Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advertorial » PRABOWO Subianto Terancam Gagal Daftar Pilpres 2024

PRABOWO Subianto Terancam Gagal Daftar Pilpres 2024

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 21 Okt 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, detak24com Capres Prabowo Subianto dikejar deadline dengan ancaman tidak bisa mendaftar ke KPU terkait sidang vonis uji materi di Mahkamah Konstitusi (MK). Sidang MK akan membahas gugatan Undang Undang Pemilu, khususnya syarat batas maksimal usia capres 70 tahun.

“Prabowo Subianto terancam gagal maju dalam Pilpres 2024. Deadline pendaftaran Pilpres 25 Oktober 2023, tapi Prabowo Subianto belum memiliki bakal calon wakil presiden. Dia juga terancam syarat usia maksimal mengikuti Pilpres,” kata analis politik Universitas Nasional (Unas), Selamat Ginting, dalam keterangannya dikutip Sabtu (21/10/23).

Menurutnya, usia Prabowo Subianto pada Oktober ini 72 tahun, sedangkan gugatan syarat usia maksimal 70 tahun. Jika permohonan uji materi itu dikabulkan MK, maka Prabowo tidak bisa mendaftarkan dalam pilpres 2024.

“Sesuai dengan jadwal di MK, vonis sidang uji materi terkait usia maksimal menjadi capres cawapres akan berlangsung pada Senin, 23 Oktober 2023. Artinya dua hari sebelum penutupan pendaftaran di KPU. Oleh karena itulah Prabowo akan berusaha untuk mendaftar pada 21 Oktober 2023 agar bisa menghindari keputusan MK,” ujar Ginting.

Sejumlah pihak, lanjut Ginting, mempersoalkan batas usia maksimum capres. Antara lain dua gugatan meminta batas usia maksimum capres 65 tahun dan 70 tahun. Mereka mengacu pada syarat usia minimal 40 tahun, maka harus ada batas usia maksimal.

Dikemukakan, uji materi Pasal 169 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, selain harus menyebut usia minimal, maka harus pula ada usia maksimal. Hal itu bertolak dari Pasal 6 ayat 1 UUD 1945 yang mengatur capres/cawapres harus mampu secara rohani dan jasmani melaksanakan tugas dan kewajiban sebagai presiden.

“Masuk akal uji materi itu, karena mengacu kemampuan jasmani dan rohani capres/cawapres antara lain dipengaruhi kematangan usia (batas usia minimal) serta masa usia produktif seseorang (batas usia maksimal),” ujar Ginting, dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unas, dikutip dari CAKAPLAH. ***

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SELURUH Korban Erupsi Marapi Ditemukan, Diprediksi Ada Pendaki Tak Terdaftar

    SELURUH Korban Erupsi Marapi Ditemukan, Diprediksi Ada Pendaki Tak Terdaftar

    • calendar_month Rabu, 6 Des 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PADANG, detak24com – Satu jenazah terakhir korban erupsi Marapi ditemukan pagi tadi. Berdasarkan data di Posko BKSDA yang berjumlah 75 pendaki, seluruhnya sudah dievakuasi. “Tadi pagi dapat informasi yang satu ini sudah menuju ke rumah sakit. Jadi, berdasarkan data sudah lengkap 75,” ungkap Kabid Humas Polda Sumatera Barat Kombes Pol Dwi S, Rabu (06/12/23). Menurut […]

  • JOE Biden Mengamuk, Serangan AS di Suriah Tewaskan 19 Orang

    JOE Biden Mengamuk, Serangan AS di Suriah Tewaskan 19 Orang

    • calendar_month Senin, 27 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • 20Komentar

    DAMASKUS, detak24com – Korban tewas dalam serangan udara Amerika Serikat (AS) terhadap instalasi pro-Iran di Suriah timur telah meningkat menjadi 19 pejuang. Hal itu diungkapkan seorang pemantau perang Suriah. Ini adalah salah satu baku tembak paling mematikan antara pasukan sekutu AS dan Iran dalam beberapa tahun. AS melakukan serangan di Suriah timur sebagai tanggapan atas serangan pesawat tak […]

  • Innova Vs March Laga Kambing, Warga Komplek GSA Tewas di Desa Kiyab Jaya Pelalawan

    Innova Vs March Laga Kambing, Warga Komplek GSA Tewas di Desa Kiyab Jaya Pelalawan

    • calendar_month Jumat, 4 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PELALAWAN, detak24com – Lakalantas  maut terjadi di Jalan Lintas Timur KM 46, Desa Kiyab Jaya, Kecamatan Bandar Sekijang, Kabupaten Pelalawan pada Jumat (04/04/25). Insiden yang melibatkan mobil Nissan March BM 1790 IE dan Toyota Innova D 1745 AGC ini mengakibatkan seorang tewas, satu mengalami luka berat, dan dua lainnya mengalami luka ringan. Kapolres Pelalawan, AKBP […]

  • Pengacara Brigadir J Diusir dari Lokasi Rekonstruksi Kasus Sambo

    Pengacara Brigadir J Diusir dari Lokasi Rekonstruksi Kasus Sambo

    • calendar_month Selasa, 30 Agt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 24Komentar

    Jakarta, detak24.com – Kamaruddin Simanjuntak mengaku diusir dari lokasi rekonstruksi pembunuhan Brigadir J, yang digelar di rumah pribadi Ferdy Sambo. “Jam setengah 10 kami sampai, tiba-tiba kami diusir. Kenapa kami diusir, kami minta alasan hukumnya,’ kata Kamaruddin di lokasi, Selasa (30/08/22). Ia merasa heran dengan dibatasinya pihak dari keluarga korban untuk menyaksikan proses rekonstruksi. Sementara pihak […]

  • PESERTA PBUK Jurusan Menjahit Disnakertrans Bengkalis Jalani Praktik 

    PESERTA PBUK Jurusan Menjahit Disnakertrans Bengkalis Jalani Praktik 

    • calendar_month Jumat, 27 Okt 2023
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 0Komentar

    DURI, detak24.com – Sebanyak 20 peserta Pelatihan Berdasarkan Unit Kompetensi (PBUK) jurusan menjahit Disnakertrans Bengkalis menjalani praktik pemantapan materi. “Praktik adalah kunci dari pelatihan ini. Tanpa praktik peserta akan kesulitan memahami teori yang diterima. Peserta harus benar-benar memanfaatkan pelatihan ini dengan baik,” ujar Kepala Disnakertrans Bengkalis, Salman Alfarisi ST melalui Kepala UPTLK Sri Murni ST […]

  • Kejar Target dari Presiden Jokowi, BIN Gelar Vaksinasi Massal di Sulsel

    Kejar Target dari Presiden Jokowi, BIN Gelar Vaksinasi Massal di Sulsel

    • calendar_month Senin, 29 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    detak24.com – Badan Intelijen Negara kembali melaksanakan program vaksinasi massal bagi pelajar dan masyarakat di beberapa wilayah Sulawesi Selatan. Kegiatan tersebut dilakukan guna mengejar target vaksinasi dosis pertama sebesar 70 persen pada akhir tahun 2021. Kepala Bagian Dukungan dan Operasional Binda Sulawesi Selatan, Kolonel Infantri Andi Baso menjelaskan, program tersebut menyasar kalangan pelajar dan masyarakat. […]

expand_less