52 Jemaah Bengkalis Kloter 10 BTH Gunakan Kursi Roda, Jelang Puncak Haji
- account_circle Redaksi
- calendar_month Rabu, 21 Jun 2023
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MEKKAH, detak24com – Jelang puncak Haji yang tinggal menghitung hari, persiapan para jamaah Bengkalis Kloter 10 BTH terus dilakukan di Mekkah.
Salah satunya dengan melakukan pendataan jemaah yang menggunakan kursi roda. Dimana, berdasarkan data terbaru sebanyak 52 orang menggunakan kursi roda.
Berdasarkan informasi dari pembimbing haji Kabupaten Bengkalis kloter 10 BTH, H Zulkarnaen, dalam beberapa kali pertemuan, pihaknya sudah meminta para ketua kloter untuk melakukan pendataan real jamaah risti (risiko tinggi) dan lansia yang butuh penyewaan kursi roda di Arab Saudi.
“Jadi, jumlah jamaah kita yang menggunakan kursi roda sebanyak 52 orang. Sebagian besar kursi roda tersebut dibawa dari Tanah Air oleh masing-masing jamaah,” ujar Zulkarnaen, Rabu (21/06/23).
Aktifitas para jamaah, ujar Zulkarnaen tetap seperti biasa. Misalnya salat berjamaah, zikir, membaca Al-Qur’an, mendengar pengajian dan ke Masjidil Haram.
Para jamaah juga selalu diingatkan untuk tetap menjaga kesehatan mengingat pelaksanaan puncak Ibadah Haji tinggal menghitung hari.
“Ibadah Haji tidak hanya ibadah rohani, tetapi juga ibadah fisik. Terutama saat puncak pelaksanaan Haji di Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna), butuh fisik yang betul-betul prima,” katanya.
Sebagai contoh, sambung Zulkarnaen, dari Mina ke Jamarat (tempat melempar jumroh) nantinya akan ditempuh dengan berjalan kaki. Dimana jarak antara Mina tempat jamaah bermalam dengan Jamarat sekitar 9 Km pulang pergi.
Untuk itu, guna memastikan kesehatan para jamaah, lanjut Zulkarnaen, pihaknya rutin melakukan visitasi ke para jamaah. Sehingga bisa langsung cepat mengetahui kondisi para jamaah dan apa tindakan yang harus dilakukan.
“Selasa (20/6/2023) kemarin, kita mengantarkan jamaah atas nama Suminah ke Rumah Sakit King Faisal Arab Saudi akibat diagnosa stroke,” tuturnya.
Selain melakukan visitasi dan memantau kondisi para jamaah, juga dilakukan pembinaan terintegrasi oleh TPHI, TPIHI dan TKHI tentang persiapan dan pergerakan menjelang Armina, bimbingan manasik haji dan edukasi kesehatan kepada para jamaah.
“Kegiatan ini kita bagi dua hari. Untuk hari pertama (20/6/2023) khusus jamaah rombongan 1, 2, 3 dan 4. Kemudian pada hari kedua (21/6/2023) dilanjutkan jamaah rombongan 5, 6, 7, 8 dan 9,” tutupnya.(halloriau)
Editor : Kar
Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com












