DETAK24COM

Cepat Lugas dan Akurat

Pria di Pekanbaru Akhiri Hidup Gegara Terlilit Utang Judol 

Ilustrasi stop judi online. f : ist

Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

PEKANBARU, detak24com – Seorang warga Pekanbaru berinisial SH, bunuh diri di sebuah coffe Jalan Thamrin. Mirisnya, korban nekat mengakhiri hidup setelah terlilit utang gegara main judi online (judol).

Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru AKP Anggi Rian mengungkap insiden tersebut terjadi Ahad (18/01/25) dinihari. Saat itu, pemilik coffe bernama Dwigi dihubungi korban.

Malam itu saksi dihubungi oleh korban via video call sekitar pukul 03.47 WIB dinihari. Saksi ini tanya ‘ada apa San, kamu aman’, tapi tak dijawab,” kata Kasat dikutip, Rabu (21/01/26).

Saksi lalu chatting korban bertanya kembali ”kenapa San’ dan dijawab korban ‘tidak papa bang’. Saksi lalu menghubungi korban, tapi juga tidak menjawab.

Esok harinya, korban ditemukan pekerja di coffe dalam kondisi tewas. Ada ditemukan chatting berisi pesan terakhir yang ternyata karena terlilit utang.

“Berdasarkan keterangan saksi owner coffe korban ada meminjam uang Rp 500 ribu. Biasanya diganti kalau sudah gajian,” ungkap Kasat.

Selain itu, saat olah TKP ditemukan selembar kertas di lokasi isinya ‘Pw hp: 230603 Thanks all’ diduga korban kecanduan judol. Ada bukti-bukti lain juga menunjukkan bahwa korban terlilit utang untuk judi online.

“Dalam pesan itu korban mengaku pinjam uang ke beberapa orang. Termasuk sepeda motornya telah digadaikan untuk judi online hingga tak sanggup membayar,” pungkas Kasat (dtc)

Editor : kar