Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ekonomi Bisnis » MAKI Ungkap Nama Gembong Mafia Migas, Suap Pejabat Riau dan BSP untuk Beli Minyak di Minas

MAKI Ungkap Nama Gembong Mafia Migas, Suap Pejabat Riau dan BSP untuk Beli Minyak di Minas

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 23 Mar 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, detak24com – MAKI ungkap gembong Migas di balik skandal mega korupsi Pertamina yang merugikan negara Rp 193,7 triliun.

Gugatan praperadilan yang diajukan Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) bersama LP3HI dan ARUKKI terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan identitas sosok yang diduga sebagai gembong mafia minyak di balik skandal korupsi Pertamina.

Dia adalah Widodo Ratanachaitong, pemilik TIS Petroleum (Asia) Pte Ltd dan Kernel Oil Pte Ltd, yang disebut sebagai aktor utama dalam suap dan kolusi di sektor migas.
MAKI menyoroti lambannya penanganan kasus korupsi SKK Migas dan PT Pertamina Energy Trading Limited (Petral) oleh KPK.
Gugatan ini sekaligus mengingatkan publik pada kasus suap yang menyeret mantan Kepala SKK Migas, Rudi Rubiandini.
Rudi divonis tujuh tahun penjara pada 2014 karena menerima suap sebesar USD 900 ribu dan SGD 200 ribu dari Kernel Oil Pte Ltd (KOPL), yang diwakili Simon Gunawan Tanjaya.
Namun, meski namanya jelas disebut dalam dakwaan dan pertimbangan putusan hakim, hingga kini Widodo Ratanachaitong tidak pernah dijadikan tersangka oleh KPK.
“Widodo bukan nama baru dalam skandal migas. Dia sudah disebut dalam kasus suap SKK Migas, tapi belum pernah ditetapkan sebagai tersangka. Ada apa dengan KPK?” tegas Koordinator MAKI, Boyamin Saiman, Senin (17/03/25).
Tidak hanya itu, MAKI mengungkapkan dugaan korupsi yang melibatkan perusahaan TIS Petroleum (Asia) Pte Ltd.
Perusahaan ini diduga menyuap pejabat dari perusahaan daerah di Riau agar mendapatkan hak eksklusif atas minyak mentah Minas tanpa melalui tender.
Pada 2024, TIS berhasil memperoleh minyak mentah Minas dari BSP meskipun gagal menerbitkan letter of credit (LC) untuk pembayaran kargo November dan Desember 2024.
Bahkan, TIS terlambat sembilan hari dalam pembayaran, tetapi tetap mendapatkan kontrak untuk 2025 tanpa tender.
Skema serupa diduga diterapkan dengan PT Saka Energy, anak usaha PT Perusahaan Gas Negara (PGN). TIS memperoleh kontrak jangka panjang (2023-2025) tanpa tender tahunan meskipun gagal membayar uang muka sebesar USD 31 juta kepada Saka pada 2024.
“Ini tidak masuk akal, kecuali ada permainan di balik layar. Negara dirugikan karena Pertamina terpaksa mengimpor minyak lebih mahal akibat praktik-praktik curang ini,” kata Boyamin.
Gugatan praperadilan lainnya yang diajukan MAKI terkait dugaan korupsi di PT Petral.
Pada 2014, Satgas Anti-Mafia Migas yang dipimpin Faisal Basri mengungkapkan adanya kecurangan dalam pengadaan minyak melalui perusahaan asing seperti Maldives NOC Ltd yang hanya bertindak sebagai perantara fiktif.
Meski KPK telah menetapkan Bambang Irianto, Managing Director Pertamina Energy Services Pte. Ltd (PES), sebagai tersangka pada September 2019 karena menerima suap USD 2,9 juta, dugaan keterlibatan pihak lain belum terungkap.
“Apakah hanya Bambang yang bersalah? Kami mendesak KPK mengusut lebih dalam karena ada indikasi jaringan lebih besar yang terlibat,” ujar Boyamin.
Melalui gugatan praperadilan ini, MAKI meminta KPK segera:
1. Menetapkan Widodo Ratanachaitong sebagai tersangka dalam kasus suap SKK Migas.
2. Mengusut dugaan suap yang dilakukan TIS Petroleum terhadap pejabat BSP dan Saka Energy.
3. Menelusuri aliran dana serta kolusi antara TIS, BSP, Saka Energy, dan Kilang Pertamina Internasional.
Petral agar tidak berhenti hanya pada satu tersangka.
“Kalau Kejagung bisa mengusut kasus besar di Pertamina, KPK juga harus berani bertindak. Jika tidak, ini akan menjadi skandal korupsi migas terbesar yang merugikan keuangan negara,” tegas Boyamin.
Sidang praperadilan ini dijadwalkan digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Selasa, 18 Maret 2025, dikutip detak24com dari geloranews. (*)
Editor : Kar 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dilanda Banjir Menahun Akibat Waduk PLTA Koto Panjang, Warga Pelalawan Ramai-ramai Berorasi di DPRD Riau

    Dilanda Banjir Menahun Akibat Waduk PLTA Koto Panjang, Warga Pelalawan Ramai-ramai Berorasi di DPRD Riau

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Ikatan Pelajar Mahasiswa Kecamatan Pelalawan (IPM-KP) melakukan aksi demonstrasi di depan gedung DPRD  Riau, Senin (10/02/25) petang. Demonstran meminta tindakan nyata dari pemerintah dan PT PLN (Persero) Koto Panjang untuk mengatasi masalah banjir yang acap melanda wilayah Kabupaten Pelalawan. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk keprihatinan terhadap dampak banjir yang terus menerus mengganggu […]

  • ISU Duet Ganjar-Prabowo Kian Santer, Megawati Beri Respon Mengejutkan!

    ISU Duet Ganjar-Prabowo Kian Santer, Megawati Beri Respon Mengejutkan!

    • calendar_month Minggu, 1 Okt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, detak24com – Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri kaget mendengar isu duet Ganjar-Prabowo Subianto dalam Pilpres 2024. Mega mengaku mendengar isu itu pertama kali dari media massa. “Di media tiba-tiba dibilang begini, ‘Ya, sudah ada persetujuan bahwa, nanti Pak Prabowo jadi presidennya, Pak Ganjar jadi wakil presidennya’,” kata Mega saat pidato pembukaan di Rapat Kerja […]

  • Kampar Dilanda Banjir Besar, Ketinggian Air Sampai Atap Bangunan 

    Kampar Dilanda Banjir Besar, Ketinggian Air Sampai Atap Bangunan 

    • calendar_month Sabtu, 18 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAMPAR, detak24com – Kabupaten Kampar dilanda banjir besar akibat meluapnya Sungai Kampar pasca dibukanya pintu waduk PLTA Koto Panjang. Ratusan rumah di Desa Teluk Jering terendam air banjir besar dengan ketinggian mencapai atap pondok-pondok wisata yang biasanya kokoh berdiri di sepanjang pinggiran sungai. Kondisi ini tidak hanya merusak pemukiman, tetapi juga melumpuhkan aktivitas warga setempat. […]

  • GELEDAH Kontrakan di Kampar Kiri, Polisi Kaget Dapati Dua Pemuda Sedang Gini!

    GELEDAH Kontrakan di Kampar Kiri, Polisi Kaget Dapati Dua Pemuda Sedang Gini!

    • calendar_month Minggu, 26 Mei 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAMPAR, detak24com – Polsek Kampar Kiri menggaruk dua pemuda di sebuah kontrakan Jalan Pancasila, Kelurahan Lipat Kain, Kecamatan Kampar Kiri. Kapolsek Kampar Kiri, Kompol M Daud mengungkapkan, dua pelaku itu berinisial MA (23) dan IL (28), ditangkap di Jalan Pancasila, Kelurahan Lipat Kain, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar. Petugas mengamankan barang bukti berupa 2,78 ons […]

  • HIKMAH : Jadwal Puasa Ayyamul Bidh 2023 Mulai 26 Desember, Berikut Niatnya

    HIKMAH : Jadwal Puasa Ayyamul Bidh 2023 Mulai 26 Desember, Berikut Niatnya

    • calendar_month Selasa, 26 Des 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Berikut jadwal puasa Ayyamul Bidh 2023, yang merupakan sunah dilakukan setiap tanggal 13-15 di bulan qomariyah. Yakni, bulan pada kalendar Hijriah. Semasa hidupnya, Rasulullah SAW mengamalkan puasa Ayyamul Bidh yang penuh berkah. Sebab, puasa Ayyamul Bidh memiliki keutamaan dan diganjar pahala puasa sepanjang tahun. Nah, untuk melaksanakan puasa Ayyamul Bidh, berikut informasi […]

  • Jumpa Harimau di Kebun Karet Jarak 5 Meter, Hasibuan Lari Pontang Panting 

    Jumpa Harimau di Kebun Karet Jarak 5 Meter, Hasibuan Lari Pontang Panting 

    • calendar_month Minggu, 1 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PADANGSIDIMPUAN, detak24com – Seorang petani karet di Desa Pudun Jae, Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua lari pontang-panting usai melihat harimau sumatera di ladangnya dengan jarak sekitar 5 meter, Jumat (30/05/25) sekitar pukul 14.00 WIB siang. ‎Dimana, petani bernama Holid Hasibuan (38) bersama anaknya Hamka yang masih masih berusia 11 tahun atau kelas 4 SD ini berjalan kaki […]

expand_less