Sempena HUT Partai Golkar ke 61, Haji Samda Gelar Doa Bersama Untuk Korban Bencana Sumatera
- account_circle Yusrizal Sikumbang
- calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
- print Cetak

Haji Samda gelar doa bersama untuk korban bencana Sumatera. f : ist
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DURI, detak24.com – Bencana banjir bandang dan longsor di tiga provinsi yaitu Aceh, Sumatera Utara dan Sumbar akhir November 2025 lalu, menyisakan luka mendalam. Tak hanya bagi korban terdampak, namun juga dirasakan oleh seluruh masyarakat Indonesia lainnya.
Bertepatan dengan HUT Partai Golkar ke 61, sekaligus sebagai wujud rasa duka dan berbelasungkawa atas musibah tersebut, anggota DPRD Bengkalis dari Partai Golkar dapil Bathin Solapan Ir H Samsu Dalimunthe yang akrab disapa Haji Samda menggelar doa untuk bangsa di kediamannya, Jalan Raya Duri-Dumai Km 4, Desa Pematang Obo, Kecamatan Bathin Solapan, Jumat (05/12/25) malam.

Haji Samda mengundang 300 lebih warga, termasuk tokoh agama, tokoh masyarakat untuk memanjatkan doa bagi para korban bencana yang meninggal dunia serta korban yang selamat dan terdampak agar diberikan kesabaran dan ketabahan dalam menghadapi musibah tersebut.
Tampak ratusan warga yang menengadahkan tangan larut dalam kesedihan yang mendalam, dan berurai air mata, saat doa dipandu Ustad H Ngatno Eko Prawiro.

“Hari ini Partai Golkar di seluruh Indonesia secara serentak menggelar doa untuk bangsa, khusus bagi saudara-saudara kita yang sedang ditimpa musibah di Aceh, Sumut dan Sumbar,” ujar Samda.
Seharusnya, pada saat yang sama ia ikut dalam kegiatan Partai Golkar di provinsi, namun Samda memilih untuk menggelar doa bersama di kediamannya bersama warga.
“Bertepatan hari ini Partai Golkar merayakan HUT ke 61. Jadi saya selaku anggota dewan dari Partai Golkar dapil Bathin Solapan mengundang warga untuk bersama-sama kita mendoakan saudara-saudara kita tengah ditimpa musibah. Semoga mereka semua diberikan kesabaran dan ketabahan serta dapat melalui hari-hari yang berat ini dengan mudah,” paparnya.
Samda juga menyampaikan salah satu keluarganya di Aceh terdampak bencana banjir dan longsor. Rumah dan harta benda luluh lantak tak ada tersisa disapu banjir bandang. “Selain memanjatkan doa, kita meminta kepada masyarakat memberikan bantuan atau donasi untuk meringankan beban hidup korban bencana di tiga provinsi itu,” ungkapnya.
Berilah, katanya, bantuan semaksimal mungkin baik berupa uang maupun pakai bekas layak. Bukalah tempat donasi atas nama desa, kelurahan, organisasi dan lainnya. “Berapapun yang terkumpul itu sangat membantu mereka disana,” ucapnya.
Samda turut mengingatkan agar masyarakat kabupaten Bengkalis untuk lebih dekat dengan Tuhan, tidak melakukan perbuatan tercela yang bisa mengundang datangnya bencana.
“Kita tidak tahu seperti apa isi perut bumi di bawah Duri yang minyaknya sudah disedot puluhan tahun. Apakah berongga atau bagaimana Tuhan yang maha tahu. Agar daerah kita terhindar dari bencana, banyak bersedekah membantu korban bencana di tempat lain, perkuat keimanan,” ungkapnya.
Sebelum doa dimulai, terlebih dahulu dilaksanakan sholat magrib berjamaah, dan dilanjutkan makan malam bersama.(*)
Editor : Yus Sikumbang
- Penulis: Yusrizal Sikumbang











