Heboh, Pria Pendiam Tewas Tergantung di Jalan Mawar Pangkalan Kerinci
- account_circle Redaksi
- calendar_month Senin, 19 Agt 2024
- print Cetak

Oplus_131072
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PELALAWAN, detak24com – Warga Jalan Mawar Kelurahan Pangkalan Kerinci Kota, Kabupaten Pelalawan heboh atas temuan mayat pria pendiam yang gantung diri di rumahnya.
Korban diketahui berinisial HIA (22) ditemukan pertama kali oleh orangtuanya, Ahad (18/8/2024) pukul 09.30 WIB.
Kapolsek Pangkalan Kerinci AKP Viola Dwi Anggreni, Senin (19/08/24) memaparkan kronologis kejadian penemuan mayat pria pendiam tersebut, sesuai informasi dari orangtua korban.
Pada hari Jumat (17/08/24), orangtua korban menunggu korban untuk makan malam sekira pukul 19.30 WIB. Namun tidak kunjung datang.
Diketahui, korban tinggal sendiri dan bersebelahan dengan rumah orangtuanya. Biasanya setiap malam korban makan di rumah orangtuanya.
Setelah dua malam tak datang, pada Ahad (18/08/24) sekira pukul 09.00 WIB pagi, orangtuanya mendatangi rumah korban. Namun, rumah dalam keadaan terkunci.
Saat diketok pintu tidak ada jawaban. Orangtua korban mencari tangga untuk melihat ke arah dalam melalui ventilasi rumah bagian depan.
Alangkah kagetnya orang tua itu menyaksikan anaknya tergantung di ruang tamu. Ia lalu membuka paksa jendela belakang rumah dan berhasil terbuka.
Setibanya dalam rumah, ia menemukan anaknya sudah tergantung dengan tali nilon. Lalu ayah korban memberitahukan kepada keluarga dan warga setempat untuk meminta bantuan.
Kemudian salah satu warga memberikan informasi Informasi kepada Bhabinkamtibmas Kerinci Kota, Kecamatan Pangkalan Kerinci Aiptu Rudi Salam.
Selanjutnya, Aiptu Rudi Salam menghubungi KA SPK III Polsek Pangkalan Kerinci Aiptu A Rudiansyah. Selanjutnya piket Polsek Pangkalan Kerinci mendatangi melakukan cek TKP.
Setelah melakukan cek TKP, personil piket Polsek Pangkalan Kerinci bersama gabungan piket fungsi Polres Pelalawan sekira pukul 10.30 WIB, korban dibawa menuju Rumah Sakit Selasih dengan menggunakan ambulans untuk dilakukan visum.
“Untuk sementara, diduga korban bunuh diri. Hasil pemeriksaan dokter tidak dijumpai tanda kekerasan dan keluarga menolak otopsi. Korban terkenal pendiam dan tidak bergaul,” pungkas Kapolsek. (Rls)
Editor : kar













