Sambut 432 Murid Baru dengan Penguatan Karakter dan Budaya Positif, SMKN 3 Mandau Gelar MPLS Ramah
- account_circle Yusrizal Sikumbang
- calendar_month 10 jam yang lalu
- print Cetak

MPLS tahun pelajaran 2026/2027 di SMKN 3 Mandau. f : ist
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DURI, detak24com – SMKN 3 Mandau yang berlokasi di Desa Sebangar, Kecamatan Bathin Solapan menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun Pelajaran 2026/2027.
Kegiatan yang berlangsung pada 6–10 Juli 2026 tersebut diikuti sebanyak 432 murid baru dari berbagai konsentrasi keahlian.
Adapun peserta didik baru meliputi Teknik Perminyakan, Teknik Geomatika, Geologi Pertambangan, Teknik Kimia Industri, Teknik Pemesinan, Teknik Alat Berat, Teknik Sepeda Motor, Teknik Kendaraan Ringan, Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian serta dan Desain Komunikasi Visual.
Pelaksanaan MPLS bertujuan memperkenalkan lingkungan sekolah, menanamkan karakter vokasi, serta membantu murid baru beradaptasi dengan suasana yang aman, nyaman, dan menyenangkan. Kegiatan ini mengusung semangat MPLS Ramah yang menekankan pendidikan tanpa perpeloncoan maupun segala bentuk kekerasan.
Pembukaan kegiatan dilaksanakan di lapangan SMKN 3 Mandau melalui upacara yang diikuti seluruh peserta didik baru, guru, dan tenaga kependidikan.
Menurut Kepala SMKN 3 Mandau Agus Sudibyo ST MSi, kegiatan MPLS mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI No 12 Tahun 2026 tentang Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah. Regulasi tersebut menegaskan bahwa MPLS harus dilaksanakan secara edukatif, inklusif, serta berorientasi pada pembentukan karakter dan penguatan profil lulusan.
Kepala SMKN 3 Mandau menegaskan bahwa MPLS bukan sekadar kegiatan seremonial penyambutan murid baru, melainkan menjadi langkah awal membangun karakter, kedisiplinan, dan budaya positif sesuai motto sekolah, “Prestasi Hebat, Disiplin Taat.”
“Selamat datang kepada 432 murid baru SMKN 3 Mandau. Jadikan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah ini sebagai pijakan untuk mengenal sekolah, guru, teman-teman, serta budaya belajar yang akan membentuk ananda menjadi lulusan yang kompeten dan berkarakter sesuai delapan dimensi profil lulusan,” ujarnya.
Selama pelaksanaan MPLS, para murid mendapatkan berbagai materi dari narasumber internal maupun mitra eksternal sekolah. Mitra yang terlibat antara lain TNI AD, Komite Sekolah, mitra industri, KUA Bathin Solapan, Komnas Perlindungan Anak Kabupaten Bengkalis, Satuan Lalu Lintas Polres Bengkalis, Tim Safety Riding PKU, Puskesmas Desa Sebangar, serta alumni SMKN 3 Mandau.
Berbagai kegiatan dikemas secara interaktif melalui sesi diskusi, permainan edukatif, tur lingkungan sekolah, demonstrasi budaya belajar, hingga aktivitas yang mendorong kebersamaan. Konsep tersebut diharapkan mampu menumbuhkan rasa nyaman, percaya diri, dan semangat belajar bagi seluruh murid baru.
Sementara, Ketua Komite SMKN 3 Mandau Nasip, yang turut mendampingi para orangtua mengantarkan anak-anak mereka pada hari pertama MPLS, berharap kegiatan selama sepekan tersebut dapat meningkatkan motivasi belajar sekaligus membentuk karakter peserta didik sejak awal memasuki dunia pendidikan vokasi.
“Seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan antusias. Suasana penuh semangat dan keceriaan terlihat selama MPLS berlangsung, mencerminkan kesiapan para murid baru untuk memulai perjalanan pendidikan di SMKN 3 Mandau,” imbuhnya.
Melalui pelaksanaan MPLS Ramah Tahun Pelajaran 2026/2027, SMKN 3 Mandau berharap seluruh murid baru mampu beradaptasi dengan cepat terhadap lingkungan sekolah, memahami budaya positif yang diterapkan, serta memiliki motivasi tinggi untuk belajar, berkarya, dan berprestasi. Sekolah juga berkomitmen mencetak lulusan yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, disiplin, mandiri, kreatif, mampu bekerja sama, serta memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.
Komitmen tersebut diwujudkan dengan terus menghadirkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan berkualitas sehingga setiap peserta didik dapat berkembang secara optimal sesuai potensi yang dimilikinya, seperti diwartakan duripos. (*)
Editor : kar
- Penulis: Yusrizal Sikumbang











