DETAK24COM

Cepat Lugas dan Akurat

BOCAH Empat Tahun Meninggal di Parit Belakang Rumah, Banjir Minta Tumbal Nyawa

PERANAP, detak24com – Naas, seorang bocah empat tahun meninggal di parit belakang rumah Kampung Jawa RT 003/RW 004 Kelurahan Peranap Kecamatan Peranap Kabupaten Inhu.

Banjir mulai melanda Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) sejak beberapa hari terakhir. Terutama di daerah bantaran sungai Indragiri yang meluap. Luapan Sungai Indragiri di Inhu tersebut memakan korban jiwa. Seorang bocah empat tahun meninggal dalam kondisi mengapung.

Bocah empat tahun meninggal karena luapan air sungai Indragiri tersebut bernama Najmi (4), warga Kampung Jawa RT 003/RW 004 Kelurahan Peranap Kecamatan Peranap Kabupaten Inhu, korban ditemukan dalam kondisi mengapung tak jauh dari rumahnya. Namun ketika dilarikan ke Puskesmas Peranap, dokter menyatakan korban sudah meninggal dunia.

Kapolres Inhu, AKBP Dody Wirawijaya SIK ketika dikonfirmasi melalui Kapolsek Peranap, Iptu Dodi Hajri membenarkan adanya korban akibat luapan air Sungai Indragiri. Untuk itu warga diimbau agar lebih waspada menghadapi kondisi yang disebabkan oleh luapan air Sungai Indragiri.

“Kami sudah melakukan imbauan, baik secara langsung maupun melalui medsos tentang waspada luapan air Sungai Indragiri,” ujar Kapolsek Peranap, Iptu Dodi Hajri, dikutip Ahad (24/12/23) melalui selulernya.

Diungkapkannya, kejadian yang menimpa korban terjadi pada Kamis 21 Desember 2023 sekira pukul 09.35 WIB. Dimana saat itu, ibu korban melihat anaknya bermain sendirian di belakang rumahnya. Tak berselang lama sekitar pukul 10.00 WIB saksi atas nama, Alpi (19) (anak sulung) melihat korban sudah terapung di parit dekat pohon kelapa sawit dengan kondisi terlentang. Melihat kondisi adiknya tersebut saksi berteriak memanggil orangtuanya sambil masuk kedalam air untuk menolong korban.

“Korban yang ditemukan sekitar delapan meter dari rumahnya tersebut, langsung diangkat dari dalam air dan dalam kondisi lemas langsung dilarikan ke Puskesmas Peranap. Sempat ditangani oleh petugas kesehatan namun nyawa korban tak tertolong. Pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi dan korban dibawa ke rumah duka untuk di kebumikan di TPU Lembah Sago Kelurahan Peranap,” tutupnya dikutip detak24com dari riauterkini. (*/Berita)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *