Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » RATUSAN KERBAU di Rohul Mati Misterius, Peternak Rugi hingga Miliar Rupiah

RATUSAN KERBAU di Rohul Mati Misterius, Peternak Rugi hingga Miliar Rupiah

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 1 Nov 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

ROHUL, detak24.com – Pasca PMK mereda, pengusaha dan peternak di Rokan Hulu kini terancam dengan fenomena matinya ternak kerbau secara misterius.

Seorang peternak kerbau di Rohul, H Syafarudin mengaku merugi hampir setengah miliar rupiah karena puluhan hewan ternaknya mati secara misterius.

“Iya, ada 30 ekor kerbau kami yang mati secara bertahap, sehingga Kerugian diperkirakan mencapai Rp400 juta atau hampir setengah miliar, ” cakap Syafarudin, Selasa (1/11/2022).

Dinas Peternakan dan Perkebunan Rohul terus mendalami penyebab kematian hewan kerbau misterius tersebut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan tim dokter kesehatan hewan, dugaan sementara matinya ternak kerbau warga ini disebabkan penyakit Sepricaemia Epizootica (SE).

Hal ini ditunjukkan dari gejala klinis yang ditemukan pada kerbau sebelum mati seperti ngorok dan suhu tubuh tinggi akibat serangan bakteri.

Meski penularannya cepat pada hewan, Disnakbun memastikan penyakit Sepricaemia Epizootica tidak menular kepada manusia, tetapi para peternak diminta menjaga kebersihan diri, sebab bakteri yang menyerang kerbau ini, bisa saja berasal dari manusia.

“Dugaan awal kita, penyebab kematian mendadak kerbau secara masif ini adalah penyakit Sepricaemia Epizootica atau SE,” ujarnya.

Disnakbun, lanjut Agung, sudah bersurat ke Laboratorium Veteriner Bukit Tinggi dan mengirim sampel organ kerbau yang mati mendadak untuk memastikan penyebab kematian misterius ternak kerbau ini.

“Insya Allah besok, (Rabu, red) tim dari Laboratorium Veteriner Bukit Tinggi akan datang langsung ke Rohul melakukan pemeriksaan kepada hewan ternak,” imbuhnya.

Diterangkannya, fenomena kasus matinya kerbau secara mendadak ini sudah terjadi sejak 11 Oktober 2022 lalu di Desa Tanjung Belit Kecamatan Rambah. Di daerah tersebut, dilaporkan hingga saat ini sebanyak 50 ekor Kerbau milik warga mati mendadak.

“Penyakit ini menular dengan tingkat kematian (mortalitas) sangat tinggi, 80%. Penyakit ini tidak zoonosis atau tidak menular ke manusia, tetapi bisa menular secara cepat ke kerbau atau sapi sehat,” cakap Agung Nugroho.

Selain Desa Tanjung Belit, Kecamatan Rambah, kasus kematian kerbau secara mendadak juga dilaporkan terjadi di Dusun Gunung Intan, Desa Bangun Purba Timur Jaya, Kecamatan Bangun Purba. Di daerah tersebut, sementara ini terdapat 65 ekor sapi yang mati dimana 15 ekor diantaranya dipotong paksa oleh peternak.

“Dusun Gunung Intan merupakan dusun yang dekat dengan Desa Tanjung Belit. Di sini penyakit SE juga pernah mewabah 23 tahun lalu, jadi jelas penyebaran penyakit ini sudah menyebar ke desa sekelilingnya,” ujarnya.

Agar tidak terus meluas, Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Rokan Hulu telah melakukan sejumlah langkah antisipasi. Selain menurunkan tim kesehatan hewan guna melakukan pemeriksaan kesehatan hewan, Disnakbun juga telah menyuntikkan antibiotik kepada kerbau sakit dan pemberian vitamin kepada ternak sehat di daerah sekeliling desa yang telah ditemukan kasus.

“Kami juga mendatangi langsung peternak untuk memberikan edukasi dan sosialisasi agar melakukan karantina dan mengawasi kerbau atau sapi, serta melaporkan jika ada ternak masuk dari luar ke Dishutbun sehingga mengurangi potensi mewabah nya penyakit ini,” jelasnya.

Meski sudah menemukan ratusan kasus kerbau mati, Disnakbun masih menunggu instruksi lebih lanjut dari Dinas Peternakan Provinsi Riau untuk menetapkan status wabah Penyakit Sepricaemia Epizootica ini.

“Kami juga terus menghimbau peternak apabila mendapatkan kerbaunya ngorok dan lemas segera hubungi petugas peternakan secepatnya,” katanya.

Rencananya, Disnakbun juga akan mengaktifkan kembali Posko Pemantauan Lalu Lintas Hewan Ternak untuk mengeliminir adanya kerbau sakit yang masuk atau ke luar Rohul sehingga penyakit ini tidak menyebar ke kecamatan lain di Rohul.(cakaplah)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Satu Tewas Tiga Kritis, Innova Vs Mercedes Laga Kambing di Padang

    Satu Tewas Tiga Kritis, Innova Vs Mercedes Laga Kambing di Padang

    • calendar_month Senin, 8 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PADANG, detak24com – Kecelakaan tragis antara bus Mercedes Benz vs Innova di jalur Padang-Pesisir Selatan, seorang tewas di TKP. Tiga lainnya kritis dilarikan ke rumah sakit. Kecelakaan ini terjadi tepat di depan Restoran Light House, Kelurahan Gates Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Ahad (07/07/24) siang. Kanit Laka Lantas Polresta Padang, Iptu Zulkifli, menjelaskan […]

  • RESMI Prabowo-Gibran Daftar Capres, Begini Penjelasan KPU!

    RESMI Prabowo-Gibran Daftar Capres, Begini Penjelasan KPU!

    • calendar_month Rabu, 25 Okt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, detak24com – Pasangan Prabowo-Gibran daftar capres di hari terakhir, Rabu (25/10/23). KPU langsung nyatakan berkas keduanya lengkap. Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka resmi mendaftar sebagai calon presiden dan calon wakil presiden ke KPU. Prabowo-Gibran daftar capres menjadi pasangan ketiga yang mendaftar ke KPU. Pantauan, Rabu (25/10/23), Prabowo dan Gibran tiba di KPU, Jakarta, […]

  • Polsek Mandau Ungkap Kasus Tindak Pidana Uang Palsu, Satu Tersangka Diamankan 

    Polsek Mandau Ungkap Kasus Tindak Pidana Uang Palsu, Satu Tersangka Diamankan 

    • calendar_month Minggu, 26 Jan 2025
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 0Komentar

    DURI, detak24.com – Tim Opsnal Polsek Mandau berhasil mengungkap tindak pidana uang palsu sekaligus mengamankan seorang tersangka berinisial RA (20), warga Jalan Lintas Km 19 Kulim, Desa Boncah Mahang, Kecamatan Bathin Solapan berikut barang buktl sebanyak Rp. 3.6 juta, Jumat (24/01/25). “Benar, kita mengungkap kasus tindak pidana uang palsu. Tersangka berikut barang bukti sudah kita […]

  • Pertamina Drilling Resmikan Laboratorium Drilling Fluid dan Cementing di Sunter

    Pertamina Drilling Resmikan Laboratorium Drilling Fluid dan Cementing di Sunter

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 0Komentar

    JAKARTA, detak24.com — Guna mendukung swasembada energi dan peningkatan produksi migas nasional, Pertamina Drilling meresmikan Drilling Fluid dan Cementing Laboratory di Warehouse Pertamina Drilling, Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (18/07/25). Direktur Utama Pertamina Drilling, Avep Disasmita hadir langsung meresmikan fasilitas laboratorium tersebut. Dalam sambutannya, Avep menegaskan bahwa laboratorium ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan […]

  • DIGANTUNG Prabowo, Cak Imin Ditawari Jadi Cawapres Ganjar Pranowo

    DIGANTUNG Prabowo, Cak Imin Ditawari Jadi Cawapres Ganjar Pranowo

    • calendar_month Sabtu, 5 Agt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 23Komentar

    JAKARTA, detak24com – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengklaim hubungannya dengan Partai Gerindra di Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) sejauh ini masih solid. Meski begitu, Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar, tak menampik bahwa ia mendapat godaan dari PDI Perjuangan. Tidak tanggung-tanggung, sosok yang akrab disapa Cak Imin itu ditawari sebagai Cawapres Ganjar Pranowo. “Kita akan lihat […]

  • RESES DPRD RIAU, Warga 12 Desa di Kuansing-Inhu Keluhkan Perihal Sawit hingga Fasum

    RESES DPRD RIAU, Warga 12 Desa di Kuansing-Inhu Keluhkan Perihal Sawit hingga Fasum

    • calendar_month Sabtu, 19 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 9Komentar

    RIAU, detak24.com – Masa reses DPRD Riau mulai berjalan.  Legislator dapil Kabupaten Indragiri Hilir-Kuantan Singingi Mardianto Manan turun di 12 desa. Sejumlah aspirasi disampaikan warga kepada politisi Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut seperti persoalan ekonomi yang mereka hadapi. Mardianto Manan menuturkan, aspirasi yang disampaikan warga dominan tentang pengembangan ekonomi kerakyatan. Seperti bibit sawit dan karet, […]

expand_less