Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Peristiwa » Warga Ukui Pelalawan Jadi Tersangka Kematian Anak Gajah Terjerat Tali 

Warga Ukui Pelalawan Jadi Tersangka Kematian Anak Gajah Terjerat Tali 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24com – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau menetapkan seorang pemilik lahan sebagai tersangka dalam kasus kematian seekor anak gajah sumatera di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Pelalawan.

Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik mendalami dugaan aktivitas perkebunan ilegal dalam kawasan konservasi tersebut, pasca menemukan bangkai anak gajah yang telah membusuk.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau Kombes Pol Ade Kuncoro mengatakan, peristiwa itu bermula dari laporan masyarakat terkait penemuan bangkai anak gajah di Desa Lubuk Kembangbunga, Kecamatan Ukui, pada Kamis, 26 Februari 2026.

“Setelah menerima informasi, tim Ditreskrimsus bersama Satreskrim Polres Pelalawan menuju lokasi untuk melakukan penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara,” ujarnya, Senin (02/03/26).

Dari hasil olah tempat kejadian perkara, penyidik menemukan luka serius pada kaki depan kiri anak gajah yang diduga akibat jeratan tali. Luka tersebut menyebabkan infeksi parah dan diduga menjadi penyebab kematian satwa dilindungi itu.

Selain menyelidiki penyebab kematian satwa, penyidik juga menemukan tanaman kelapa sawit dan patok yang diduga menandai kepemilikan lahan di sekitar lokasi penemuan bangkai. Temuan itu kemudian dikembangkan untuk memastikan status kawasan.

Berdasarkan pengecekan titik koordinat bersama ahli pemetaan dan ahli zonasi, lokasi tersebut dipastikan berada dalam kawasan hutan konservasi TNTN. Sebagaimana ditetapkan dalam Surat Keputusan Menteri Kehutanan Nomor 255 Tahun 2004 dan Nomor 6588 Tahun 2014.

Penyidik selanjutnya memeriksa sejumlah saksi. Termasuk pihak yang berbatasan langsung dengan lahan tersebut, serta menghadirkan ahli guna memperkuat pembuktian.

“Setelah dilakukan gelar perkara, seorang pria berinisial JM (44), warga Desa Lubuk Kembang Bunga, ditetapkan sebagai tersangka. Dia pemilik lahan yang berada dalam kawasan hutan,” katanya.

Penetapan tersangka dilakukan setelah pemeriksaan saksi, ahli, serta analisis dokumen dan peta kawasan hutan.

Dalam perkara ini, tersangka dijerat Pasal 40 ayat (1) huruf d dan e serta Pasal 40A ayat (1) huruf d Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2024 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Ia terancam pidana penjara paling lama 15 tahun dan denda maksimal Rp 5 miliar.

Ia menegaskan, penyidikan masih terus berjalan untuk mendalami kemungkinan keterlibatan pihak lain. Termasuk dugaan pemasangan jerat di kawasan konservasi tersebut.

“Penegakan hukum ini merupakan komitmen kami dalam melindungi kawasan konservasi dan satwa yang dilindungi undang-undang. Setiap pelanggaran di dalam kawasan TNTN akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujarnya.

Kasus ini kembali menyoroti ancaman perambahan dan aktivitas ilegal di Taman Nasional Tesso Nilo, yang selama ini menjadi habitat penting gajah Sumatera di Provinsi Riau.

Ade memastikan penanganan perkara dilakukan secara profesional dan berbasis keterangan saksi, ahli, serta analisis pemetaan kawasan secara presisi.

“Ini bukan hanya soal satu perkara pidana. Ini tentang menjaga kawasan konservasi agar tetap lestari dan memastikan hukum hadir untuk melindungi ekosistem,” pungkasnya dikutip dari cakaplah. (*)

Editor : kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penjaga Kantor Desa Tewas dengan Leher Hampir Putus

    Penjaga Kantor Desa Tewas dengan Leher Hampir Putus

    • calendar_month Selasa, 3 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • 18Komentar

    SIAK, detak24.com- Petugas jaga Kantor Penghulu (Desa) Minas Timur, Siak, Riau, atas nama Dedi Prima (27) ditemukan tewas mengenaskan dengan kondisi leher hampir putus. Dilansir dari riaulink.com, Selasa (03/05/22), kejadian tersebut diketahui pada Sabtu (30/04/22). Bermula pada saat orangtua korban mencari anaknya yang sudah dua hari belum pulang dari tempat kerja. Yakni, sebagai petugas jaga […]

  • KASUS Suap Penghargaan WTP Meranti, KPK Diminta Periksa Kepala BPK Riau

    KASUS Suap Penghargaan WTP Meranti, KPK Diminta Periksa Kepala BPK Riau

    • calendar_month Rabu, 12 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • 14Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Pasca KPK OTT Bupati Kepulauan Meranti dalam kasus suap penghargaan WTP, lembaga antikorupsi tersebut diminta periksa Kepala BPK Riau. Hal ini dikatakan ahli hukum dari Universitas Islam Riau (UIR), Dr Syafriadi MH. Menurutnya dari persoalan tersebut sekaligus mengasumsikan bahwa persepsi masyarakat selama ini soal jual beli penghargaan WTP itu benar. “Selama ini […]

  • Direktur Indomaret Tewas Tertabrak, Saat Bersepeda

    Direktur Indomaret Tewas Tertabrak, Saat Bersepeda

    • calendar_month Kamis, 6 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 10Komentar

    JAKARTA, detak24.com – Polres Tangerang Selatan membenarkan bahwa pesepeda yang tewas tertabrak truk di Jalan BSD Grand Boulevard, Pagedangan, Tangerang, pada Kamis (6/10/2022) adalah seorang direktur di perusahaan induk Indomaret, Howard Timotius. Hal itu disampaikan Kanit Laka Polres Tangerang Selatan Iptu Nanda Setya saat menjelaskan kronologi kejadian berdasarkan hasil penyelidikan awal.  “Iya, benar (Howard Timotius), […]

  • SANTRI Bidayatuh Hidayah Rohil Tewas Keracunan Siomay, Belasan Lainnya Dirawat

    SANTRI Bidayatuh Hidayah Rohil Tewas Keracunan Siomay, Belasan Lainnya Dirawat

    • calendar_month Kamis, 16 Mei 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    ROHIL, detak24com – Seorang santri Ponpes Bidayatuh Hidayah di Tanah Putih, Rohil tewas keracunan siomay, Rabu (15/05/24). Sementara, 13 rekannya dilarikan ke rumah sakit. Kapolres Rohil AKBP, Andrian Pramudianto mengatakan, para santriwati mengalami keracunan setelah mengkonsumsi siomay. Makanan itu dibeli dari luar pesantren pada Ahad (12/05/24). Andrian menjelaskan, gejala yang dialami para santriwati adalah sesak […]

  • DAUN Kelor Bisa Sembuhkan Belasan Jenis Penyakit, Berikut Ulasannya

    DAUN Kelor Bisa Sembuhkan Belasan Jenis Penyakit, Berikut Ulasannya

    • calendar_month Senin, 18 Des 2023
    • account_circle Redaksi
    • 1Komentar

    DETAK24COM – Daun kelor atau Moringa oleifera adalah tanaman tropis dengan ciri fisik berwarna hijau sampai hijau kecokelatan. Bentuknya kecil dan bundar seperti telur dengan tepi daun yang rata. Manfaatnya paling populer adalah melancarkan produksi ASI pada ibu menyusui. Ini berkat nutrisi yang terkandung di dalamnya berupa kalori, protein, karbohidrat, zat besi, magnesium, kalium, dan asam folat. […]

  • INFO BMKG : Gempa Tuban 6.6 SR Terasa hingga Pelabuhan Ratu, Cek Dampak dan Kronologinya!

    INFO BMKG : Gempa Tuban 6.6 SR Terasa hingga Pelabuhan Ratu, Cek Dampak dan Kronologinya!

    • calendar_month Jumat, 14 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • 19Komentar

    JATIM, detak24com – Info BMKG gempa Tuban berkekuatan 6,6 SR mengguncang Jawa Timur hingga terasa ke Pelabuhan Ratu serta wilayah Jawa Barat. “Deep focus earthquake laut Jawa dipicu slab pull activity,” kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono, kepada wartawan, Jumat (14/04/23). BMKG menerangkan gempa ini terasa hingga Garut, Pelabuhan Ratu, Bayah, Malingping, […]

expand_less