pledoinya atas tuntutan JPU tersebut. Fitria Nengsih mengawali pledoinya dengan mengucapkan rasa hormat kepada JPU yang telah memeriksa perkaranya.

Fitria Nengsih menjelaskan perjalanan karirnya yang diawali sebagai karyawan Badan Udaha Milik Negara (BUMN) di Bank BNI. Di sela-sela waktu luangnya, Fitria berbisnis yang bergerak di bidang travel haji dan umrah.

Fitria Nengsih diangkat jadi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Kepulauan Metanti pada 2011. Kendati telah menjadi ASN, Fitria tetap bergabung di biro perjalanan umrah, hingga pada 2021 jadi mitra PT Tanur Muthmainah Tour, dan diangkat sebagai kepala cabang di Kabupaten Kepulauan Meranti.

“Perjalanan karir saya selama 11 tahun menjadi ASN di Kabupaten Kepulauan Meranti, akhirnya harus berhenti dengan terjadinya perkara ini. Saya menyatakan penyesalan sangat mendalam atas perbuatan saya,” ujar Fitria Nengsih sambil menangis di hadapan majelis hakim yang diketuai
Mardison.

Fitria Nengsih menyatakan, hidupnya terasa sudah tidak berguna. Namun berkat dukungan dari ibunya, akhirnya ia dapat menerima nasib yang menimpanya.

“Semua tidak lepas dari kehendak Allah SWT. Saya dan keluarga meyakin Allah SWT punya rencana yang jauh lebih baik untuk saya dan keluarga, dan jadi pembelajaran yang sangat berharga dalam menata kehidupan saya di masa mendatang,” kata Fitria Nengsih.

Selain kehilangan karir sebagai ASN, Fitria Nengsih menyebut banyak yang lain hilang dari kehidupannya, termasuk teman sejawat. Hal itu menyadarinya, kalau saat inilah waktunya mengurus kedua putranya yang masih kecil dan ibunya yang sudah berusia 70 tahun.

“Ibu saya sudah sakit-sakitan, yang selama ini terabaikan karena kesibukan saya sebagai ASN dan juga sebagai kepala cabang di biro perwakilan,” tutur Fitria Nengsih dengan suara tersendat.

“Saya anak tunggal di keluarga saya, sejak bapak saya meninggal tahun 2014, ibu saya selalu mendampingi saya di Kepulauan Meranti. Saya miliki dua putra yang masih kecil dan masih membutuhkan kasih sayang, perhatian dan bimbingan saya sebagai ibu, begitu juga ibu saya yang sakit-sakitan memerlukan saya untuk merawat beliau di sisa umurnya, sebagai bakti saya kepada orang tua,” tutur Fitria Nengsih.

Berdasarkan hal itu, Fitria Nengsih meminta majelis hakim untuk mempertimbangkan hukuman kepada dirinya. “Dengan kerendahan hati, saya mohon majelis hakim memutuskan hukuman yang seadil-adilnya dan seringan-ringan. Saya harap majelis hakim dapat mempertimbangkannya,” harap Fitria Nengsih.

Sebelumnya, Yuherman selaku penasehat hukum Fitria Nengsih juga membacakan pledoi. Ia menyebut, uang Rp750 juta yang diberikan kliennya kepada M Adil bukanlah uang suap tapi hak yang diterima dari PT Tanur Muthmainah Tour.

Fitra Nengsih menerima fee dari PT Tanur Muthmainah Tour sebesar Rp1,4 miliar lebih. Dari jumlah itu, ia memberikan kepada M Adil sebesar Rp750 juta. Dan dari uang yang diberikan, kembali diserahkan M Adil kepada Fitria Nengsih sebagai uang bulanan selama 13 bulan, termasuk titipan untuk ibu Fitria Nengsih Rp 50 juta.

“Yang diberikan adalah hak terdakwa dari PT Tanur Muthmainah Tour. Dari 250 jemaah yang diberangkatkan terdakwa menerima fee dengan sistem 5 jemaah free 1. Pemberian uang oleh terdakwa karena adanya hubungan ijab kabul, sebagai istri siri antara terdakwa dengan Bupati M
Adil,” kata Yuherman.

Atas pledoi itu, JPU Budiman Abdul Karib dan kawan-kawan menegaskan tetap pada tuntutan. JPU menegaskan, perbuatan Fitria Nengsih dilakukan sejak dirinya jauh sebelum dirinya jadi istri siri M Adil.

“Kami tetap pada tuntutan. Terdakwa telah melakukan itu sebelum jadi istri bupati. Terdakwa juga tidak mundur sebagai ASN, dan memang ada niat untuk mendapatkan proyek itu,” tegas JPU.(CAKAPLAH)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Dumai Salat Gaib, Doakan Anggota Polri Gugur di Arena Sabung Ayam Lampung 

    Polres Dumai Salat Gaib, Doakan Anggota Polri Gugur di Arena Sabung Ayam Lampung 

    • calendar_month Selasa, 18 Mar 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Personil Polres Dumai salat gaib mendoakan tiga anggota Polres Way Kanan Lampung yang gugur dalam tugas pemberantasan pidana. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa, 18 Maret 2025, di Masjid Al Khairat Polres Dumai, Jalan Bhayangkara, Kelurahan Buluh Kasap, Kecamatan Dumai Timur. Baca juga :  Polisi-TNI Baku Tembak, Tiga Anggota Polri Gugur di Lokasi […]

  • Real Madrid Juarai Champions 2021/2022, Berkah Gol Junior

    Real Madrid Juarai Champions 2021/2022, Berkah Gol Junior

    • calendar_month Minggu, 29 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • 11Komentar

    RAKSASA Spanyol Real Madrid berhasil menjadi juara Liga Champions 2021/2022. Los Blancos meraihnya setelah menumbangkan Liverpool 1-0. Liverpool vs Real Madrid tersaji di Stade de France, Ahad (29/05/22) dini hari WIB. Si Merah bermain sangat dominan di babak pertama dengan banyak menekan Los Blancos. Alih-alih mencetak gol, Liverpool malah nyaris tertinggal sebelum turun minum. Karim […]

  • PORPROV X RIAU-KUANSING, Cabor Senam Bengkalis Sumbangkan Dua Medali Emas  

    PORPROV X RIAU-KUANSING, Cabor Senam Bengkalis Sumbangkan Dua Medali Emas  

    • calendar_month Minggu, 13 Nov 2022
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 60Komentar

    BENGKALIS, detak24.com — Pekan olahraga Provinsi (Porprov) X Riau 2022 yang dilaksanakan di Kabupaten Kuansing dan dua cabang olahraga (Cabor) dilaksanakan di Stadion Rumbai Pekanbaru yakni Senam dan Renang. Dua cabor ini secara resmi dibuka Ahad (13/11/22) dan dilanjutkan dengan pertandingan. Pada pertandingan awal di cabang senam atlet Bengkalis berhadapan dengan semua kabupaten dan kota […]

  • Tangkap Dua Pelaku, Aparat Sita 7 Kg Sabu Selundupan di Rupat

    Tangkap Dua Pelaku, Aparat Sita 7 Kg Sabu Selundupan di Rupat

    • calendar_month Jumat, 12 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    RUPAT, detak24com – Tim gabungan menyita 7 Kg sabu selundupan di Rupat, Kabupaten Bengkalis dengan menciduk dua kurir jaringan internasional. Data dirangkum, Jumat (12/07/24), Tim Ops yang terdiri dari Timsus Elang Malaka Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Bengkalis, Polsek Rupat, dan Bea Cukai Bengkalis berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyeludupan sabu di Jalan […]

  • Terpergok Beraksi, Dua Maling Sawit Tak  Berkutik di Tangan Nenek Lansia 

    Terpergok Beraksi, Dua Maling Sawit Tak  Berkutik di Tangan Nenek Lansia 

    • calendar_month Jumat, 25 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • 1Komentar

    DUMAI, detak24com – Dua orang maling sawit ‘angkat tangan’ saat terpergok pemilik kebun, seorang nenek lansia 65 tahun. Keduanya lalu diantar ke kantor polisi. Informasi dirangkum Jumat (25/04/25), dua pria berinisial MA dan DP ditahan di Mapolsek Sungai Sembilan atas dugaan tindak pidana pencurian buah sawit milik warga dengan berat sekitar 150 kilogram. TKP di […]

  • BELASAN Ekor Sapi Warga Mati Mendadak di Tapung Kampar, Diduga Kena Racun

    BELASAN Ekor Sapi Warga Mati Mendadak di Tapung Kampar, Diduga Kena Racun

    • calendar_month Minggu, 15 Okt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    TAPUNG, detak24com – Warga Desa Sei Kijang, Kecamatan Tapung Hilir, Kabupaten Kampar, Kamis (12/10/2023) digegerkan kematian mendadak belasan ekor sapi, yang diduga kuat akibat keracunan. Meski belum ada konfirmasi resmi mengenai penyebab pastinya, para petugas kesehatan hewan telah memberikan beberapa indikasi awal. Kabid Disbunnak Keswan Kampar, drh Deyus Herman menjelaskan, sapi mati bukan karena penyakit. […]

expand_less