Banjir Aceh Terparah di Lhoksukon, Seorang Tewas-31 Ribu Warga Mengungsi
- account_circle Redaksi
- calendar_month Jumat, 7 Okt 2022
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
ACEH, detak24.com – Banjir yang merendam Kabupaten Aceh Utara meluas ke 12 kecamatan. Lhoksukon menjadi daerah yang terdampak banjir paling parah. Seorang dilaporkan tewas, sebanyak 31 ribu warga mengungsi.
Dikutip Jumat (07/10/22), masyarakat dan pengendara yang melintas di jalan Banda Aceh-Medan diimbau berhati-hati saat tiba di Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara. Jalan nasional di sana terendam banjir sehingga pengemudi harus waspada.
Kabag Humas Pemkab Aceh Utara, Hamdani, mengatakan, banjir yang menggenangi sebagian kecamatan di daerah tersebut mulai surut. Namun di Kecamatan Lhoksukon, debit air makin tinggi.
“Lhoksukon makin parah, airnya sudah melewati jalan negara,” kata Hamdani kepada detikSumut, Kamis (6/10/2022).
Menurutnya, selain merendam jalan, banjir juga menggenangi beberapa perkantoran seperti Dinas Pendidikan, Dinas Sosial. Masyarakat di Lhoksukon disebut mulai mengungsi ke meunasah dan di sana juga dibuka dapur umum.
Hamdani mengatakan, kendaraan masih dapat melintas di jalan nasional di kawasan Lhoksukon. Polisi dan Dinas Perhubungan disebut turun tangan mengatur lalu lintas serta memberi imbauan ke warga.
Berdasarkan data dari Camat Lhoksukon, kata Hamdani, jumlah sementara pengungsi di kecamatan tersebut berjumlah 31.404 orang. Pihak pemerintah mulai menyalurkan bantuan ke pengungsi.
“Provinsi juga akan kirim bantuan. Sekarang warga mengungsi di meunasah-meunasah,” jelasnya.
Selain itu, banjir di Aceh Utara juga menyebabkan seorang warga Kecamatan Cot Girek, Rukayah (72) meninggal dunia saat dievakuasi ke rumah sakit dengan ambulans. Hamdani menjelaskan, petugas gabungan masih mendata korban terdampak banjir.
Sebelumnya, banjir di Aceh Utara terjadi akibat meluapnya sungai setelah daerah itu diguyur hujan lebat. Sejumlah sungai meluap antara lain Krueng Keureutou, sungai Krueng Pase, sungai Krueng Peuto, dan sungai Krueng Pirak.
Banjir merendam puluhan desa yang terletak di 12 kecamatan di kawasan Aceh Utara. di sana terjadi sejak Rabu (5/9) kemarin dan sebagian wilayah mulai menggenangi pemukiman penduduk sejak dinihari tadi.(dtc)
Editor ; Kar
Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com












