Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » WASPADA! Buaya 3 Meter Terjebak di Kanal PT RAPP Pelalawan

WASPADA! Buaya 3 Meter Terjebak di Kanal PT RAPP Pelalawan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 23 Nov 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PELALAWAN, detak24.com – BBKSDA Riau memasang perangkap menyusul laporan pihak PT RAPP terkait buaya yang terjebak pada kanal kecil area konsesi perusahaan di Pelalawan.

Kabid BBKSDA Wilayah I Andri Hansen Siregar mengatakan, buaya itu diduga datang saat banjir tinggi hingga terjebak di kanal saat air telah surut.

“Iya, jenis satwa tersebut merupakan buaya muara dengan panjang sekitar 3 meter. Lantaran jenisnya yang tergolong berbahaya, maka dari itu diusahakan penangkapan untuk dapat dipindahkan ke habitatnya,” ujar Andri, Rabu (23/11/22).

Selain mengganggu aktivitas, di sana buaya juga diperkirakan kekurangan pakan sehingga memang diperlukan evakuasi.

“Kami telah memasang dua perangkap untuk mengamankan satwa tersebut agar dapat dilepasliarkan di habitatnya yang jauh dari aktivitas masyarakat,” terangnya.

Namun, lanjut Hansen, walaupun hampir sepekan perangkap dipasang, buaya tak kunjung masuk jebakan. “Hari ini tim kembali bergerak ke lapangan untuk melakukan pemantauan kembali,” sebutnya.

Tim BBKSDA juga meminta PT. RAPP agar melakukan penambahan pemasangan papan peringatan satwa buaya di sekitar lokasi. Dilakukan pula pembersihan di sekitar kemunculan buaya serta pemantauan atau monitoring rutin.

“Kami telah melakukan sosialisasi agar tidak memancing dan dapat waspada di sekitar tempat kemunculan buaya,” tutupnya.***

Sumber : CAKAPLAH.com

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Komentar (13)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Ngeri! Induk dan Anak Harimau Keliaran di SDN 016 Teluk Naga Pelalawan 

      Ngeri! Induk dan Anak Harimau Keliaran di SDN 016 Teluk Naga Pelalawan 

      • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      PELALAWAN, detak24com – Peristiwa ngeri dan horor terjadi di Kabupaten Pelalawan. Induk dan anak harimau sumatera berkeliaran di SDN 016 Teluk Naga, Desa Pulau Muda, Teluk Meranti sejak beberapa pekan belakangan. Penampakan seekor induk harimau bersama anak-anaknya di sekitar SDN 016 Teluk Naga, Desa Pulau Muda, Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. […]

    • Komisaris Utama dan Direktur Operasi Pertamina Drilling Ingatkan Pentingnya Keselamatan Kerja Saat MWT ke Rig PDSI#43.3

      Komisaris Utama dan Direktur Operasi Pertamina Drilling Ingatkan Pentingnya Keselamatan Kerja Saat MWT ke Rig PDSI#43.3

      • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
      • account_circle Yusrizal Sikumbang
      • 0Komentar

      SEMBAKUNG, detak24.com — Komitmen terhadap keselamatan kerja dan keunggulan operasional kembali ditegaskan oleh manajemen PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) dalam kegiatan Management Walkthrough (MWT) yang dilaksanakan di Rig PDSI#43.3, wilayah kerja Sembakung Field, Nunukan, Kalimantan Utara, Rabu (16/07/25). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Komisaris Utama Pertamina Drilling, Gema Iriandus Pahalawan, serta Direktur Operasi […]

    • Warga Ukui Pelalawan Jadi Tersangka Kematian Anak Gajah Terjerat Tali 

      Warga Ukui Pelalawan Jadi Tersangka Kematian Anak Gajah Terjerat Tali 

      • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      PEKANBARU, detak24com – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau menetapkan seorang pemilik lahan sebagai tersangka dalam kasus kematian seekor anak gajah sumatera di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Pelalawan. Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik mendalami dugaan aktivitas perkebunan ilegal dalam kawasan konservasi tersebut, pasca menemukan bangkai anak gajah yang telah membusuk. Direktur Reserse Kriminal […]

    • Anggota DPRD Bengkalis Giyatno Sebarkan Produk Hukum Perda ZIS 

      Anggota DPRD Bengkalis Giyatno Sebarkan Produk Hukum Perda ZIS 

      • calendar_month Sabtu, 24 Des 2022
      • account_circle Yusrizal Sikumbang
      • 16Komentar

      DURI, detak24.com – Guna memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pengelolaan Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS), anggota DPRD Bengkalis dapil 4 Mandau, Pelda (Purn) Giyatno dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) melaksanakan kegiatan penyebarluasan produk hukum Peraturan Daerah Kabupaten Bengkalis No. 3 Tahun 2018, Sabtu (24/12/22) di rumah Pendi Warson, Jalan Seroja samping Masjid Besar Arafah, Duri, […]

    • NAHAS! Penjaring Ikan Hilang Terbawa Arus Sungai Kampar

      NAHAS! Penjaring Ikan Hilang Terbawa Arus Sungai Kampar

      • calendar_month Rabu, 8 Nov 2023
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      KAMPAR, detak24com – Seorang penjaring ikan hilang terbawa arus Sungai Kampar Desa Koto Perambahan, Kabupaten Kampar, Rabu (08/11/23) pagi. Penjaring ikan tersebut diketahui bernama Dodi Kulat (42), kini dalam pencarian Tim SAR gabungan. Kepala Kantor SAR Pekanbaru, Budi Cahyadi mengatakan, saat itu korban bersama beberapa temannya sedang asik mencari ikan di Sungai Kampar, Danau Bingkuang, […]

    • Bunyi Pipa Gas Meledak Bak Deru Pesawat Tempur, Warga Inhu Panik dan Mengungsi 

      Bunyi Pipa Gas Meledak Bak Deru Pesawat Tempur, Warga Inhu Panik dan Mengungsi 

      • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      INHU, detak24com – Warga panik dan berhamburan ke luar rumah. Sebagiannya mengungsi ke desa tetangga pasca ledakan pipa gas PT TGI di Inhu, Jumat (09/01/26) dinihari. Kepanikan massal itu terjadi di Desa Tani Makmur, Kecamatan Rengat Barat sekitar pukul 00.45 WIB. Menghindari potensi kebakaran susulan, warga langsung mengungsi ke desa tetangga. Menurut saksi mata, suara […]

    expand_less