KLB Keracunan MBG di Dua Daerah, Program Belum Disetop, Kepala BGN: Saya hanya Ikuti Perintah Presiden!
Siswa keracunan MBG. f : ist
JAKARTA, detak24com – Sejumlah daerah menetapkan status kejadian luar biasa (KLB) keracunan MBG. Pihak BGN pun menjelaskan mengapa program tersebut belum disetop, padahal alasannya sudah kuat.
“Terkait dengan kegiatan MBG, saya tetap diperintahkan oleh Pak Presiden melakukan percepatan-percepatan karena banyak anak, banyak orang tua yang menantikan kapan menerima makan bergizi gratis,” kata Kepala BGN Dadan Hindayana dalam konferensi pers di Kemenkes, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (02/10/25).
Baca juga : Viral Bokep Sahroni dengan Nafa Urbach, Fakta atau Akal-akalan Netizen?
Dia menyebutkan program MBG akan tetap berjalan sambil proses evaluasi. Kecuali, menurut dia, ada perintah lain dari Prabowo terkait program ini.
“Di luar perintah itu, saya tetap melaksanakan kecuali nanti Bapak Presiden mengeluarkan perintah lain,” ujarnya.
Baca juga : MBG Dipelesetkan Jadi Makan Beracun Gratis, Bos BGN Murka!
Dia mengatakan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menyediakan menu MBG bermasalah telah disetop sementara. Pihaknya akan melakukan investigasi.
“SPPG yang bermasalah sementara ini kita setop dulu karena ada kejadian yang harus dianalisis, diinvestigasi sehingga kita akan tahu sebenarnya apa yang terjadi di tempat tersebut dan sekalian aspek kehati-hatian,” kata Dadan.
Baca juga : Bjorka Masih Bebas, Ancam Bobol Data Badan Gizi Nasional
Sebelumnya, sejumlah daerah menetapkan KLB keracunan setelah ratusan hingga ribuan pelajar mengalami keracunan. Daerah yang menetapkan KLB keracunan MBG antara lain Bandung Barat dan Garut di Jawa Barat., dikutip dari dtc. (Red)
Editor : Kar
