Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Sumatera » PENYEBAR Hoaks Polisi Periksa UAS Terkait Rusuh Rempang, Terancam 10 Tahun Penjara

PENYEBAR Hoaks Polisi Periksa UAS Terkait Rusuh Rempang, Terancam 10 Tahun Penjara

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 28 Sep 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BATAM, detak24com – Dua orang penyebar hoaks, IS (52) dan BM (39) ditangkap Dirreskrimsus Polda Kepulauan Riau (Kepri). Keduanya diduga menyebarkan berita bohong di medsos, tentang Ustaz Abdul Somad (UAS) diperiksa terkait rusuh Rempang.

IS dan BM yang ditangkap 25 September lalu dijerat dengan UU ITE. Keduanya terancam hukuman maksimal 10 tahun penjara. “Ada dua orang warga Batam yang ditangkap. Mereka adalah penyebar informasi hoaks pemeriksaan UAS yang diamankan terkait pasca rusuh Rempang,” sebut Dirreskrimsus Polda Kepri, Kombes Nasriadi, Rabu (27/9/2023) dikutip halloriau.com dari detiksumut.

IS dan BM menyebar hoaks atau berita bohong di platform media sosial berbeda. IS menyebarkan berita bohong itu melalui TikTok dan BM melalui Facebook. “Pelaku IS merupakan warga Tanjung Riau, Sekupang. Pelaku BM warga Lubuk Baja, Batam,” tambah Kombes Nusriadi.

BM dalam postingannya di Facebook menarasikan UAS dipanggil polisi akibat memberikan bantuan dapur umum kepada masyarakat Rempang. BM menyebut UAS dipanggil karena memberikan bantuan kepada pelaku kejahatan.

“Begitu juga dengan pelaku IS memposting di akun TikTok terkait informasi tidak benar tentang UAS diperiksa Polda Kepri karena memberikan bantuan dapur umum untuk masyarakat Rempang,” ujarnya.

Nasriadi menjelaskan kedua pelaku yakni IS dan BM dijerat dengan pasal Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Mereka juga disangkakan Pasal 14 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

“Pasal 45A ayat (2) jo Pasal 28 ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 dengan ancaman hukuman penjara paling lama 6 tahun. Untuk pasal 14 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 dengan ancaman hukuman penjara paling lama 10 tahun,” jelasnya.

Atas kasus hoaks tersebut kepolisian berharap masyarakat agar bijak menggunakan media sosial. Polisi meminta masyarakat agar mengecek kebenaran informasi yang didapatkan. ***

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Korupsi Benih Lobster Rp 4,8 T, Nelayan Desak KPK Tangkap Menteri Trenggono 

    Korupsi Benih Lobster Rp 4,8 T, Nelayan Desak KPK Tangkap Menteri Trenggono 

    • calendar_month Sabtu, 31 Agt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, detak24com – Sejumlah aktivis dari Asosiasi Nelayan Lobster Indonesia (ANLI) desak KPK tangkap Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono. Trenggono diduga terlibat kasus korupsi ekspor benih bening Lobster (BBL) ilegal berkedok budidaya senilai Rp 4,8 triliun. Desakan itu disampaikan sekitar 20 orang dari ANLI saat berunjuk rasa di depan Gedung Merah Putih KPK, […]

  • Tim SAR evakuasi korban dari tangki pelampung tongkang Royal Palma VIII. F : CAKAPLAH.COM

    Kru Tongkang Tewas Kehabisan Oksigen, Terjebak di Tangki Pelampung

    • calendar_month Kamis, 18 Agt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 18Komentar

    Inhil, detak24.com – Seorang kru kapal tongkang Royal Palma XVIII bernama Noperhan tewas setelah kehabisan oksigen saat berada di perairan Lingga Provinsi Kepulauan Riau memasuki wilayah Indragiri Hilir Provinsi Riau. Kepala SAR Pekanbaru, I Nyoman Sidakarya menjelaskan, korban meninggal dunia karena kehabisan oksigen setelah terjebak saat hendak mengecek bagian dalam tangki pelampung tongkang. “Kapal tongkang […]

  • BANJIR SIAK Ribuan Warga Jadi Korban, Delapan Kecamatan Terdampak

    BANJIR SIAK Ribuan Warga Jadi Korban, Delapan Kecamatan Terdampak

    • calendar_month Senin, 14 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 23Komentar

    SIAK, detak24.com – Ribuan warga pada delapan kecamatan di Kabupaten Siak terdampak banjir, pasca hujan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut. Meski begitu, Wakil Bupati Siak Husni Merza menyampaikan sampai saat ini pemerintah setempat belum menetapkan status siaga banjir. Namun pihaknya terus melakukan pemantauan terhadap kondisi masyarakat di lapangan. “Sejauh ini kita belum melakukan status siaga […]

  • TIGA Masjid – 3 Sekolah dan 560 Rumah Warga Rusak, Dampak Kilang Pertamina Dumai Meledak

    TIGA Masjid – 3 Sekolah dan 560 Rumah Warga Rusak, Dampak Kilang Pertamina Dumai Meledak

    • calendar_month Rabu, 5 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    DUMAI, detak24com – Pemko bersama Pertamina dan pihak terkait lainnya terus mendata jumlah rumah, sekolah dan masjid yang rusak akibat kilang Pertamina Dumai meledak, Sabtu (01/04/23). “Data saat ini sebanyak 560 rumah yang mengalami kerusakan berada di Kelurahan Bukitbatrem, Tanjungpalas dan Jayamukti. Selain rumah, ada juga masjid dan sekolah yang rusak,” kata Walikota Dumai, H […]

  • Optimis Maju Pilgubri, Abdul Wahid-SF Haryanto Dapat Dukungan Nasdem 

    Optimis Maju Pilgubri, Abdul Wahid-SF Haryanto Dapat Dukungan Nasdem 

    • calendar_month Rabu, 14 Agt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Arah dukungan NasDem di Pilgubri 2024 terkuak. Parpol itu menyerahkan SK dukungan kepada pasangan Abdul Wahid-SF Hariyanto. Penyerahan SK diberikan langsung oleh Ketua DPP NasDem sekaligus Sekretaris DPP Bappilu NasDem, Willy Aditya yang diterima oleh Abdul Wahid dan SF Hariyanto di NasDem Tower, Jakarta, Rabu (14/08/24). Dengan penyerahan SK ini, dipastikan bahwa […]

  • Info Haji : Bertambah, Lima JCH Riau Wafat di Tanah Suci 

    Info Haji : Bertambah, Lima JCH Riau Wafat di Tanah Suci 

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Sehari jelang keberangkatan menuju Arafah, Oncu Buang Ahmad (76), JCH  pemegang nomor porsi 0400098510 meninggal di Rumah Sakit King Faisal Makkah, Selasa (3/6/2025) pukul 21.35 WAS. Jemaah tersebut sempat dirawat di KKHI Makkah. Ini merupakan jemaah asal Kabupaten Pelalawan yang meninggal setelah menjalani operasi hernia. “Telah berpulang ke Rahmatullah salah seorang jemaah […]

expand_less