Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pabrik Wilmar Tutup,  Petani Kesulitan Jual Sawit

Pabrik Wilmar Tutup,  Petani Kesulitan Jual Sawit

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 14 Mei 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, detak24. com – Pasca larangan ekspor CPO dan turunannya, sejumlah pabrik kelapa sawit (PKS) tutup. Termasuk tiga pabrik milik Wilmar Group yang beroperasi di Kuantan Singingi, Riau. Akibatnya, petani kesulitan menjual TBS dan harganya pun anjlok.

Dikutip Sabtu (14/05/22),  hrga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit jatuh usai pemerintah melarang ekspor minyak kelapa sawit (CPO) dan turunannya Akibatnya produksi kelapa sawit anjlok, petani pun kesulitan untuk mengirim hasil panennya ke pabrikan.

Serikat Petani Indonesia (SPI) dan Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) mengungkapkan bahwa salah satu pabrikan yang tutup adalah anak perusahaan Wilmar.

“Kesulitan yang dihadapi petani kelapa sawit di Kabupaten Kuantan Singingi, misalnya Perusahaan Wilmar melalui anak perusahaannya PT. Citra yang memiliki 3 PKS sampai dengan saat ini masih tutup. Sehingga berpengaruh terhadap penurunan harga TBS kelapa sawit yang cukup tinggi. Di tingkat petani, harga TBS kelapa sawit berkisar Rp. 1.600-1.750 per kilogram,” tulisnya dalam pernyataan sikap Bersama dengan Ketua Umum SPI Henry Saragih dan Sekretaris Jendral SPKS Mansuetus Darto, Jumat (13/5).

Mereka menduga bahwa penetapan harga TBS kelapa sawit saat ini tidak lagi merujuk pada harga internasional yang sebelumnya berlaku. Yang berlaku adalah harga nasional. Dugaan ini tidak lepas dari fakta sebelumnya bahwa pabrik kelapa sawit tidak mematuhi harga yang ditetapkan oleh Pemerintah.

Hingga saat ini, petani sawit di seluruh wilayah sentra di Indonesia tengah menghadapi penurunan harga TBS. Harga ini ditetapkan pemerintah provinsi setelah Permendag 22/2022 disahkan.

Sebagai contoh, penetapan harga TBS kelapa sawit Provinsi Riau. Untuk periode 11 – 18 Mei 2022, telah terjadi penurunan harga sebesar Rp. 972,29 per kg menjadi Rp. 2.947,58 per kg untuk sawit umur 10 – 20 tahun. Padahal sebelumnya pada periode 27 April – 10 Mei 2022, harga TBS kelapa sawit umur 10 – 20 tahun di Riau ditetapkan Rp. 3.919,87 per kg.

“Penurunan harga TBS kelapa sawit di tingkat petani menjadi tanda tanya besar. Dasar atau rumus apa yang digunakan untuk menetapkan harga TBS kelapa sawit saat ini. Apakah harga CPO dan kernel turun secara drastis? Karena, jika dibandingkan dengan Malaysia, harga TBS di sana tidak turun. Masih di harga sekitar Rp5.000 per kg,” tulisnya.

Pemerintah diminta segera mengawasi dan mengambil tindakan hukum yang tegas kepada pabrik kelapa sawit/perusahaan. Baik di tingkat trader, grower hingga producer yang ikut andil dalam menentukan harga TBS secara sepihak di lapanga. Karena tidak berdasar pada harga penetapan pemerintah, serta berbagai praktik menyimpang lainnya yang merugikan petani sawit.(cnbc)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Komentar (19)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • KARYAWATI Cikarang Korban Staycation Resmi Lapor Polisi, Ini Bunyi Chatingnya

      KARYAWATI Cikarang Korban Staycation Resmi Lapor Polisi, Ini Bunyi Chatingnya

      • calendar_month Senin, 8 Mei 2023
      • account_circle Redaksi
      • 13Komentar

      BEKASI, detak24com – Karyawati pabrik berinisial AD (24), resmi melayangkan laporan ke Polres Metro Bekasi terkait praktik syarat staycation perpanjang kontrak pabrik di Cikarang pada Sabtu (6/5/2023). Dia didampingi kuasa hukum dan beberapa tokoh di Bekasi saat melapor ke polisi. Alin Kosasih kuasa hukum korban mengatakan, laporan telah terdaftar dengan nomor LP/IV1179/V/2023/SPKT/Polres Metro Bekasi/Polda Metro […]

    • Suryopratomo: UAS Tak Dibolehkan Masuk Singapura, Bukan Deportasi

      Suryopratomo: UAS Tak Dibolehkan Masuk Singapura, Bukan Deportasi

      • calendar_month Rabu, 18 Mei 2022
      • account_circle Redaksi
      • 11Komentar

      Jakarta, detak24. com – Penceramah Abdul Somad atau UAS dikabarkan dideportasi dari Singapura. Namun, informasi ini dibantah Duta Besar Indonesia untuk Singapura, Suryopratomo. Menurut dia,  UAS itu tidak mendapat izin masuk Singapura sehingga diminta kembali. “Beliau tidak dideportasi, tetapi tidak mendapatkan izin masuk Ke Singapura. Sehingga diminta untuk kembali,” kata dia lewat pesan teks, Selasa, […]

    • KADES Berpeluang Menjabat hingga 21 Tahun, Lewat UU Desa yang Baru

      KADES Berpeluang Menjabat hingga 21 Tahun, Lewat UU Desa yang Baru

      • calendar_month Selasa, 4 Jul 2023
      • account_circle Redaksi
      • 12Komentar

      JAKARTA, detak24com – Badan Legislasi (Baleg) DPR menyepakati draf revisi Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Mereka sepakat masa jabatan kepala desa selama sembilan tahun, dengan maksimal selama dua periode. Sebab, dalam Pasal 118 draf revisi UU Desa yang sudah disepakati, mengatur ihwal masa peralihan. Dalam poin pertama pasal tersebut dijelaskan, kepala desa dan […]

    • Imigrasi Rohil Tahan Warga Myanmar Pencari Suaka, Tertangkap Saat Bikin Paspor

      Imigrasi Rohil Tahan Warga Myanmar Pencari Suaka, Tertangkap Saat Bikin Paspor

      • calendar_month Jumat, 24 Jun 2022
      • account_circle Redaksi
      • 22Komentar

      Rohil, detak24.com – Kantor Imigrasi Kelas II TPI Bagansiapiapi Riau menahan seorang Warga Negara Asing (WNA) pencari suaka asal Myanmar dengan inisial YN. Ia tertangkap petugas saat mengurus paspor Indonesia. Kepala Kantor Imigrasi Bagansiapiapi Agus Susdamajanto saat dikonfirmasi, Jumat (24/06/22) mengatakan, WNA tersebut diduga telah melakukan tindak pidana Keimigrasian pasal 126 huruf c Undang-Undang Nomor […]

    • Gegara Lapak Jualan, Pedagang Duel Maut di Pekanbaru 

      Gegara Lapak Jualan, Pedagang Duel Maut di Pekanbaru 

      • calendar_month Sabtu, 18 Jan 2025
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      PEKANBARU, detak24com – Polisi tetapkan tersangka pengeroyokan yang menewaskan penjual kopi Omson Saut Halomoan Simatupang alias Tupang (42). Kedua tersangka yakni penjual bakso Kusumah Wahyudianto (33) dan adik sepupunya Candra (25). Tersangka dan korban merupakan pedagang kaki lima di trotoar Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru. Informasi dirangkum Sabtu (18/01/25), penjual kopi itu menghembuskan napas terakhir setelah […]

    • Jambret HP di Bina Widya Diringkus Usai Viral, Pelaku Sempat Kabur ke Rumah Ortu 

      Jambret HP di Bina Widya Diringkus Usai Viral, Pelaku Sempat Kabur ke Rumah Ortu 

      • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      PEKANBARU, detak24com – Polisi menangkap seorang jambret yang viral medsos usai beraksi di Bina Widya, Pekanbaru. Sebelum diringkus, tersangka sempat kabur ke rumah orangtuanya. Seorang jambret bernama Andre Junaidi (24) ditangkap polisi setelah aksinya viral di media sosial karena terekam CCTV dan korbannya adalah anak-anak. Aksi penjambretan itu terjadi di Jalan Melati Indah, Kecamatan Bina […]

    expand_less