Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kejagung Limpahkan Perkara  Korupsi Duta Palma ke Pengadilan Tipikor

Kejagung Limpahkan Perkara  Korupsi Duta Palma ke Pengadilan Tipikor

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 2 Sep 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, detak24.com – JPU Kejagung melimpahkan berkas perkara korupsi dan pencucian uang PT Duta Palma Group di Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, Ke Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Jumat (02/09/22). Terdakwa segera diadili.

Kedua terdakwa adalah mantan Bupati Indragiri Hulu, Raja Thamsir Rachman dan pemilik PT Duta Palma Group, Surya Darmadi. Tindakan korupsi dan pencucian uang dalam perkara ini merugikan negara Rp104,1 triliun.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Dr Ketut Sumedana mengatakan pelimpahan berkas perkara berdasarkan Surat Pelimpahan Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat.

“Terdakwa Raja Thamsir Rachman berdasarkan Surat Pelimpahan Perkara Nomor: B-1622 / M.1.10 / Ft.1 / 08 / 2022 tanggal 30 Agustus 2022 dan Terdakwa Surya Darmadi berdasarkan Surat Pelimpahan Perkara Nomor: B-1623 / M.1.10 / Ft.1 / 08 / 2022 tanggal 31 Agustus 2022,” kata Ketut.

“Pada tindak pidana korupsi, kedua terdakwa didakwa oleh JPU dengan: Pasal 2 ayat (1) jo. Pasal 18 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Subsidair Pasal 3 jo. Pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Untuk Surya Darmadi juga dijerat dengan Pasal 3 ayat (1) huruf c UU RI Nomor 15 Tahun 2002 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 25 Tahun 2003 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2002 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang.

Diketahui, Raja Thamsir Rachman ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor: Print-25/F.2/Fd.2/05/2022 tanggal 17 Mei 2022 jo. TAP-39/F.2/Fd.2/07/2022 tanggal 19 Juli 2022.

Sementara Surya Darmadi jadi tersangka berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor: Print-44/F.2/Fd.2/07/2022 tanggal 19 Juli 2022 dan Surat Penetapan Tersangka Nomor: TAP-40/F.2/Fd.2/07/2022 tanggal 19 Juli 2022.

Ketut menjelaskan tindak pidana korupsi berawal pada 2003 silam. Ketika itu Surya Darmadi selaku Pemilik PT Duta Palma Group (diantaranya PT Banyu Bening Utama, PT Panca Agro Lestari, PT Seberida Subur, PT Palma Satu dan PT Kencana Amal Tani) melakukan kesepakatan dengan Raja Thamsir Rachman selaku Bupati Inhu (periode 1999-2008).

Kesepakatan itu untuk mempermudah dan memuluskan perizinan kegiatan usaha budidaya perkebunan kelapa sawit dan kegiatan usaha pengolahan kelapa sawit maupun persyaratan penerbitan HGU kepada perusahaan-perusahaan Surya Darmadi di Kabupaten Inhu di lahan yang berada dalam kawasan hutan, baik HPK (Hutan Produksi yang dapat dikonversi), HPT (Hutan Produksi Terbatas) dan HPL (Hutan Penggunaan Lainnya).

“Dengan cara membuat kelengkapan perizinan terkait Izin Lokasi dan Izin Usaha Perkebunan secara melawan hukum dan tanpa didahului dengan adanya Izin Prinsip, AMDAL dengan tujuan untuk memperoleh Izin Pelepasan Kawasan Hutan dan HGU,” beber Ketut.

Selain itu, PT Duta Palma Group sampai dengan saat ini tidak memiliki izin pelepasan Kawasan Hutan dan HGU serta PT Duta Palma Group tidak pernah memenuhi kewajiban hukum untuk menyediakan Pola Kemitraan sebesar 20 persen dari total luas areal kebun yang dikelola sebagaimana yang diamanatkan dalam Pasal 11 Peraturan Menteri Pertanian Nomor 26 Tahun 2007.

Kegiatan yang dilakukan oleh PT Duta Palma Group tersebut mengakibatkan kerugian perekonomian negara yakni hilangnya hak-hak masyarakat Kabupaten Inhu yang sebelumnya telah memperoleh manfaat dari hasil hutan untuk meningkatkan perekonomiannya serta rusaknya ekosistem hutan.(cakaplah)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPK Geledah Kantor Kemensos Terkait Korupsi Bansos Beras,  Begini Nasib Risma!

    KPK Geledah Kantor Kemensos Terkait Korupsi Bansos Beras,  Begini Nasib Risma!

    • calendar_month Rabu, 24 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 15Komentar

    JAKARTA, detak24com – KPK geledah kantor Kemensos terkait korupsi penyaluran beras Bansos untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) tahun 2020-2021. Dikutip, Rabu (24/05/23), Kemensos RI sendiri sudah jadi bidikan KPK sejak beberapa tahun lalu. Adapun KPK sebelumnya juga melakukan penyelidikan kasus dugaan korupsi penyaluran beras bansos bagi KPM PKH Tahun 2020-2021. Perkara […]

  • Miris, Remaja Meranti Jadi Pengedar Sabu 1 Kg dan 50 Butir Ekstasi 

    Miris, Remaja Meranti Jadi Pengedar Sabu 1 Kg dan 50 Butir Ekstasi 

    • calendar_month Sabtu, 18 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    MERANTI, detak24com – Nekat berurusan dengan narkoba, seorang remaja beserta kawannya warga Kepulauan Meranti ditangkap. Polisi temukan BB 1,03 Kg sabu dan 50 butir pil ekstasi. Informasi dirangkum Sabtu (18/01/24), adapun dua tersangka asal Kepulauan Meranti yang ditangkap berinisial SR (21) dan seorang remaja inisial RS (17). Menurut Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Kurnia Setiawan melalui […]

  • Kabur Sebulan, Polres Kuansing Bekuk Bos Tambang Emas Ilegal Desa Jake 

    Kabur Sebulan, Polres Kuansing Bekuk Bos Tambang Emas Ilegal Desa Jake 

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KUANSING, detak24com – Polisi menangkap E (37), bos tambang emas ilegal yang sempat buron pasca insiden pekerja tewas tertimbun longsor di wilayah Dusun Sungai Betung, Desa Jake, Kuantan Tengah. Penangkapan dilakukan pada Jumat pagi (02/01/26). E ditetapkan sebagai tersangka setelah pekerjanya, CNR (20), meninggal dunia tertimbun longsoran tanah saat melakukan aktivitas penambangan emas ilegal pada […]

  • Ngeri!, Pengunjung Ditarik Orangutan Masuk Kandang, Viral di Medsos

    Ngeri!, Pengunjung Ditarik Orangutan Masuk Kandang, Viral di Medsos

    • calendar_month Selasa, 7 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • 19Komentar

    PASCA viralnya video pengunjung kebun binatang ditarik orangutan masuk kandang, yang bersangkutan langsung minta maaf kepada pengelola. Pasalnya, ia melanggar pagar pembatas, merekam video serta menendang satwa dilindungi tersebut Peristiwa tersebut terjadi di Kebun Binatang Kasang Kulim, Kampar, Riau. Senin (06/06/22). Seorang pengunjung bernama Hasanal Arifin ditarik paksa masuk kandang orangutan. Sehingga bajjunya robek. Ia […]

  • 119 Pengungsi Rohingya Masuk Pekanbaru, Pindah dari Aceh 

    119 Pengungsi Rohingya Masuk Pekanbaru, Pindah dari Aceh 

    • calendar_month Rabu, 18 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • 19Komentar

    PEKANBARU, detak24. com – Pengungsi Rohingya mulai pindah dari Aceh ke Pekanbaru, Rabu (18/5/2022). Total ada 119 pengungsi yang direlokasi ke empat tempat penampungan di Kecamatan Bukit Raya. “Tadi kedatangan pertama melalui bandara SSK mendarat pukul 08.45 wib,” kata Kepala Badan Kesbangpol Pekanbaru Zulfahmi Adrian, Rabu (18/05/2022). Lanjutnya, penerbangan kedua diperkirakan sampai pukul 15.00 wib. Proses pemindahan […]

  • KAMPANYE Pilpres di Riau, Prabowo Ngomel ke Capres Anies 

    KAMPANYE Pilpres di Riau, Prabowo Ngomel ke Capres Anies 

    • calendar_month Selasa, 9 Jan 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Prabowo Subianto banyak mengungkapkan kekesalan kepada Capres nomor urut 1 Anies Baswedan, dalam kampanye Pilpres di Riau, Selasa (09/01/23). “Pak Jokowi adalah patriot anak bangsa yang cinta rakyat, saya juga cina Tanah Air. Cinta rakyat indonesia. Sejak muda saya pertaruhkan cinta dan raga saya bagi rakyat Indonesia Saya tidak omon-omon saja,” ujar […]

expand_less