DETAK24COM

Cepat Lugas dan Akurat

Karhutla Riau, Lima Hektare Lahan Gambut Terbakar di Tapung 

Petugas memadamkan api di karhutla lahan gambut wilayah Tapung, Kampar. f : ist

KAMPAR, detak24com – Lima hektare lahan gambut di Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar dilaporkan terbakar, Ahad (29/05/25).

Karhutla kembali melanda wilayah Riau. Kali ini, titik api muncul di Desa Karya Indah, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, sejak Jumat (27/06/25) malam sekitar pukul 20.00 WIB. Api dengan cepat menjalar di lahan gambut, menghanguskan sedikitnya lima hektare wilayah vegetasi kering.

Kepala Daerah Operasi (Daops) Manggala Agni Kota Pekanbaru, Chaerul Ginting mengungkapkan, bahwa kebakaran yang terjadi merupakan jenis kebakaran bawah dan permukaan, yang umum terjadi di lahan gambut. Vegetasi yang terbakar terdiri dari semak belukar, tanaman resam, dan akasia yang mudah terbakar saat musim kemarau.

“Kami menerima laporan awal dari rekan-rekan Masyarakat Peduli Api (MPA) pada malam hari, dan langsung mengerahkan tim ke lokasi. Tantangan terbesar adalah sifat lahan gambut yang mudah terbakar dan sulit dipadamkan secara tuntas,” ujar Ginting dikutip, Ahad (29/06/25).

Tim gabungan dari berbagai unsur, termasuk Manggala Agni Daops Pekanbaru, TNI, Polri, MPA, serta Regu Pemadam Kebakaran (RPK) dari perusahaan swasta, langsung diterjunkan ke lokasi kejadian begitu menerima laporan. Hingga Sabtu siang, proses pemadaman masih terus dilakukan secara intensif.

“Fokus kami saat ini adalah memutus jalur sebaran api agar tidak merambat ke area yang lebih luas. Situasi di lapangan cukup menantang karena vegetasi sangat kering dan arah angin terus berubah-ubah,” tambahnya.

Selain pemadaman, tim juga melakukan upaya pendinginan di lokasi yang rawan untuk mencegah kebakaran kembali menyala. Situasi ini menjadi pengingat penting bagi seluruh masyarakat, terutama di wilayah rawan, untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Ginting juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan selama musim kering berlangsung, serta aktif melaporkan potensi karhutla sekecil apa pun ke pihak berwenang.

“Kami mohon kerja sama semua pihak untuk tidak melakukan pembakaran dalam bentuk apa pun. Sekali api menyala di lahan gambut, pemadaman bisa memakan waktu panjang dan berisiko meluas,” tegasnya dikutip rri.pekanbaru.

Pihak berwenang juga mengingatkan bahwa pelanggaran terhadap larangan pembakaran lahan bisa dikenai sanksi hukum sesuai undang-undang yang berlaku. (Red)

Editor : Kar

1 thought on “Karhutla Riau, Lima Hektare Lahan Gambut Terbakar di Tapung 

Comments are closed.