Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Nasional » Tangan Diborgol, Gubri Wahid Pakai Rompi Oranye KPK 

Tangan Diborgol, Gubri Wahid Pakai Rompi Oranye KPK 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, detak24com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan Gubernur Riau Abdul Wahid usai terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Senin, 3 November 2025.

Gubri Wahid ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan setelah menjalani pemeriksaan intensif pasca-OTT.

Baca juga : Sempat Kabur Saat OTT KPK, Gubri Wahid Terlibat Pemerasan Anggaran 

Berdasarkan pantauan di Gedung Merah Putih KPK, Abdul Wahid telah mengenakan rompi oranye khas tahanan KPK dengan tangan diborgol, Rabu (05/11/25) siang.

Dia akan ditampilkan dalam konferensi pers yang dilakukan KPK. Lembaga anti rasuah akan menjelaskan detail kasus yang menjerat Wahid.

Baca juga : Gubri Wahid Digiring ke KPK, hanya Pakai Sandal dan Kaos Oblong 

Dalam OTT tersebut, KPK menangkap 10 orang.

Di antaranya Abdul Wahid, Kepala Dinas PUPR-PKPP Muhammad Arief Setiawan, Sekretaris Dinas PUPR-PKPP Ferry Yunanda, dan Tata Maulana yang merupakan orang kepercayaan Abdul Wahid.

Satu orang lain atas nama Dani M. Nursalam yang merupakan Tenaga Ahli Gubernur Riau Abdul Wahid menyerahkan diri pada Selasa (4/11) malam.

Selain itu, KPK turut menyita sejumlah uang dalam pecahan rupiah, dolar Amerika Serikat dan Poundsterling setara Rp1,6 miliar.

Uang itu bukan penyerahan pertama. KPK menyebut Abdul Wahid diduga telah menerima sejumlah uang yang tak disebut nilainya sebelum terjaring OTT.

“Uang (Rp 1,6 miliar) itu diduga bagian dari sebagian penyerahan kepada kepala daerah. Artinya, kegiatan tangkap tangan ini adalah bagian dari beberapa atau dari sekian penyerahan sebelumnya,” ungkap Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Kantornya, Jakarta, Selasa (5/11).

“Jadi, sebelum kegiatan tangkap tangan ini, sudah ada penyerahan-penyerahan lainnya,” sambungnya.

Budi sempat mengungkapkan modus dugaan pemerasan yang dilakukan oleh Abdul Wahid dan kawan-kawan.

“Terkait dengan penambahan anggaran di Dinas PUPR tersebut, kemudian ada semacam japrem/jatah preman sekian persen begitu untuk kepala daerah. Itu modus-modusnya,” pungkasnya, dikutip dari cnnindonesia. (Red)

Editor : kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • MIRIS! Ribuan Rumah Warga Pekanbaru Berlantai Tanah, Wako Langsung Bikin Janji

    MIRIS! Ribuan Rumah Warga Pekanbaru Berlantai Tanah, Wako Langsung Bikin Janji

    • calendar_month Kamis, 10 Agt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 23Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Penjabat (Pj) Walikota Pekanbaru Muflihun mengatakan hingga saat ini masih ada sekitar empat ribuan rumah warga tidak berlantai (masih tanah). Hal ini dikategorikan sebagai kemiskinan ekstrem. “Masih ada sekitar 4 ribuan lagi di Pekanbaru ini yang rumahnya boleh dikatakan tak berlantai, dan dikategorikan ke dalam kemiskinan ekstrem,” ujar Muflihun, Kamis (10/09/23). Untuk […]

  • Nenek 79 Tahun Tewas di Tangan Perampok

    Nenek 79 Tahun Tewas di Tangan Perampok

    • calendar_month Kamis, 27 Jan 2022
    • account_circle Redaksi
    • 19Komentar

    BANGKINANG (DETAK24.COM)  – Seorang nenek bernama Musdalipah (79) tewas di tangan pelaku perampokan atau pencurian dengan kekerasan (curas) di Kabupaten Kampar, Riau. Kasus perampokan dan pembunuhan nenek itu telah berhasil diungkap Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kampar. Wakapolres Kampar Kompol Rachmat Muchamad Salihi mengatakan, pelaku adalah AZ (33). Baca juga: Polisi Tangkap Pemuda yang Sekap […]

  • Kepala Bocor dan Bersimbah Darah, Geng Motor Aniaya Remaja Pekanbaru

    Kepala Bocor dan Bersimbah Darah, Geng Motor Aniaya Remaja Pekanbaru

    • calendar_month Senin, 12 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 13Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Kelompok yang diduga geng motor kembali membuat resah warga. Seorang remaja laki-laki bersimbah darah serta kepalanya bocor akibat dianiaya, Ahad (11/,09/22) malam. Remaja yang identitasnya belum diketahui mengalami bocor pada bagian kepala hingga mandi darah, dalam peristiwa penganiayaan di Jalan Paus, Pekanbaru. Remaja laki-laki ini dikeroyok oleh sekelompok diduga geng motor berjumlah […]

  • Garuda Jinakkan Nepal 7-0, Ini Lima Faktanya

    Garuda Jinakkan Nepal 7-0, Ini Lima Faktanya

    • calendar_month Rabu, 15 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • 15Komentar

    TIMNAS Indonesia menjinakkan Nepal 7-0 dan lolos ke Piala Asia 2023. Berikut 5 fakta usai Indonesia mengalahkan Nepal. Timnas Indonesia perkasa saat mengalahkan Nepal yang bermain dengan 10 orang sejak pertengahan babak pertama di Stadion Jaber Al Ahmad, Kuwait City, Rabu (15/6) dini hari WIB. Witan Sulaeman mencetak dua gol ke gawang Nepal yang dikawal […]

  • Vatican Mourns, Pope Francis Dies at Age 88 

    Vatican Mourns, Pope Francis Dies at Age 88 

    • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    VATICAN, detak24com – The world was shocked by the sad news from the Vatican, Monday (21/4/2025), after Pope Francis was declared dead at his residence in Casa Santa Marta. The highest leader of the Catholic Church died at the age of 88 after battling double pneumonia that he had suffered since the beginning of the […]

  • WASPADA! 162 Warga Pekanbaru Digigit Hewan Peliharaan, Enam Positif Rabies

    WASPADA! 162 Warga Pekanbaru Digigit Hewan Peliharaan, Enam Positif Rabies

    • calendar_month Kamis, 20 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • 15Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Kasus gigitan hewan peliharaan terindikasi rabies di Pekanbaru cukup tinggi. Distankan setempat mencatat sebanyak 162 orang warga digigit anjing, kucing dan kera. Sekitar enam hewan penggigit positif rabies. “Terdapat sekitar 162 orang yang melaporkan digigit hewan peliharaan. Dari jumlah tersebut, setelah kita periksa, hewan yang positif rabies itu ada 6 ekor,” ujar […]

expand_less