Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Nasional » KPU Ubah PKPU Pilpres Syarat Capres Cawapres, Imbas Putusan MK

KPU Ubah PKPU Pilpres Syarat Capres Cawapres, Imbas Putusan MK

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 7 Nov 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, detak24com – KPU resmi mengubah PKPU Pilpres (Pemilu Capres Cawapres). Revisi PKPU itu diteken oleh Ketua KPU RI, Hasyim Asy’ari pada 3 November 2023 lalu.

Revisi PKPU Pilpres dilakukan mengikuti putusan MK perkara nomor 90/PUU-XXI/2023. Dalam putusan itu, MK menambah ketentuan batas usia minimal capres-cawapres menjadi 40 tahun atau memiliki pengalaman sebagai kepala daerah.

Revisi PKPU Pilpres ini ketentuannya dituangkan oleh KPU dalam PKPU Nomor 23 tahun 2023 Pasal 13 Ayat 1 huruf q, yang berbunyi: “Berusia paling rendah 40 (empat puluh) tahun atau pernah/sedang menduduki jabatan yang dipilih melalui Pemilu termasuk pemilihan kepala daerah.”

Dalam PKPU Nomor 19 tahun 2013 atau sebelum revisi, ketentuannya hanya berbunyi, “berusia paling rendah 40 (empat puluh) tahun”.

Sebelumnya, putusan MK terkait batas minimal usia capres-cawapres menjadi sorotan.

Putusan itu membuka pintu bagi Walikota Solo, Gibran Rakabuming Raka yang merupakan putra sulung Presiden Jokowi sekaligus keponakan Anwar Usman yang belum berusia 40 tahun untuk maju di Pilpres 2024.

Saat ini, Gibran telah resmi mendaftarkan diri sebagai bakal cawapres yang akan mendampingi Prabowo Subianto pada kontestasi politik nasional tahun depan.

Imbas putusan itu, kesembilan hakim konstitusi dilaporkan oleh sejumlah pihak ke MKMK atas dugaan pelanggaran kode etik.

MKMK menerima 21 laporan terkait dugaan pelanggaran kode etik sembilan hakim MK, termasuk Anwar, di balik putusan syarat batas usia capres-cawapres.

Dari 21 laporan itu, Anwar Usman menjadi pihak yang paling banyak dilaporkan. Anwar menjadi terlapor dalam 15 laporan. MKMK akan membacakan putusan atas sejumlah laporan tersebut pada hari ini.

Terbaru, putusan MK juga digugat oleh Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Nahdlatul Ulama (NU), Brahma Aryana dan teregister dengan perkara nomor 141/PUU-XXI/2023. Brahma didampingi oleh kuasa hukumnya yakni Viktor Santoso Tandiasa dan Harseto Setyadi Rajah.

Menurut Brahma, frasa penambahan ketentuan dalam penalaran yang wajar berpotensi secara pasti akan menimbulkan persoalan hukum bagi calon yang berusia di bawah 40 tahun, karena terdapat frasa ‘yang dipilih melalui pemilihan umum termasuk pemilihan kepala daerah’.

Sementara, kata dia, terhadap frasa tersebut tidak menyebutkan secara spesifik pada jabatan pada tingkat apa yang dimaksud tersebut. Apakah jabatan pada tingkat gubernur dan wakil gubernur atau juga termasuk jabatan pada tingkat bupati dan wakil bupati serta walikota kota dan wakil walikota, dikutip dari cnnindonesia. ***

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • AYAH Bejat Garap Anak Berkali-kali di Inuman Kuansing, Korban Masih Pelajar SMP

    AYAH Bejat Garap Anak Berkali-kali di Inuman Kuansing, Korban Masih Pelajar SMP

    • calendar_month Senin, 18 Mar 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KUANSING, detak24com – Seorang pria celaka inisial UP (42) di Inuman Kuansing meringkuk di penjara. Ayah bejat itu menggarap anaknya yang masih SMP berkali-kali. Ayah bejat itu dibekuk setelah dilaporkan paman korban karena tak terima perlakuan tersangka terhadap keponakannya. Bunga (15) digauli ayah tirinya 10 Maret 2024 sekitar pukul 08.00 WIB di Kecamatan Inuman, Kabupaten […]

  • TRAGEDI Kanjuruhan, MA Jatuhkan Vonis Penjara Dua Perwira Polres Malang

    TRAGEDI Kanjuruhan, MA Jatuhkan Vonis Penjara Dua Perwira Polres Malang

    • calendar_month Kamis, 24 Agt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 12Komentar

    JAKARTA, detak24com – Mahkamah Agung (MA) menjatuhkan vonis penjara 2,5 tahun kepada Kabag Ops Polres Malang Kompol Wahyu Setyo Pranoto serta hukuman 2 tahun kepada Kasat Samapta Polres Malang AKP Bambang Sidik Achmadi dan 2,5 tahun. Mereka awalnya divonis bebas dalam tragedi Kanjuruhan yang mengakibatkan lebih dari 100 orang tewas. “Menyatakan terdakwa Wahyu Setyo Pranoto […]

  • Polisi Sergap Dua Pengedar Sabu di Jalan Maharaja Indra Pangkalan Kerinci

    Polisi Sergap Dua Pengedar Sabu di Jalan Maharaja Indra Pangkalan Kerinci

    • calendar_month Minggu, 28 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • 1Komentar

    PELALAWAN, detak24com – Polisi meringkus dua pria pengedar sabu di rumah kontrakan Jalan Maharaja Indra, Gang Sulung, Kecamatan Pangkalan Kerinci. Informasi dirangkum Ahad (28/09/25), penangkapan dilakukan setelah tim Opsnal Polsek Pangkalan Kerinci menggerebek sebuah rumah kontrakan di Jalan Maharaja Indra, Gang Sulung, Kamis (25/09/25). Dua pria yang berhasil ditangkap adalah MR alias Ojak (31 tahun) dan […]

  • PENANGKAPAN Narkoba di Bengkalis Terbaru 2023, Ajo Terciduk dengan 40 Paket Sabu

    PENANGKAPAN Narkoba di Bengkalis Terbaru 2023, Ajo Terciduk dengan 40 Paket Sabu

    • calendar_month Selasa, 7 Nov 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    BENGKALIS, detak24com – Penangkapan narkoba di Bengkalis terbaru 2023, Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polres Bengkalis membekuk RG alias Ajo (25) dengan BB 40 bungkus paket sabu. Kapolres Bengkalis AKBP Setyo Bimo Anggoro melalui Kasat Resnarkoba, Iptu Hasan Basri, Selasa (07/11/23) menjelaskan, penangkapan narkoba di Bengkalis terbaru 2023 dengan tersangka Ajo pada Jumat (3/11/23) sekitar […]

  • PTTUN Batalkan SK PAW Empat Anggota DPRD Bengkalis

    PTTUN Batalkan SK PAW Empat Anggota DPRD Bengkalis

    • calendar_month Jumat, 5 Apr 2024
    • account_circle Redaksi
    • 2Komentar

    BENGKALIS, detak24com – Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Medan batalkan SK PAW empat anggota DPRD Bengkalis. Hakim menilai keputusan terkait pemecatan tidak sah dan bertentangan dengan hukum. Putusan dibacakan Hakim Ketua Nurman Sutrisno dan 2 hakim anggota Fitriamina dan Simon Sinaga. Putusan dibacakan di Medan pada 1 April 2024 lali dengan Panitra Muhammad Yamin. […]

  • BAYI Obesitas Berbobot 27 Kg Viral, Ini Kata Dokter

    BAYI Obesitas Berbobot 27 Kg Viral, Ini Kata Dokter

    • calendar_month Jumat, 24 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • 25Komentar

    BEKASI, detak24.com – Bayi berusia 16 bulan mengalami obesitas dengan bobot tubuh 27 Kg. Dinas Kesehatan setempat menyebut ada kemungkinan multifaktor di balik kondisi tersebut. Bayi itu bernama Muhammad Kenzie Alfaro. Di usianya yang kini 16 bulan, ia hanya berbaring dengan gerakan serba terbatas di rumahnya kawasan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi. Sang ibu, Pitriah menyebut Kenzie […]

expand_less