Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » TANGKAP Dua Pelaku Polda Riau Gagalkan Penyeludupan Ribuan Benih Lobster di Inhil

TANGKAP Dua Pelaku Polda Riau Gagalkan Penyeludupan Ribuan Benih Lobster di Inhil

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 19 Apr 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24com – Ratusan ribu benih lobster berhasil digagalkan oleh Ditreskrimsus Polda Riau. Selain barang bukti, aparat juga mengamankan dua pelaku berinisial MAR dan S. Keduanya merupakan warga Lampung.

Kapolda Riau, Irjen Pol Mohammad Iqbal mengatakan kedua pelaku ini diamankan oleh Subdit IV Ditreskrimsus Polda Riau di Jalan Desa Air Balui, Kecamatan Kemuning Kabupaten Inhil, Selasa (18/04/23) sekitar pukul 08.30 WIB.

“Ditreskrimsus Polda Riau berhasil amankan sebanyak 408.000 benih Lobster di Inhil. Jika kita totalkan negara mengalami kerugian sebesar Rp 61,2 miliar,” kata Iqbal, Rabu (19/04/23).

Dari hasil keterangan dari kedua pelaku, modus yang mereka pakai adalah dengan membeli benih Lobster kepada pengepul di Lampung, setelah itu dijual ke Vietnam melalui pelabuhan di Kabupaten Inhil.

“Ratusan ribu benih Lobster ini rencananya akan diselundupkan ke Vietnam dan akan transit di Singapura melalui jalur pelabuhan Kabupaten Indragiri Hilir, Riau,” ungkapnya.

Dijelaskan Kapolda Riau, penangkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat yang mengetahui adanya penyeludupan benih bibit Lobster keluar negeri melalui daerah Kabupaten Indragiri Hilir.

“Di lokasi, Subdit IV mencurigai 1 unit kendaraan colt diesel yang bermuatan dan sedang parkir di belakang sebuah rumah kosong, setelah dilakukan pengecekan ditemukan 24 kotak warna putih yang berisi benih bibit lobster ukuran kecil, dimana dalam setiap kotak warna putih tersebut berisi 25 kantong plastik, dari setiap kantong plastik berisi 680 ekor benih bibit lobster ukuran kecil, dengan total jumlah 408.000 ekor benih bibit Lobster,” bebernya.

Saat ini kedua tersangka sudah diamankan di Mapolda Riau guna menjalani proses hukum selanjutnya, sementara barang bukti bibit Lobster langsung diberangkatkan ke Kota Padang, Sumatera Barat untuk dilepasliarkan.

“Kedua tersangka kita jerat dengan pasal 16 ayat 1, dengan pidana penjara paling lama 6 tahun dan denda paling banyak Rp1,5 miliar,” imbuhya.(CAKAPLAH)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • PENANGKAPAN Narkoba Terbaru : Sita 480 Butir Ineks, Polisi Dobrak Rumah Pengedar Ekstasi di Pandau Kampar

    PENANGKAPAN Narkoba Terbaru : Sita 480 Butir Ineks, Polisi Dobrak Rumah Pengedar Ekstasi di Pandau Kampar

    • calendar_month Senin, 6 Mei 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Tim Aparat Subdit I Reserse Narkoba Polda Riau menangkap komplotan pengedar ekstasi di Pandau, Kecamatan Siak Hulu Kampar. Dalam giat tersebut, aparat berhasil menyiita 480 butir ineks dari dua tersangka pengedar ekstasi. Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes Pol Manang Soebeti, Senin (06/05/24) mengatakan, pengungkapan dilakukan pada Rabu (01/05/24) sekitar pukul 03.00 […]

  • SISWA MAN 1 Inhil M Abdul Hannif Raih Emas di Olimpiade PAI 2023

    SISWA MAN 1 Inhil M Abdul Hannif Raih Emas di Olimpiade PAI 2023

    • calendar_month Kamis, 30 Nov 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    TEMBILAHAN, detak24com –  M Abdul Hannif, siswa kelas XI Agama I raih medali emas pada Olimpiade PAI Nasional 2023. Olimpiade PAI tahun 2023 yang diselenggarakan Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII), baru saja selesai dilaksanakan. Dilaksanakan secara serentak se Indonesia. MAN 1 Indragiri Hilir diwakili oleh M Abdul Hannif berhasil meraih medali emas. Hal […]

  • TERLIBAT Korupsi, Plt Setwan Rohil Diseret ke Penjara Mapolres

    TERLIBAT Korupsi, Plt Setwan Rohil Diseret ke Penjara Mapolres

    • calendar_month Sabtu, 2 Des 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    ROHIL, detak24com – Plt Setwan Rohil, Ronal resmi menghuni penjara Mapolres dalam kasus korupsi. Ia tidak sendirian, ditemani stafnya Indra yang keciprat duit haram tersebut. Penahanan kedua tersangka yang dilakukan tersebut diketahui berinisial RR alias Ronal yang sebelumnya menjabat sebagai Plt Sekwan DPRD Rohil dan anak buahnya berinisial IS alias Indra selaku Bendahara Pengeluaran. Kapolres […]

  • BERSAMA Forkopimda, Dandim 0320/Dumai Tarawih Perdana di DIC

    BERSAMA Forkopimda, Dandim 0320/Dumai Tarawih Perdana di DIC

    • calendar_month Kamis, 23 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • 12Komentar

    DUMAI, detak24com – Memasuki awal bulan Ramadan 1444 H, Dandim 0320/Dumai Letkol Arh Hermansyah Tarigan, bersama jajaran Forkopimda mengikuti Salat Tarawih berjamaah di Masjid Dumai Islamic Center (DIC) Kota Dumai, Rabu (22/03/23) malam. Dandim 0320/Dumai mengaku bersyukur dapat kembali melaksanakan ibadah puasa bulan Ramadan kali ini. Menurutnya, bulan Ramadan tahun ini cukup spesial, karena salat […]

  • Oknum Anggota GRIB Jaya Pembakar Mobil Polisi Terciduk di Tualang Siak

    Oknum Anggota GRIB Jaya Pembakar Mobil Polisi Terciduk di Tualang Siak

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SIAK, detak24com – Salah satu oknum anggota GRIB Jaya, Poltak Simanjuntak alias Sulaeman, buron kasus pembakaran mobil polisi di Depok, akhirnya ditangkap. Tersangka yang juga memiliki nama Madura Simanjuntak terciduk di Tualang, Kabupaten Siak, Jumat (25/04/25). Baca juga : Emak emak Dikeroyok Debt Collector, Polisi hanya Nonton dan Ikut Merekam  Dari foto yang diperoleh wartawan, tersangka […]

  • Mahasiswi Kampar Peras Pengusaha Sawit hingga Rp 1,6 M, Korban Bokep VCS

    Mahasiswi Kampar Peras Pengusaha Sawit hingga Rp 1,6 M, Korban Bokep VCS

    • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Seorang pengusaha sawit terjebak bokep VCS, dan jadi korban pemerasan hingga Rp 1,6 miliar. Pelakunya yakni mahasiswi asal Kampar, yang kini mendekam dalam penjara. Pengusaha sawit di Riau berinisial MT menjadi korban pemerasan dan pengancaman usai korban VCS (video call sex (VCS) dengan pelaku. Pelaku mengancam akan memviralkan gambar screenshot bokep VCS […]

expand_less