Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Harga TBS Sawit Indonesia Anjlok, Pasca Larangan Ekspor

Harga TBS Sawit Indonesia Anjlok, Pasca Larangan Ekspor

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 24 Apr 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24.com – Baru dua hari berlalu pasca pidato Presiden Jokowi perihal penutupan ekspor minyak goreng dan CPO, harga TBS (tandan buah segar) langsung anjlok. Padahal, kebijakan tersebut belum diberlakukan. Diperparah lagi, sebagian besar pemilik PKS menyatakan tutup usaha.

Tujuan dari Pidato Presiden tersebut sesungguhnya adalah “Jeweran” kepada semua stakeholder sawit. Namun sayangnya jeweran tersebut justru berdampak tragis terhadap nasib petani sawit.

Hal ini bermula dari Pidato Presiden Jokowi tentang larangan ekspor migor dan CPO terhitung mulai 28 April 2022 sampai batas waktu yang tidak ditentukan.

Ketua DPW Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Provinsi Riau, KH Suher mengatakan bahwa setelah Presiden menyampaikan pidatonya, harga Tandan Buah Segar (TBS) petani di Riau dan provinsi lainnya langsung rontok dan turun di kisaran Rp200-300/Kg.

Hari ini, Ahad (24/4/2022) bahkan harga TBS Petani sudah turun pada kisaran Rp500-1.500/Kg. Sehingga harga TBS petani saat ini di PKS (pabrik kelapa sawit) berkisar Rp2.200 hingga Rp2.750

“Sungguh terlalu. Bahkan banyak PKS yang sudah mengirimkan pesan WA kepada pemasok TBS bahwa untuk sementara PKS tutup. Entahlah apa yang terjadi. Nanti, penetapan harga TBS petani hari Selasa 26 April mendatang di Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Apkasindo akan berjuang keras saat rapat penetapan harga tersebut,” kata Suher.

“Petani sawit Riau berharap kepada Bapak Gubernur Riau, supaya memerintahkan Satgas Pangan Riau untuk merazia PKS-PKS nakal dengan alasan apapun itu. Sebab peraturan Menteri yang mengatur tentang pelarangan ekapor migor dan CPO tersebut masih belum ada, kok malah sudah menjadi modus menekan harga TBS kami petani,” tegas Suher lagi.

Padahal, saat rapat koordinasi 22 provinsi Apkasindo mengenai Pungutan Ekspor (PE) melalui zoom dengan Ketua Umum DPP Apkasindo, sambung Suher petani bersedia dinaikkan Pungutan Eksport (PE) untuk digunakan mensubsidi migor curah 6 bulan kedepannya. Uang PE itu adalah dari para petani.

“Tapi kok malah harga TBS kami dibebankan lagi dengan larangan ekspor ini,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Umum DPP Apkasindo Dr Gulat ME Manurung mengatakan, bahwa kondisi ini seharusnya tidak terjadi. Karena Peraturan Menteri sebagai tindaklanjut Pidato Presiden saja belum turun.

“Ini merupakan ulah spekulan, yang mencari untung pasca pidato Pak Jokowi. Ya benar, spekulan TBS dan spekulan CPO sudah bermain dengan menyebarkan WA-WA pembelian TBS Petani untuk hari ini dan besok dengan harga yang sangat rendah,” aku Gulat.

Pihaknyasudah komunikasi ke 22 Ketua-Ketua DPW Provinsi Apkasindo bahwa diketahui hampir semua PKS dari Sabang-Merauke sudah menurunkan pembelian TBS petani 20-40 %. Mirisnya lagi ada beberapa PKS yang sudah membuat pengumuman bahwa untuk beberapa hari kedepan tidak menerima TBS (tutup).

“Ketika Saya tanyakan ke beberapa PKS yang akan tutup tersebut, alasan para manager PKS tersebut hampir sama jawabannya. Yaitu, takut CPO produksi mereka tidak ada yang membeli dan tanki CPO akan penuh. Kalaupun ada yang membeli dengan harga jauh di bawah modal belanja TBS,” kata Gulat.

Apkasindo, sambung Gulat, memaklumi alasan para PKS tersebut, tapi tidak dengan cara membabi-buta seperti ini, semua ada aturannya dan petani sangat dirugikan.

Ia juga meminta Satgas Pangan Mabes Polri dan Kejaksaan Agung harus segera turun gunung mengaman kebijakan Presiden Jokowi. PKS-PKS nakal harus diperiksa.

“Saya sepakat semua harus diselamatkan, baik migor terkhusus curah, industri sawit, terutama 16 juta petani sawit dan pekerja sawit. Namun semua harus berpatokan kepada aturan. Sekali lagi saya tegaskan, regulasi yang mengatur moratorium ekspor migor dan CPO tersebut belum terbit. Jangan curi star menekan harga TBS petani,” tegasnya.

Yang dilarang ekspor seperti pidato Presiden kan hanya migor dan bahan bakunya, bukan keseluruhan turunan dari CPO. Masih banyak produk turunan sawit lainnya yang bisa diekspor kok malah disebarkan info bahwa semua dilarang ekspor.

Perlu dicatat, sambung Gulat, bisa saja peraturan Menteri Perdagangan atau Menteri Perindustrian tentang larangan ekspor tidak perlu diterbitkan karena situasi migor sudah membanjiri pasar 2-3 hari kedepan. Khususnya migo curah (yang disubsidi), jadi jangan panik dulu.

“Saya yakin dan percaya, Presiden akan mengambil langkah terbaik dalam waktu dekat. Untuk itu kepada semua PKS supaya menahan diri tidak menjatuhkan harga TBS petani. Pabrik migor supaya memacu produksi migor terkhusus jenis curah. Juga segera berkoordinasi dengan distributor, baik D1 maupun D2. Supaya ketersediaan migor curah benar-benar tersedia seperti sebagaimana keinginan Presiden Jokowi,” sarannya.

Jadi gak ada pilihan ‘obatnya’ ada di para produsen migor dan PKS. Bila perlu pabrik migor bekerja 24 jam untuk menyelamatkan masa depan sawit Indonesia, dan ita berpacu dengan waktu.

“Kita lihat saja hari Senin besok, tender CPO di KPBN, apakah ada perusahaan yang mengikuti tender dan bagaimana harga penawaran CPO. Ini juga akan menjadi jawaban dari isi pidato Presiden Jokowi,” tukasnya.(riaulink)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Komentar (11)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • GEGER, Ada Orang Buang Bayi di Masjid Ummi Jailun Rohul – Ini Pelakunya!

      GEGER, Ada Orang Buang Bayi di Masjid Ummi Jailun Rohul – Ini Pelakunya!

      • calendar_month Rabu, 8 Feb 2023
      • account_circle Redaksi
      • 18Komentar

      ROHUL, detak24.com – Sesosok bayi merah masih dibungkus ditemukan di sebuah masjid Desa Babussalam, Kecamatan Rambah, Rohul. Ternyata orok tersebut hasil hubungan gelap dari sepasang kekasih ER dan SFL. Menurut Kapolres Rokan Hulu, AKBP Pangucap Priyo Soegito menyebutkan, pihaknya mendapatkan informasi dari Bhabinkamtibmas Polsek Rambah tentang adanya penemuan bayi di masjid. Orok itu berjenis kelamin […]

    • Warganet Serbu Akun Medsos Tiorita, Istri Bupati Langkat

      Warganet Serbu Akun Medsos Tiorita, Istri Bupati Langkat

      • calendar_month Jumat, 28 Jan 2022
      • account_circle Redaksi
      • 22Komentar

      ISTRI Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-Angin, Tiorita Surbakti menjadi buah bibir publik. Sejumlah netizen beramai-ramai menyerang akun media sosial Tiorita. Media sosial yang jadi “bulan-bulanan” netizen itu adalah akun Instagram dan kanal YouTube. Terbit Rencana merupakan Bupati Langkat, Sumatera Utara. Ia diduga melakukan korupsi suap lelang proyek infrastruktur di wilayahnya. Terbit juga diduga memiliki kerangkeng […]

    • INFO BMKG : Potensi Hujan Petang hingga Dinihari di Wilayah Riau, Cek di Sini!

      INFO BMKG : Potensi Hujan Petang hingga Dinihari di Wilayah Riau, Cek di Sini!

      • calendar_month Rabu, 1 Feb 2023
      • account_circle Redaksi
      • 14Komentar

      PEKANBARU, detak24.com – Hujan ringan hingga lebat disertai petir dan angin kencang berpotensi di sejumlah Riau hari ini, Rabu (01/02/23). Dikatakan Forecaster on Duty BMKG stasiun Pekanbaru Fitri, hujan mengguyur Riau pada petang hari dan akan berlangsung hingga dini hari. “Hujan bersifat tidak merata hanya terjadi di sebagian wilayah Riau saja,” ujar Fitri, Rabu (1/2/2023). […]

    • HEBOH! Pria Tapteng Tebar Uang 350 Juta di Tengah Jalan

      HEBOH! Pria Tapteng Tebar Uang 350 Juta di Tengah Jalan

      • calendar_month Kamis, 9 Nov 2023
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      SIBOLGA, detak24com – Sebuah video viral memperlihatkan aksi pria tebar uang 350 juta di tengah jalan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng). Peristiwa tebar uang 350 juta ini terjadi di Jalan Kartini, Kelurahan Aek Tolang, Kecamatan Pandan. Salah satu videonya dibagikan oleh akun Instagram @info.negri. “PRIA TELANJANG DADA TANTANG SI PALING KAYA PAMER UANG RATUSAN JUTA DITENGAH […]

    • Maparsa IAI Ar-Risalah Inhil Gelar Nobar Film Dokumenter Papua 

      Maparsa IAI Ar-Risalah Inhil Gelar Nobar Film Dokumenter Papua 

      • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      TEMBILAHAN, detak24com – Mapala (Mahasiswa Pencinta Alam) Maparsa IAI Ar-Risalah Inhil menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) film dokumenter ‘Pesta Babi’ karya jurnalis investigasi Dandhy Dwi Laksono pada Sabtu malam, 25 April 2026 lalu. Nobar bertempat di Cafe Kemuning Vibes, dimulai sekitar pukul 19.00 WIB. Bertujuan untuk membedah realitas perjuangan masyarakat adat Papua dalam mempertahankan hutan […]

    • Atalia Bagikan Video Putra Sulung Semasa dalam Kandungan, Ultah Eril

      Atalia Bagikan Video Putra Sulung Semasa dalam Kandungan, Ultah Eril

      • calendar_month Sabtu, 25 Jun 2022
      • account_circle Redaksi
      • 13Komentar

      Jakarta, detak24.com – Atalia Kamil membuat unggahan spesial untuk merayakan momen ulang tahun anak pertamanya Emmeril Kahn Mumtadz pada tanggal 25 Juni 2022. Atalia membagikan sederet potret kenangan Eril sejak masih berada di dalam kandungan Atalia, hingga beberapa saat sebelum tutup usia pada 26 Mei 2022. Tampak semasa hidupnya Eril begitu senang berbagi dengan sesamanya yang membutuhkan. […]

    expand_less