Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Lampung » DIKENAL Peduli Sesama, Kajari Pringsewu Ade Indrawan Tuntaskan Utang Pedagang Pecel

DIKENAL Peduli Sesama, Kajari Pringsewu Ade Indrawan Tuntaskan Utang Pedagang Pecel

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 8 Mei 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LAMPUNG, detak24comKajari Pringsewu Ade Indrawan SH MH tuntaskan persoalan utang yang menjerat seorang pedagang pecel di Sukoharjo Lampung.

Penuntasan utang tersebut dihadirkan secara langsung pemilik toko material dan tukang bangunan yang mengerjakan rumah di kediaman pedagang pecel Wiwik Barokah, Selasa (07/05/24).

“Persoalan seperti ini harus segera dituntaskan agar tidak terjadi hal hal yang tidak diinginkan. Karena utang jadi melakukan kejahatan, karena utang jadi perceraian. Jadi, jangan sampai terjadi,” ucap Kepala Kejaksaan Negeri Pringsewu Ade Indrawan, Rabu (08/05/24).

Menurut Ade Indrawan, dari persoalan yang dihadapi oleh warga tersebut merupakan tanggung jawab bersama dalam menuntaskan persoalan kemiskinan di wilayah Kabupaten Pringsewu, Lampung.

“Setelah saya mendengar cerita persoalan ibu Wiwik Barokah. Maka dari situlah kepedulian kami terketuk. Untuk biaya hidup sehari-hari saja masih kurang, ditambah lagi beban utang yang sudah setahun ditanggung. Punya anak tiga,” jelasnya.

Ade Indrawan mengatakan persoalan utang warga yang mendapat bantuan rumah tidak layak huni (rutilahu) khususnya di Pringsewu, akibat kurang koordinasi dan evaluasi. Sehingga, warga penerima justeru terbelit utang saat membangun rumahnya.

Dari hasil koordinasi yang ia peroleh, rata-rata warga penerima rutilahu di Pringsewu terlilit utang. Bahkan ada yang kabur dari rumah karena saban hari ditagih utang.

Kondisi demikian menimbulkan rasa kasihan. Ia mengaku sudah beberapa kali membantu warga terlilit utang akibat menerima rutilahu tersebut.

Karenanya, ia pun berharap  kejadian seperti itu tidak terulang lagi di wilayah Kabupaten Pringsewu Lampung.

“Jadikan ini pembelajaran dan jadikan ini motivasi bagaimana caranya mensukseskan program pemerintah untuk menuntaskan kemiskinan,” ungkapnya.

Memang, perihal peduli sesama, Kajari Pringsewu Ade Indrawan tak diragukan lagi. Menginisiasi pembangunan RLH korban inses serta konseling, membantu remaja putus sekolah akibat kecelakaan.

Kemudian, bagi-bagi Hp dan voucher untuk anak didik. Selain itu, Kajari Pringsewu sudah menyumbang mobil ambulans untuk daerah serta program sosial kemanusiaan lainnya.

Sementara itu, ungkapan rasa terimakasih dikatakan Wiwik Barokah. Ia merasa terbantu dengan adanya program pemerintah. Namun, di sisi lain karena kebutuhan itu dirinya terjerat utang.

Tak lupa ucapan rasa haru dan beribu ribu terima kasih kepada Kepala Kejari Pringsewu yang sudah mendatangi rumah kediamannya dan juga sudah meringankan beban utangnya.

“Terima kasih buat pak Kajari yang sudah datang dan melunasi utang yang sudah satu tahun belum dibayar. Ini juga buat pembelajaran buat kami sekeluarga. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih,” ucapnya.

Diketahui, seorang pedagang pecel di Kabupaten Pringsewu Lampung terjebak utang pasca rumah kediamannya direnovasi dari program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu)  Dinas Sosial Kabupaten Pringsewu Lampung tahun 2022.

Hal tersebut diungkapkan oleh Wiwik Barokah warga Kecamatan Sukoharjo yang kesehariannya berjualan pecel di depan rumahnya.

Ia pun menceritakan persoalan yang dialami oleh keluarganya. Suaminya yang berfrofesi sebagai buruh serabutan harus banting tulang memikirkan beban yang dialami pasca rumahnya direnovasi.

Selain suami, ibu tiga anak itu juga harus berjuang menuntaskan persoalan yang menjeratnya selama setahun belakangan. Sebelumnya, ibu tiga anak itu pernah menolak dua kali program bedah rumah dengan alasan belum siap semuanya.

Namun, untuk ketiga kalinya penawaran itupun ia terima dengan alasan semakin tahun kondisi rumahnya semakin memprihatinkan. Untuk mencukupi kebutuhan dari program Rutilahu iapun harus menjual sapi yang sudah dipeliharanya.

“Saya jual sapi senilai tiga juta rupiah,” ucap Wiwik kepada wartawan, Selasa (07/05/24).

Setelah jual sapi, rumah ukuran 6×7 M itu belum mencukupi dari bantuan Rp 15  juta. Iapun harus memikirkan beban utang yang belum terbayar selama setahun.

Untuk makan sehari-hari saja masih kurang ditambah lagi untuk kebutuhan tiga anaknya. “Utang material dan upah tukang juga belum dibayar,” pungkasnya. (*)

Editor : Kar

 

Terima kasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di  https://detak24.com

 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Semakin Mudah, Daftar dan Bayar Iuran BPJS Ketenagakerjaan, Kini Bisa Melalui Aplikasi AYO Toko by SRC

    Semakin Mudah, Daftar dan Bayar Iuran BPJS Ketenagakerjaan, Kini Bisa Melalui Aplikasi AYO Toko by SRC

    • calendar_month Senin, 14 Agt 2023
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 30Komentar

    DURI, detak24.com – BPJS Ketenagakerjaan dan PT SRC Indonesia Sembilan (SRCIS) kembali bekerja sama untuk semakin mempermudah pekerja mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Kolaborasi kali ini memungkinkan pekerja untuk mendaftar sekaligus membayar iuran BPJS Ketenagakerjaan melalui fitur Pojok Untung dan Pojok Bayar pada aplikasi AYO Toko by SRC. Kerja sama antara BPJS Ketenagakerjaan dan SRCIS […]

  • Menyalah Leee, Wakil Ketua BPD di Inhu Jadi Bandar Sabu 

    Menyalah Leee, Wakil Ketua BPD di Inhu Jadi Bandar Sabu 

    • calendar_month Jumat, 14 Mar 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    INHU, detak24com – Polisi gerebek Kampung Pulau di Inhu. Dalam operasi, bandar narkoba dan tercatat sebagai Wakil Ketua Badan Perwakilan Desa (BPD), inisial MU (44) terciduk. Informasi dirangkum Jumat (14/03/25), penangkapan dilakukan tim Satuan Reserse Narkoba dan Intelkam Polres Indragiri Hulu pada Rabu (12/03/25) pagi. MU ditangkap saat berada di depan Salon Donna, Jalan Sultan, […]

  • LINTAS Timur Putus Total, Genangan Air di Pangkalan Kerinci Lebihi 1 Meter

    LINTAS Timur Putus Total, Genangan Air di Pangkalan Kerinci Lebihi 1 Meter

    • calendar_month Jumat, 5 Jan 2024
    • account_circle Redaksi
    • 1Komentar

    PELALAWAN, detak24com – Arus lalulintas di Lintas Timur putus total setelah digenangi banjir setinggi 1,2 meter, pasca hujan dan pintu waduk PLTA Koto Panjang dibuka, Jumat (05/01/24). Sat Lantas Polres Pelalawan terpaksa menutup arus lalu lintas kendaraan di Lintas Timur. Tepatnya pada KM 76- 83 Desa Kemang Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan. Kapolres Pelalawan AKBP […]

  • SEORANG TEWAS, Dua Pemuda Kempas Inhil Tabrakan di Lintas Rengat – Pematang Reba

    SEORANG TEWAS, Dua Pemuda Kempas Inhil Tabrakan di Lintas Rengat – Pematang Reba

    • calendar_month Sabtu, 28 Jan 2023
    • account_circle Redaksi
    • 13Komentar

    INHU, detak24.com – Dua pemuda asal Inhil alami lakalantas maut di simpang empat Seminai lintas Rengat – Pematang Reba, Inhu. Seorang tewas di TKP, temannya mengalami luka serius pendarahan otak. Keduanya diketahui bernama, Rio Afrilija Putra (23), dan Misparudin (26), warga Sungai Gantang, Kecamatan Kempas, Inhil. Korban diketahui hendak pulang kampung, namun terlibat kecelakaan lalu […]

  • AYAH Bejat Cabuli Anak Kandung Setiap Mabuk, Korban Hamil 6 Bulan

    AYAH Bejat Cabuli Anak Kandung Setiap Mabuk, Korban Hamil 6 Bulan

    • calendar_month Kamis, 26 Okt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    ROHUL, detak24com – Seorang ayah bejat cabuli anak kandung hingga hamil di Rohul. Pria paruhbaya berinisial SU (53) melakukan aksinya setiap mabuk. Kasat Reskrim Polres Rokan Hulu, AKP DR Raja Kosmos Parmulais mengatakan, aksi tersangkak kerap dilakukan kepada korban yang masih berusia 15 tahun, setiap pelaku pulang ke rumah dalam keadaan mabuk. “Aksi bejat ini […]

  • Mantap! Keluar dari Honorer Sukses Jualan Mie, Cawabup Bengkalis Bagus Santoso Kunjungi Pelaku UMKM

    Mantap! Keluar dari Honorer Sukses Jualan Mie, Cawabup Bengkalis Bagus Santoso Kunjungi Pelaku UMKM

    • calendar_month Rabu, 20 Nov 2024
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 0Komentar

    SUNGAI PAKNING, detak24.com — Produk ekonomi kreatif (ekraf) berbasis masyarakat dapat dioptimalkan melalui inovasi dan kolaborasi. Berdampak membuka peluang usaha dan terciptanya lapangan kerja untuk wanita serta pelaku UMKM. Salah satunya adalah usaha Industri Kecil Menengah (IKM) Mie Basah ADIS milik keluarga Pakde Adi yang dikelola Mia, isterinya mantan pegawai honorer.  “Alhamdulillah, dari usaha mie […]

expand_less