BBKSDA Sisir Lokasi Pekerja Diterkam Harimau di Pulau Muda Pelalawan
- account_circle Redaksi
- calendar_month Senin, 19 Agt 2024
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PELALAWAN, detak24com – Balai Besar Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau langsung menyisir lokasi pekerja diterkam harimau di Pulau Muda, Kabupaten Pelalawan.
Kepala BBKSDA Riau, Genman S Hasibuan mengatakan sudah menurunkan Tim Wildlife Rescue Unit (WRU), dan kini dalam perjalanan ke lokasi kejadian.
“Mengingat TKP berada dalam kawasan hutan produksi dan menjadi bagian dari kantong habitat harimau Kerumutan, maka Tim WRU melakukan monitoring dan observasi. Ini untuk memberi rasa aman bagi pekerja di lokasi,” ujarnya, Senin (19/08/24).
Diketahui, seorang pekerja Hutan Tanaman Industri (HTI) di Desa Pulau Muda Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan Riau, Jali (40) diterkam harimau Sumatera. Warga Tanjung Batu Alai itu mengalami luka parah di kepala.
Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Anom Karibianto mengatakan, Jali saat ini sedang dirawat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Selasih, Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan.
Korban selamat karena harimau yang menerkamnya masih remaja.
“Kepala bagian kanan korban mengalami luka robek cukup parah karena terkaman harimau,” ujar Anom, Senin (19/8/2024).
Anom menjelaskan peristiwa naas itu terjadi pada Sabtu (17/8/2024) dini hari. Ketika itu korban sedang tidur di kamp areal tanaman akasia petak 162 Distrik Merawang di dalam Camp Pelun B. Desa Pulau Muda, Kecamatan Teluk Meranti.
Korban baru sadar setelah merasakan kesakitan dan kepalanya berdarah. “Korban sadar setelah darah mengalir dari kepalanya, merasakan sakit,” kata Anom.
Korban membangunkan temannya. Kemudian teman-teman korban mencari di sekeliling kamp pekerja dan tidak menemukan adanya binatang buas.
Setelah itu, korban dilarikan ke puskesmas setempat dengan menggunakan pompong. Selanjutnya korban dirujuk ke RSUD Selasih dan masih dalam perawatan.
Menurut Anom, Bhabinkamtibmas Polres Pelalawan dan personel Brimob sudah ke lokasi mengecek sekitar tenda korban serta pekerja lainnya tidur.
“Di sekitar lokasi ditemukan sejumlah jejak atau tapak harimau. Ukuran tidak besar sehingga diduga harimau remaja,” imbuh Anom, dikutip detak24com dari cakaplah. (*)
Editor : Kar












