Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Nasional » Kemendikbud Hapus Jurusan di Jenjang SMA, Ini Sebabnya!

Kemendikbud Hapus Jurusan di Jenjang SMA, Ini Sebabnya!

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 18 Jul 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, detak24com
Kemendikbud Ristek resmi menghapus jurusan di tingkat SMA. Ini merupakan bagian dari implementasi Kurikulum Merdeka.

Kepala Badan Standar Nasional Kurikulum dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikbudristek, Anindito Aditomo menerangkan, peniadaan jurusan di SMA sudah diterapkan secara bertahap sejak 2021.

“Pada tahun ajaran 2022, sekitar 50 persen satuan pendidikan telah menerapkan Kurikulum Merdeka. Pada tahun ajaran 2024, tingkat penerapan Kurikulum Merdeka sudah mencapai 90-95 persen untuk SD, SMP, dan SMA/SMK,” kata Anindito dirilis, Kamis (18/07/24).

Pada kelas 11 dan 12 SMA, lanjutnya, murid yang sekolahnya menggunakan Kurikulum Merdeka dapat memilih mata pelajaran secara lebih leluasa sesuai minat, bakat, kemampuan, serta aspirasi studi lanjut atau kariernya.

Sebagai contoh, seorang murid yang ingin berkuliah di program studi teknik dapat menggunakan jam pelajaran pilihan untuk mata pelajaran matematika tingkat lanjut dan fisika, tanpa harus mengambil mata pelajaran biologi.

Sebaliknya, murid yang ingin berkuliah di kedokteran dapat menggunakan jam pelajaran pilihan untuk mata pelajaran biologi dan kimia, tanpa harus mengambil mata pelajaran matematika tingkat lanjut.

Dengan demikian, murid bisa lebih fokus untuk membangun basis pengetahuan yang relevan dengan minat dan rencana studi selanjutnya.

Menurut Anindito, persiapan yang lebih terfokus dan mendalam tersebut sulit dilakukan jika murid masih dikelompokkan ke dalam jurusan IPA, IPS, dan Bahasa.

Ia juga menambahkan bahwa ketika ada pembagian jurusan, sebagian besar murid memilih jurusan IPA yang belum tentu berdasarkan refleksi tentang bakat, minat, dan rencana kariernya, melainkan karena jurusan IPA diberi privilese lebih dalam memilih program studi di perguruan tinggi.

Dengan menghapus penjurusan di SMA, Kurikulum Merdeka mendorong murid untuk melakukan eksplorasi dan refleksi minat, bakat, dan aspirasi karier, serta memberi kesempatan untuk mengambil mata pelajaran pilihan secara lebih fleksibel sesuai rencana tersebut.

Selain itu, penghapusan jurusan di SMA juga menghapus diskriminasi terhadap murid jurusan non-IPA dalam seleksi nasional mahasiswa baru. Dengan Kurikulum Merdeka, semua murid lulusan SMA dan SMK dapat melamar ke semua program studi melalui jalur tes, tanpa dibatasi oleh jurusannya. (*)

Editor : Kar

 

 

Terima kasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • VIRAL Telpon Allah, Ini Pernyataan Imam Jamaah Aolia Gunungkidul

    VIRAL Telpon Allah, Ini Pernyataan Imam Jamaah Aolia Gunungkidul

    • calendar_month Minggu, 7 Apr 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DETAK24COM – Imam jamaah Aolia Gunungkidul, KH Ibnu Hajar Pranolo viral usai mengatakan ‘telepon Allah‘ terkait Salat Idul Fitri. Mbah Benu panggilan Imam jamaah Aolia tersebut menyampaikan klarifikasi, bahwa pernyataannya itu hanya istilah perjalanan spiritualnya. Video pernyataan Mbah Benu soal ‘telepon Allah‘ viral di media sosial. Menjadi perbincangan di media sosial, Mbah Benu kemudian memberikan […]

  • Ratusan Warga Geruduk BPN Pekanbaru, Buntut Tanah H Masrul Dikuasai PT HM Sampoerna 

    Ratusan Warga Geruduk BPN Pekanbaru, Buntut Tanah H Masrul Dikuasai PT HM Sampoerna 

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Ratusan warga menggelar aksi damai di depan Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Pekanbaru, Jalan Naga Sakti, Rabu (08/10/25). Massa menuntut keadilan atas lahan seluas 49 hektare di kawasan Arifin Ahmad yang diduga diserobot dan diambil alih melalui Peninjauan Kembali (PK) oleh BPN, hingga kini dikuasai oleh PT HM Sampoerna. “Kami menuntut hak […]

  • Elnusa ‘CSR Goes to Community’ Sharing Knowledge First Aid dan Basic Safety di SMAN 4 Mandau Riau

    Elnusa ‘CSR Goes to Community’ Sharing Knowledge First Aid dan Basic Safety di SMAN 4 Mandau Riau

    • calendar_month Senin, 21 Nov 2022
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 12Komentar

    DURI, detak24.com – PT Elnusa Tbk (Elnusa) Perusahaan jasa energi terkemuka yang menjadikan Health Safety Security and Environment (HSSE) sebagai budaya kerja berbagi pengetahuan tentang first aid dan basic safety melalui program CSR Goes to Community yang dilaksanakan pada Rabu, 09 November 2022. Bertempat di Aula SMAN 4 Mandau Riau, kegiatan diisi oleh volunteer dari […]

  • FIFA Pilih Indonesia Tuan Rumah Piala Dunia U17, Ini yang Dilakukan Erick Thohir

    FIFA Pilih Indonesia Tuan Rumah Piala Dunia U17, Ini yang Dilakukan Erick Thohir

    • calendar_month Sabtu, 24 Jun 2023
    • account_circle Redaksi
    • 9Komentar

    INDONESIA resmi menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17 yang akan digelar pada 10 November hingga 2 Desember mendatang. Hal ini diungkapkan FIFA lewat akun Twitter mereka. “Indonesia dikonfirmasi menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17. Begitu FIFA mengumumkan lewat Twitter. Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir mengaku hanya bisa bersyukur atas berkah setelah […]

  • Puluhan Wartawan Geruduk Kantor Bupati Karawang, Buntut Penistaan-Penganiayaan 

    Puluhan Wartawan Geruduk Kantor Bupati Karawang, Buntut Penistaan-Penganiayaan 

    • calendar_month Minggu, 25 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 15Komentar

    KARAWANG, detak24.com – Puluhan wartawan yang tergabung dalam berbagai organisasi turun ke jalan. Mereka berunjukrasa di depan kantor Pemkab Karawang. Informasi dihimpun Ahad (25/09/22), aksi itu digelar pada Rabu 21 September 2022 terkait dengan kasus dugaan penculikan dan penganiayaan dua wartawan oleh oknum pejabat Pemkab Karawang yang menjadi pengurus Askab PSSI Karawang berinisial AA. Mereka […]

  • Usaha panglong arang di Nerbit Dumai. (f: ist)

    Usaha Panglong Arang di Nerbit Dumai Rusak Hutan Bakau 

    • calendar_month Senin, 30 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • 1Komentar

    DUMAI, detak24com – Program reboisasi mangrove yang tengah digalakkan bakal sia-sia. Pasalnya, sejumlah oknum malah membabat hutan bakau untuk usaha arang. Sejumlah usaha panglong arang di Nerbit, Sungai Sembilan Dumai tak asing lagi bagi masyarakat. Yakni, di Gang Damai terdapat sedikitnya dua usaha panglong milik oknum warga berinisial Ily dan Gas. Pantauan, Senin (30/09/24), kedua […]

expand_less