Lokasi tewasnya dua bocah SD di Lumajang. F. :. TVONENEWS
Jawa Timur, detak24.com – Dua bocah SD asal Dusun Krajan Barat, Desa Tumpeng, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur tewas di dasar galian tambang pasir Sungai Mujur, Desa Kloposawit, Ahad (14/08/22).
Kedua korban yang diketahui bernama Erga Salim (14) anak pasangan suami istri Weni dan Ana Safitri, serta Muhammad Yongki (14) anak pasangan suami istri Doni dan Bayu ini, hendak bermain untuk mengisi kegiatan hari minggu, bersama dua teman sebayanya.
“Tadi ada laporan dari warga kalau anak-anak main di sungai Mujur begitu. Terus dicari-cari ternyata yang dua selamat yang dua tenggelam,” ujar Muhammad Rifa’i, paman salah satu korban.
Informasi inipun akhirnya menyebar luas ke masyarakat Desa Tumpeng yang berjarak kurang lebih satu kilometer dari lokasi kejadian. Secara beramai-ramai, warga melakukan pencarian kedua korban yang masih duduk di Sekolah Dasar ini.
“Kita langsung melakukan pencarian, memang kedalaman sungainya tidak bisa dijangkau, itu di lokasi tambang. Tadi nyarinya dengan cara diselami hingga akhirnya kedua korban berhasil ditemukan dalam kondisi telah meninggal dunia,” imbuhnya.
Pihak keluarga, menduga kuat korban tidak bisa berenang saat mandi di lokasi galian tambang. Meskipun demikian, pihak keluarga menolak dilakuan autopsi terhadap mayat kedua korban.
“Kita sudah ikhlas, ini nanti langsung kita makamkan, ” pungkasnya.
Sementara itu, pihak kepolisian telah mendatangi lokasi kejadian dan rumah duka kedua korban yang masih bertetangga ini.
“Tadi anggota Polsek dapat informasi dari masyarakat terkait insiden ini, informasi dan yang kami lihat itu murni tenggelam, informasinya ada 3 sampai 4 orang, namun yang 2 orang ini berhasil menyelamatkan diri,” jelas AKP Sadjito, Kapolsek Candipuro.(tvonenews)
Editor : Kar