KPK Cecar Plt Bupati Kepulauan Meranti Empat Jam, Ini Pengakuan Asmar ke Wartawan

Asmar menambahkan, sebagai Plt Bupati, ia tengah melakukan audit dari proyek yang berjalan di Meranti untuk mencegah adanya penyelewengan seperti di era Muhammad Adil.
“Yang sampai sekarang ini belum ada permasalahan. Cuma kita tetap sebagai Plt Bupati yang baru tetap mengaudit dulu semua pekerjaan itu Proyek itu sudah sampai di mana batasnya dan berapa anggaran yang sudah diambil,” katanya.
Asmar juga menegaskan dan meminta setiap aparatur sipil negara di Kepulauan Meranti yang menjadi saksi di kasus Muhammad Adil bersikap koperatif memenuhi panggilan KPK.
“Saya meminta kepada seluruh OPD dan maupun ASN yang menjadi saksi dalam kasus Muhammad Adil wajib atau harus datang sekiranya penyidik KPK menghendaki itu semua,” jelas Asmar.
Diberitakan sebelumnya, Muhammad Adil sendiri telah ditangkap KPK berdasarkan operasi tangkap tangan pada Kamis (6/4/2023) lalu. Adil ditangkap saat berada di rumah dinasnya.
Ada 3 kasus korupsi yang menjerat Bupati Meranti nonaktif Muhammad Adil. Kasus pertama terkait suap pengadaan jasa program umroh.
Adil juga terjerat kasus fee proyek dari OPD. Adil yang ditahan bersama Plt Kepala BPKAD, Fitria Nengsih juga terlibat dalam suap auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) perwakilan Riau.(halloriau)
Editor : Kar
Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

17 thoughts on “KPK Cecar Plt Bupati Kepulauan Meranti Empat Jam, Ini Pengakuan Asmar ke Wartawan”