Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Meranti » DIREKTUR RSUD Kepulauan Meranti Gerah, Terus Ditagih Uang oleh Fitria Nengsih

DIREKTUR RSUD Kepulauan Meranti Gerah, Terus Ditagih Uang oleh Fitria Nengsih

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 6 Okt 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24com – Fakta baru terus bermunculan dalam persidangan kasus dugaan korupsi dengan terdakwa Bupati Kepulauan Meranti nonaktif Muhammad Adil di Pengadilan Tipikor PN Pekanbaru, Kamis (05/10/23).

Sejumlah saksi mengaku terpaksa menyerahkan uang karena tak tahan terus ditagih setoran pemotongan 10 persen Uang Persediaan (UP) dan Ganti Uang (Uang) untuk bupati. Ada juga permintaan lain seperti minuman kaleng dan sapi kurban.

Salah satu saksi itu adalah Kepala Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kepulauan Meranti, dr Prima Wulandari. Ia mengaku sering ditagih oleh Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kepulauan Meranti Fitria Nengsih.

“Katanya (Fitria Nengsih) jangan lupa ya setoran GU,” ujar Prima mengulangi ucapan Fitria Nengsih di hadapan majelis hakim yang diketuai M Arif Nurhayat, dengan hakim anggota Salomo Ginting, dan Adrian HB Hutagalung.

Prima menjelaskan, awal menjabat sebagai Direktur RSUD Kepulauan Meranti, dirinya pernah dipanggil M Adil ke ruangan kerjanya terkait pemotongan 10 persen UP dan GU. Ketika itu bersama bupati juga ada Fitria Nengsih.

Atas hal itu, Prima menyatakan akan melihat situasi keuangan karena anggaran yang diperoleh RSUD sebagian besar untuk mendukung operasional. Namun dirinya selalu ditelepon Fitria Nengsih terkait penyerahan uang.

Karena terus didesak, Prima mengaku akhirnya ia menyerahkan uang pada Juni 2022, September 2022 dan Desember 2022 dengan jumlah masing-masing Rp 10 juta. “Uang diserahkan oleh bendahara Cecep Pranata,” ucapnya.

Prima mengungkapkan, uang yang diserahkan bukanlah pemotongan GU tapi dana pribadinya yang diambil dari Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD). Selain GU, ia juga diminta memberi uang kurban satu ekor sapi.

“Saya sudah sampaikan ke jajaran, tapi ternyata sudah pada kurban. Saya akhirnya pakai uang sapi kurban keluarga saya Rp 20 juta. Alhamdulillah setiap tahun keluarga saya berkurban, itu yang saya berikan. Uangnya diserahkan ke Dahlia (Bendahara BPKAD Kepulauan Meranti),” tutur Prima.

Selain Prima, pada persidangan kali ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghadirkan delapan orang saksi lainnya.

Mereka di antaranya Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kepulauan Meranti Ifvandi serta bendaharanya Fitri Royani, Plt Kepala Dinas Perikanan Said Amir, Camat Rangsang Setu, Camat Tebing Tinggi Timur Jefri dan lainnya.

Para saksi yang dihadirkan JPU KPK Budiman Abdul Karib dan kawan-kawan tersebut juga menjelaskan tentang permintaan pemotongan 10 persen UP dan GU oleh Muhammad Adil. Bahkan camat diminta lebih dari 10 persen anggaran yang didapat.

Camat Rangsang, Setu, dan Camat Tebing Tinggi Timur, Jefri mengungkapkan mereka diminta uang Rp 35 juta. Permintaan itu ditujukan pada sembilan camat di Kepulauan Meranti. “Uang diberikan melalui Fadil,” ujar Setu.

Penyerahan uang dilakukan setelah Fitria Nengsih memberi tahu uang sudah cair di BPKAD. “Setelah uang cair, Bu Neng sampaikan ke kami dan serahkan ke Muhammad Adil secara tunai,” tutur Setu.

Untuk diketahui, JPU mendakwa Muhammad Adil dengan tiga dakwaan tindak pidana korupsi. Perbuatan itu dilakukan bersama-sama Fitria Nengsih selaku Kepala BPKAD Kepulauan Meranti dan auditor BPK Perwakilan Riau M Fahmi Aressa. ***

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Seorang Kritis, Demo Tolak Revisi UU Pilkada di Pekanbaru Diwarnai Aksi Lempar Botol dan Kayu 

    Seorang Kritis, Demo Tolak Revisi UU Pilkada di Pekanbaru Diwarnai Aksi Lempar Botol dan Kayu 

    • calendar_month Jumat, 23 Agt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Aksi demonstrasi yang berlangsung di depan gedung DPRD Riau berlangsung rusuh dan penuh ketegangan yang semakin memuncak, Jumat (23/08/24). Suasana di lokasi tampak semakin rusuh ketika beberapa mahasiswa mulai melempar botol minum dan potongan kayu ke arah aparat kepolisian yang berjaga. Situasi menjadi semakin tegang ketika salah satu aparat kepolisian dari Satuan […]

  • POLISI Suap Polisi, Bripka Andry Resmi Melapor ke Mabes Polri, Padahal DPO Polda Riau

    POLISI Suap Polisi, Bripka Andry Resmi Melapor ke Mabes Polri, Padahal DPO Polda Riau

    • calendar_month Senin, 19 Jun 2023
    • account_circle Redaksi
    • 14Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Kendati masuk DPO, anggota Satuan Brimob Polda Riau, Bripka Andry Darmairawan, dikabarkan melapor ke Mabes Polri, Senin (19/06/23). Anggota Brimob Polda Riau itu membuat pengaduan perihal masalah setoran ke komandannya, Kompol Petrus Hottiner Simamora total Rp 650 juta. Bripka Andry, masuk DPO sejak beberapa waktu lalu. Dia beberapa kali dipanggil oleh Bidang […]

  • SAFE Deposit Box Rafael Alun Trisambodo Terbongkar, PPATK Langsung Blokir

    SAFE Deposit Box Rafael Alun Trisambodo Terbongkar, PPATK Langsung Blokir

    • calendar_month Minggu, 12 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • 23Komentar

    JAKARTA, detak24.com – Menko Polhukam Mahfud MD membeberkan kronologi saat jumlah uang dalam safe deposit box Rafael Alun Trisambodo terbongkar. Mulanya, Rafael mendatangi sebuah bank di suatu hari. Saat itu Rafael membuka safe deposit box miliknya. Gelagat Rafael tercium oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Alhasil, pemblokiran lantas dilakukan hingga Rafael tidak bisa lagi mengakses safe deposit box. “Pada […]

  • Rumah Disegel, Polisi Buru Warga Sei Jering Kuansing Penampung Emas Ilegal 

    Rumah Disegel, Polisi Buru Warga Sei Jering Kuansing Penampung Emas Ilegal 

    • calendar_month Senin, 7 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KUANSING, detak24com – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau melakukan penyegelan lokasi pemurnian emas ilegal di Kecamatan Kuantan Tengah, Kuansing. Tindakan tegas ini dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) selama proses Pilkada serentak 2024. Penyegelan dilakukan tim Kasubdit IV Tipidter Reskrimsus Polda Riau, Kompol Nasruddin, di sebuah rumah Jalan Pulau Aro, Kecamatan […]

  • TIGA Tertangkap, Polisi Uber 7 Tahanan Kabur di Polsek Rumbai Pekanbaru

    TIGA Tertangkap, Polisi Uber 7 Tahanan Kabur di Polsek Rumbai Pekanbaru

    • calendar_month Sabtu, 12 Agt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 44Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Sebanyak 10 tahanan yang berhasil kabur dari tahanan Polsek Rumbai, hingga kini baru 3 orang tertangkap. Polisi terus memburu yang lainnya. Hal ini dibenarkan Kabid Humas Polda Riau, Kombes Hery Murwono kepada media. Dikatakannya pihaknya saat ini masih melakukan perburuan terhadap 7 orang tahanan yang masih berkeliaran. Malah diperkirakan para tahanan tersebut […]

  • POLRES Dumai Razia Lantas Selama Dua Pekan, Cek Waktu dan Sasarannya!

    POLRES Dumai Razia Lantas Selama Dua Pekan, Cek Waktu dan Sasarannya!

    • calendar_month Selasa, 4 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    DUMAI, detak24com – Kapolres AKBP Nurhadi Ismanto memimpin rapat eksternal Operasi Patuh Lancang Kuning 2023 di Ruang Command Center Lt. II Mapolres Dumai, Selasa (04/07/23). Rapat tersebut dihadiri oleh perwakilan Dinas Pendidikan, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, POMAL, Jasaraharja, Satpol PP,  Organda dan para pejabat utama Polres Dumai serta Kapolsek. Menurut Kapolres Dumai, AKBP Nurhadi Ismanto, […]

expand_less