Tunjangan Dipotong 50 Persen, Puluhan Dosen UIN Suska Demo Rektorat
- account_circle Redaksi
- calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
- print Cetak

Dosen UIN Suska Pekanbaru demo rektorat. f : ist
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PEKANBARU, detak24com – Puluhan pegawai dan dosen PPPK UIN Sultan Syarif Kasim melakukan aksi demo di gedung rektorat, Jumat (08/08/25).
Aksi demo ini dilakukan sebagai bentuk protes atas beberapa tuntutan yang belum dipenuhi oleh pihak universitas.
Tuntutan pertama adalah kesetaraan tunjangan untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dengan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Mereka merasa tidak adil bahwa tunjangan PPPK dipotong sebesar 50 persen, sementara status mereka sama dengan PNS.
“Pertama demo menuntut kenapa tunjangan PPPK tidak sama dengan PNS, padahal statusnya sama. Kenapa harus ada potongan 50 persen, sekian persen,” ujar salah seorang dosen.
Selain itu, para dosen juga menuntut kejelasan terkait gaji bagi PPPK yang baru diangkat. Mereka yang menerima SK pengangkatan pada bulan Mei lalu masih belum menerima gaji hingga saat ini.
“Tuntutan kedua, PPPK yang baru diangkat yang terima SK bulan Mei kemarin, sampai detik ini tidak ada kejelasan terkait gaji. Tidak ada yang menjawab sama sekali. Akhirnya, seluruh pegawai dan dosen PPPK di UIN Suska Riau ngamuk di rektorat,” tambahnya.
“Jadi, gaji dan tunjangan belum keluar selama tiga bulan. Malah informasi beredar mau dipotong 50 persen,” pungkasnya dikutip dari cakaplah. (Red)
Editor : kar











