Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ekonomi Bisnis » Kenaikan PPN 12 Persen Picu Kebangkrutan Industri serta Gelombang PHK Massal

Kenaikan PPN 12 Persen Picu Kebangkrutan Industri serta Gelombang PHK Massal

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 24 Nov 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, detak24com – Kenaikan tarif pajak pertambahan nilai (PPN) dari 11 persen menjadi 12 persen akan memicu kebangkrutan industri serta gelombang PHK massal.

Ekonom senior dan pendiri Core Indonesia Hendri Saparini menyebut, saat ini daya beli masyarakat menurun drastis sehingga penjualan dan produksi juga ikut menurun. Ketika menjadi PPN 12 persen diterapkan, maka supply dan demand akan menurun sehingga karyawan berisiko mengalami PHK.

“Industri saat ini kapasitas terpakainya sudah rendah, kemudian tidak ada yang membeli, dan pasti dia akan layoff karena tidak ada pilihan lain. Nah, jadi PHK itu terjadi, dan akan jadi rentetan,” ujar Hendri, Sabtu (23/11/24).

Untuk itu Hendri meminta agar pemerintah menunda menaikkan PPN 12 persen sambil menunggu kondisi konsumsi dan industri kembali pulih. Di samping itu, pemerintah juga bisa melakukan evaluasi terhadap pajak penghasilan (PPh) sebelum menerapkan PPN 12 persen.

Hal senada juga dikatakan Direktur Eksekutif Core Indonesia, Mohammad Faisal. Menurutnya, gelombang PHK terjadi setelah PPN 12 persen diterapkan. Hal itu karena menurunnya profitabilitas sebuah industri.

Selain itu, kenaikan PPN 12 persen juga akan membuat daya beli masyarakat kelas menengah menurun yang akan berdampak pada produksi industri. Otomatis, mereka akan melakukan efisiensi, mengurangi jumlah karyawannya, dan memicu PHK.

“Dampak PPN naik jadi 12 persen akan menekan industri, sehingga konsumsinya akan turun dan industri kena dampak berat. Kapasitas produksinya turun sehingga mereka terpaksa harus melakukan efisiensi, mengurangi jumlah karyawan dengan PHK karena tidak kuat,” tutupnya. (*)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • BANJIR BANDANG Meteseh Semarang, Seorang Tewas – Ketinggian Air Capai 2 Meter

    BANJIR BANDANG Meteseh Semarang, Seorang Tewas – Ketinggian Air Capai 2 Meter

    • calendar_month Sabtu, 7 Jan 2023
    • account_circle Redaksi
    • 19Komentar

    SEMARANG, detak24.com – Banjir bandang di Meteseh Semarang, menyebabkan seorang warga tewas. Sementara, ketinggian air mencapai 2 meter. Banjir terjadi tepat di Perumahan Dinar Indah, Kelurahan Meteseh, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, diterjang banjir bandang dari luapan Kali Babon, Jumat (06/01/23) sekira pukul 16.00 WIB petang. Dalam kejadian tersebut, satu warga tewas bernama Agus Purbantoro (50), […]

  • Gubri Wahid Sidang Perdana, JPU Tolak Pengajuan Tahanan Rumah Terdakwa!

    Gubri Wahid Sidang Perdana, JPU Tolak Pengajuan Tahanan Rumah Terdakwa!

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Tim JPU KPK menolak pengajuan tahanan rumah Gubri Wahid yang diajukan PH (penasihat hukum) pada sidang perdana di Pengadilan Tipikor Pekanbaru, Kamis (26/03/26). Upaya Abdul Wahid untuk mendapatkan pengalihan status penahanan ke tahanan rumah mendapat penolakan tegas dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Permintaan tersebut disampaikan melalui tim penasihat […]

  • ENAM Fakta Ponpes Al Zaytun Indramayu yang Acap Tuai Kontroversi

    ENAM Fakta Ponpes Al Zaytun Indramayu yang Acap Tuai Kontroversi

    • calendar_month Selasa, 25 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    INDRAMAYU, detak24com – Salat Idul Fitri di Ponpes Al Zaytun  Indramayu, viral. Itu karena dalam salat yang digelar Sabtu (22/4/2023), terdapat jamaah perempuan di barisan terdepan diantara laki-laki. Selain itu, saf salat pun dibuat berjarak. Ponpes Al Zaytun Indramayu berada di Desa Mekarjaya, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu. Sejak lama memang acap menuai kontroversi. Berikut fakta-faktanya: […]

  • BRUTAL! Operator Kantor Desa di Bengkalis Bunuh Istri Gegara Dituduh Selingkuh, Ini Kronologinya

    BRUTAL! Operator Kantor Desa di Bengkalis Bunuh Istri Gegara Dituduh Selingkuh, Ini Kronologinya

    • calendar_month Jumat, 28 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    BENGKALIS, detak24com – Operator Kantor Desa Sungai Nibung, Siak Kecil, Kabupaten Bengkalis menghabisi nyawa isterinya karena dituduh berselingkuh. Mengelabui aparat, pelaku menggantung mayat korban dengan seutas tali. Kapolres Bengkalis AKBP Setyo Bimo Anggoro dalam keterangan persnya, Jumat (28/07/23) mengatakan, aparat kepolisian berhasil mengungkap kasus tewasnya IRT warga Dusun Sumber Asri Desa Sungai Nibung, Kecamatan Siak […]

  • BARCODE BBM Disalahgunakan Petugas SPBU Tolak Konsumen, Begini Solusinya!

    BARCODE BBM Disalahgunakan Petugas SPBU Tolak Konsumen, Begini Solusinya!

    • calendar_month Sabtu, 4 Nov 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DETAK24COM – Pemerintah melalui Pertamina menerapkan aturan pembelian bahan bakar subsidi di SPBU menggunakan barcode BBM. Hal ini bertujuan agar penyaluran BBM subsidi tepat sasaran. Sayangnya, barcode ini rawan disalahgunakan oknum. Sering kejadian kuota pembelian penuh dan petugas SPBU menolak, padahal belum pernah mengisi sekalipun. Agar barcode BBM aman serta tak disalahgunakan, baca artikel ini […]

  • Geger! Mayat Pria Tergeletak di Depan Kantor JNE Pekanbaru

    Geger! Mayat Pria Tergeletak di Depan Kantor JNE Pekanbaru

    • calendar_month Senin, 24 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Seorang pria bernama Saleh (45) tewas di depan ruko JNE, Jalan Hangtuah Pekanbaru, Ahad (23/10/22) sekitar pukul 18.30 WIB malam. Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Andrie Setiawan mengatakan, kejadian bermula saat saksi 1 dan saksi 2 sedang bekerja sebagai juru parkir (toko samping TKP) ingin mengetahui keadaan Saleh. “Mereka melihat korban ini […]

expand_less